<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596</id><updated>2011-09-26T21:34:30.298+09:00</updated><category term='PAPUA'/><category term='OBAMA'/><category term='AKSI DEMO'/><category term='info timika'/><category term='pendidikan Nasional'/><category term='Selengkapnya..'/><category term='PEMILU'/><category term='FREPORT'/><category term='PEMEKARAN PAPUA'/><category term='selengkapnya'/><category term='HIV/AIDS'/><category term='RENUNGAN'/><category term='FREEPORT'/><category term='KOMUPUTER'/><category term='PAPUA BARAT'/><category term='SEPAKBOLA'/><category term='PAPUA MERDEKA'/><category term='PANIAI'/><category term='KRIMINAL'/><category term='pendidikan Papua Barat'/><category term='HAM'/><category term='NATAL'/><category term='PENYAKIT'/><category term='PILKADA'/><category term='YLSM KOMOPA'/><category term='Jurnalis'/><title type='text'>||MENCOBA MEWUJUDKAN IMPIANKU||</title><subtitle type='html'>..komunitasnya anak-anak muda Paniai yang merindukan perubahan pendidikan di tanah Paniai, karena itu berjuang untuk hari esok yang lebih indah bagi rakyat Paniai (awetako enaa agapida) di atas tanahnya...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>152</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6028497916387969009</id><published>2010-02-09T14:34:00.003+09:00</published><updated>2010-02-09T14:41:11.754+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMILU'/><title type='text'>Tuntut Penggelembungan Suara Melebihi, Team Pendukung Drs.Ayup Kayame Demo ke Kantor KPU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/S3D01WO3TkI/AAAAAAAAAqo/zS1-rMiHjIs/s1600-h/dprd-kab-nabire.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/S3D01WO3TkI/AAAAAAAAAqo/zS1-rMiHjIs/s320/dprd-kab-nabire.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436113947574357570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuntut Penggelembungan Suara Melebihi, Team Pendukung Drs.Ayup Kayame Demo ke Kantor KPU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nabire&lt;/span&gt; –Pertama Kalinya, Hari selasa 10/2/2010 ini hari masyarakat yang tergabung Team pendukung Kandidat Nomor 08 Drs. Ayup Kayame Dan Yosina Manuarun menggelar Demo Damai Di kantor KPUD kabupaten nabire.Aksi Demo Damai Yang pimpin Oleh Ketua Team Suskses Yahuda Gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan Demo Damai, meminta penjelasan dari kinerja penwas dan KPUD selama berlangsungnya pemilukada kurang lebih 3 (tiga) Tahun lamanya, sejak Tahun 2008-2010, pemilukada kabupaten nabire dapat terlaksana putaran 1 dan putaran ke 11, Harapan akan pembangunan semakin nyata&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya saat demo Damai Yahuda Gobai selaku Team Sukses mengatakan, Masa Pendukung Dari kandidat nomor 8 Ayos datang dengan tujuan menyuarakan Penggelembungan Suara melebihi DPT, pencoblosan dilakukan oleh kepala desa/kepala kampong mewakili masyarakat, masyarakat Nabire kehilangan Hak memilih, karena masyarakat dari kabupaten lain yang memilih. Secara otomatis, kabupaten lain mengentrol kebijakan pembangunan kabupaten nabire 5 Tahun kedepan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Tegas Yahuda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Dalam orasinya saat demo Damai Imbertus Pigai Mewakili Mahasiswa nabire selaku orator mengatakan, Masa Pendukung kandidat nomor 8 datang dengan tujuan menyuarakan selama berlangsung pemilukada yang terjadi money politik jual beli undangan pemilih dan lain lain, menurut kami hal ini tidak serius oleh Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten nabire dan panwas Kabupaten Nabire dan terkesan melakukan proses pembiaraan, kami menilai ada upaya sistematis untuk menjegal salah satu kandidat dan memihak kandidat lain. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tegas Imber&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Imbertus pigai demi terwujudnya Nabire yang Aman, Damai dan tentram, kami dari koalisi masa Pendudukung kandidat nomor 8 (AYOS) , meminta hanya satu Yakni KPU segera melakukan pleno penyelesaian permasalahan di TPS-TPS yang bermasalah perkara pemilukada sebelum di lakukan pleno penetapan hasil perhitungan suara,&lt;br /&gt;By Yosep Gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6028497916387969009?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6028497916387969009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6028497916387969009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6028497916387969009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6028497916387969009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2010/02/tuntut-penggelembungan-suara-melebihi.html' title='Tuntut Penggelembungan Suara Melebihi, Team Pendukung Drs.Ayup Kayame Demo ke Kantor KPU'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/S3D01WO3TkI/AAAAAAAAAqo/zS1-rMiHjIs/s72-c/dprd-kab-nabire.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7304354122134266814</id><published>2009-12-26T19:01:00.001+09:00</published><updated>2009-12-26T19:03:26.235+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>BERLOMBA DENGAN WAKTU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXfU88HK1I/AAAAAAAAAqg/XCldfpPaV4s/s1600-h/yos+gobai.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 176px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXfU88HK1I/AAAAAAAAAqg/XCldfpPaV4s/s320/yos+gobai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419483277658893138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Waktu kita cepat nya, dengan tidak terasa pada hari ini kita memasuki hari kelahiran  Jususelamat Tuhan kita Yesus Kristur 25 Desember 2009 bulan yang berakhir dari dari Tahun 2009, yaitu bulan desember.Namun  demikian,Tahun 2009 ini sungguh merupakan Tahun yang memperhatinkan dengan banyaknya peristiwa-peristiwa yang mengerikan seperti  pembunuhan secara biadad, peperangan, bencana-bencana alam, penengakapan aktivis papua  dimana saja berada di Tanah Air Papua Barat, Pembunuhan Aktivis papua Secara Tidak manusia semuanya ini mendera  Tanah Air Papua ini Dengan tiada hentinya dan menimbulkan korban jiwa yang sangat besar.&lt;br /&gt;Seiring dengan bertambahnya waktu, kita melihat bertambahnya tantangan yang kita hadapi, baik itu secara kasara maupun secara  halus lewat berbagai minuman dan makanan. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain, setiap kita harus menjadi kuat, dan kita harus bersatu seluruh aktivis papua Barat, supaya kita mampu tetap tegak  berdiri menghadapi setiap tantangan yang memang kita Hadapai dari negara boneka NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peasan Natal  dari VATIKAN- Paus Benediktus XVI,&lt;br /&gt;VATIKAN- Paus Benediktus XVI, dalam pesan tradisional Urbi et Orbi pada Hari Natal, Jumat (25/12/2009), menyerukan kepada dunia untuk menghentikan kekerasan dan balas dendam. Paus berusia 82 tahun itu tidak menunjukkan tanda ketegangan setelah seorang perempuan yang 'mengalami ketidakstabilan mental' menerjang dan membuatnya terjatuh, pada misa Malam Natal, Kamis malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pesannya Urbi et Orbi (kepada kota dan dunia) dari balkon utama Basilika Santo Petrus, Paus mendesak dunia untuk menemukan kembali kesederhanaan pesan Natal dan membacakan salam Natal dalam 65 bahasa. Saat Paus berbicara kepada puluhan ribu orang di lapangan di bawahnya, pihak Vatikan tetap berfokus pada kejadian Kamis malam itu, yang kembali mempertanyakan, bagaimana Paus seharusnya dilindungi ketika berdekatan dengan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susanna Maiolo (25 tahun), warga negara Italia dan Swiss, mengejutkan dunia Katolik dan pihak keamanan Vatikan ketika ia tiba-tiba melompati barikade pengamanan di dalam Basilika, melompat ke arah Paus, menarik jubahnya dan membuatnya jatuh ke lantai. Pihak Vatikan menyatakan perempuan itu secara psikologis 'tidak stabil' dan tidak bersenjata. Maiolo kemudian dibawa ke rumah sakit di Italia untuk perawatan psikologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7304354122134266814?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7304354122134266814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7304354122134266814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/12/waktu-kita-cepat-nya-dengan-tidak.html' title='BERLOMBA DENGAN WAKTU'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXfU88HK1I/AAAAAAAAAqg/XCldfpPaV4s/s72-c/yos+gobai.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7438553899203432986</id><published>2009-12-26T18:04:00.002+09:00</published><updated>2009-12-26T18:09:27.410+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Pesan Natal Paus: Hentikan Kekerasan dan Dendam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXSVB46TBI/AAAAAAAAAqY/PIozBnjrPL0/s1600-h/1702249p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXSVB46TBI/AAAAAAAAAqY/PIozBnjrPL0/s320/1702249p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419468985336482834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VATIKAN- Paus Benediktus XVI, dalam pesan tradisional Urbi et Orbi pada Hari Natal, Jumat (25/12/2009), menyerukan kepada dunia untuk menghentikan kekerasan dan balas dendam. Paus berusia 82 tahun itu tidak menunjukkan tanda ketegangan setelah seorang perempuan yang 'mengalami ketidakstabilan mental' menerjang dan membuatnya terjatuh, pada misa Malam Natal, Kamis malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pesannya Urbi et Orbi (kepada kota dan dunia)  dari balkon utama Basilika Santo Petrus, Paus mendesak dunia untuk menemukan kembali kesederhanaan pesan Natal dan membacakan salam Natal dalam 65 bahasa. Saat Paus berbicara kepada puluhan ribu orang di lapangan di bawahnya, pihak Vatikan tetap berfokus pada kejadian Kamis malam itu, yang kembali mempertanyakan, bagaimana Paus seharusnya dilindungi ketika berdekatan dengan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susanna Maiolo (25 tahun), warga negara Italia dan Swiss, mengejutkan dunia Katolik dan pihak keamanan Vatikan ketika ia tiba-tiba melompati barikade pengamanan di dalam Basilika, melompat ke arah Paus, menarik jubahnya dan membuatnya jatuh ke lantai. Pihak Vatikan menyatakan perempuan itu secara psikologis 'tidak stabil' dan tidak bersenjata. Maiolo kemudian dibawa ke rumah sakit di Italia untuk perawatan psikologis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi menyatakan, Jumat, bahwa tidak mungkin memberlakukan pengamanan super ketat bagi Paus karena kedekatan dengan umat&lt;br /&gt;adalah bagian dari misinya. "Tidak mungkin mencegah terjadinya sesuatu, bahkan dalam jarak dekat," kata Lombardi kepada para wartawan. “Sri Paus menginginkan hubungan pastoral yang langsung dan dekat dengan umat, dimana dia dapat menyentuh anak-anak, berjabatan tangan, melakukan apa yang Anda ingin ia lakukan dan apa yang umat harapkan ia lakukan,” kata Lombardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, "Jika Anda memberlakukan pengamanan super ketat, hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Tidak dapat bersentuhan langsung dengan umat, jauh dari mereka, berlawanan dengan jiwa misinya. Maka, dengan demikian, selalu ada risiko," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesederhanaan Natal&lt;br /&gt;Dalam pesannya kepada "kota dan dunia" Sri Paus menyatakan bahwa mulai hari ini dunia harus menemukan kembali kesederhanaan makna Natal. "Orang hendaknya berhenti menggunakan logika kekerasan dan balas dendam, dan kembali memperbaharui kehidupan dan kemurahan hati dalam proses menuju kehidupan bersama yang damai,” kata Sri Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan, meskipun dunia saat ini menghadapi krisis keuangan yang suram, dunia&lt;br /&gt;sesungguhnya lebih mengalami dampak akibat krisis moral, dan luka-luka menyakitkan akibat  perang dan konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian Kamis kemarin berlangsung saat Paus didampingi barisan penjaga keamanan dan para uskup, sedang berjalan menuju altar utama Basilika untuk memulai misa Malam Natal. Anggota rombongan para imam dan uskup berteriak ketika Maiolo, yang mengenakan sweater merah dan bertopi, melompati pembatas lalu melompat ke arah Sang Paus. Kardinal Perancis Roger Etchegaray (87 tahun), yang saat itu sedang kurang sehat seketika terjatuh ke lantai dan segera dibawa dengan kursi roda. Dia menderita patah tulang dan harus menjalani operasi, tetapi tidak dalam kondisi serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Vatikan membenarkan bahwa Maiolo juga pernah mencoba melompati barikade untuk menggapai Sri Paus dalam misa Malam Natal tahun lalu. “Amat mengejutkan bahwa kejadian ini berlangsung di dalam Basilika Santo Petrus, karena keamanan sudah banyak berubah tahun-tahun belakangan ini dan lebih ketat dari sebelumnya,” demikian disampaikan Uskup Westminster, Vincent Nichols, pemimpin umat katolik Inggris kepada BBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun demikianlah yang terjadi, saya yakin pengaturan keamanan akan ditinjau ulang dan&lt;br /&gt;tingkat keamanan akan lebih diperhatikan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya terjadi sedikit kegagalan dalam pengamanan sejak masa kepausan Benediktus yang diangkat jadi Paus tahun 2005. Pada tahun 2007 seorang pria Jerman melompati pembatas di lapangan Santo Petrus saat jip Sri Paus melewati kerumunan umat dan pria itu mencoba menaiki mobil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan yang paling serius terhadap Paus di Vatikan terjadi pada tahun 1981 ketika&lt;br /&gt;seorang Turki bersenjata, Mehmet Ali Agca, menembak dan hampir menewaskan Paus Yohanes&lt;br /&gt;Paulus II di lapangan Santo Petrus. Sementara pengunjung di Basilika harus melewati&lt;br /&gt;detektor logam dan tempat pemeriksaan, keamanan di dalam setelahnya tidak terlalu ketat. Pihak keamanan Vatikan dibagi antara polisi dan pasukan penjaga Swiss.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;(KOMPAS.com)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7438553899203432986?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7438553899203432986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7438553899203432986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7438553899203432986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7438553899203432986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/12/pesan-natal-paus-hentikan-kekerasan-dan.html' title='Pesan Natal Paus: Hentikan Kekerasan dan Dendam'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SzXSVB46TBI/AAAAAAAAAqY/PIozBnjrPL0/s72-c/1702249p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6064644626064132249</id><published>2009-12-16T18:06:00.001+09:00</published><updated>2009-12-16T18:11:00.262+09:00</updated><title type='text'>Pimpinan OPM Tewas</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SyikAiS6kFI/AAAAAAAAAqQ/-Az9xDYg6LY/s1600-h/papuadalem.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415758881026117714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 285px; CURSOR: hand; HEIGHT: 174px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SyikAiS6kFI/AAAAAAAAAqQ/-Az9xDYg6LY/s320/papuadalem.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bocah 10 Tahun Ikut Dibawa Polisi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jakarta - Pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelly Kwalik tewas setelah polisi melakukan penyerbuan ke sebuah rumah di Timika. Tak disangka, di dalam rumah tersebut terdapat seorang bocah laki-laki. "Pada saat penggerebekan di dalam rumah terdapat juga 5 orang," ujar Kabid Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna dalam jumpa pers di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (16/12/2009).Yorni Murip bocah berusia 10 tahun berada di dalam rumah tempat Kelly bersembunyi. Bersama dengan Jep Urip (24), Noni Sanawarme (35), Martimus Katarame (21), Yosep Kwantik (60), mereka berlima kemudian dibawa ke Polres Timika."Lima orang tersebut kemudian dibawa ke Polres Timika untuk dimintai keterangan dan akan dikembangkan di Jakarta," tandasnya.Sejumlah barang bukti juga berhasil disita dalam penyerbuan itu, antara laindokumen OPM yang menyatakan Kelly sebagai pimpinan, 3 butir peluru kaliber 5,56 mm, 28 butir peluru revolver kaliber 38, satu pucuk senjata api revolver jenis S&amp;amp;W kaliber 38, satu buah celurit, dua busur panah dan 12 anak panah. sumber - detikNews&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6064644626064132249?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6064644626064132249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6064644626064132249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/12/pimpinan-opm-tewas.html' title='Pimpinan OPM Tewas'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SyikAiS6kFI/AAAAAAAAAqQ/-Az9xDYg6LY/s72-c/papuadalem.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5993312390124973650</id><published>2009-10-04T22:06:00.003+09:00</published><updated>2009-10-04T22:15:10.060+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FREEPORT'/><title type='text'>HAK ULATAY TANAH DI KONSESI TEMBAGAPURA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SsifVY1JkII/AAAAAAAAAqA/1Xqu78Lfjz0/s1600-h/ylsm+komopa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 233px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SsifVY1JkII/AAAAAAAAAqA/1Xqu78Lfjz0/s320/ylsm+komopa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388732143940243586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Ocep&lt;/span&gt;- Paniai -Ketua Ylsm Papua Wilayah pegunungan tengah (YLSM) Servius Kedepa mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat adat pemilik hak ulayat areal konsesi Tembagapura ini tidak diberdayakan, sehingga berapa pun besarnya pengolahan PT Freeport Tembagapura di Papua ini, belum mampu untuk memberikan dampak kesejahteraan masyarakat wase kampung waa, yang punya tanah diareal konsesi Tembagapura ini.“Seiring dengan program Ylsm yang sedang di jalani yakni perfaam pemilik tanah adat , maka konsep pengelolan yang berbasis masyarakat ini perlu untuk diterapkan, ”ungkap Ketua Yayasan Lsm komopa kabupaten paniai yang menangani bagian pegunungan tengah propinsi papua usai pemaparan program hak ulayat tanah perfaam laporkan via telpon, dari Paniai-papua .Lebih lanjut, untuk tahap awal penerapan konsep program hak ulayat tanah perfaam berbasis masyarakat adat ini, rencananya akan dilakukan, rencana Ketua Ylsm pegungungan Tengah Yakni Servius Kedepa bersama Jonhatan dan yance wamuni Perwakilan dari community di Duma dari paniai dan iwaka dari kabupaten mimika  akan di undang kedua Pemerintah yakni Pemrintah Kabupaten paniai dan pemerintah kabupaten mimika guna menyelesaikan masalah batas wilayah di Areal konsesi PT.Freeport.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sumber: papuatime.com&lt;/span&gt;- Ditegaskan irenius, kalau pemerintah Kabupatewn paniai masih bersikeras penyelesaiannya secara geografis, maka persoalan sengketa tapal batas ini belum bisa menemukan finalnya. Tapi kalau diselesaiakan secara genelogis, kami yakin ke depan akan menemukan jalan untuk proses penyelesaian secara bertahap. Mengapa penyelesaiannya harus di tempuh melalui genelogis? "Selama ini pembicaraan penyelesaian tapal batas ini lebih kedepankan dari sudut batas administrasi pemerintahan yang kaku diundangkan-undangkan oleh negara. Tapi dari sisi batas budaya atau batas-batas suku di wilayah-wilayah yang dipersengketakan masih memahami bahwa areal-areal ini adalah milik Suku Moni, Suku Mee, Amungme, Nduga. Karena semua ini ada hubungan kekeluargaan yang erat atau satu keluarga jika kita pandang dari hubungan-hubungan marga dari semua suku ini," ungkapnya. Irenius meniliai tidak benar, jika Pemda Paniai selama ini masih melibatkan sejumlah pihak yang tidak mengerti kebenaran adat istiadat dan budaya yang dimiliki oleh semua suku di sekitar batas-batas wilayah itu. "Seperti penyelesiannya hanya berpatokan pada Distrik Ugimba. Ugimba itu kan milik Paniai, tapi yang sekarang menjadi masalah itu batas-batas sepanjang perbatasan Paniai dan Mimika," tegasnya. "Kami hinggga sekarang ini sangat memberikan acuan jempol bagi YLSM Pegunungan Tengah  Papua Perwakilan Paniai Pimpinan Bapak Servius Kedepa yang ikut membela kebenaran sesuai fakta kepemilikan suku-suku di sepanjang perbatasan ini. Artinya, langkah perwakilan YLSM dengan secara genelogis ini sangat benar sekali," kata Irenius.Sebaai contoh, papar irenius, jika kita bicara jujur dan benar, mulai dari Mil 50 Tembagapura ke atas itu milik Paniai. "Semua nama-nama alam baik gunung, kali, gua, dan lain sebagainya adalah bahasa Moni dan ada sedikit bahasa Mee.Bahkan di sekitar itu penduduk asli adalah Wamoni, misalnya marga Natkime, sedangkan Bukaleg adalah Magal, Magai, Tsolme dan lain-lainnya," terangnya. Menurutnya, jika disimak dari dasar peta pemekaran Paniai menjadi tiga kabupaten diantaranya, Nabire, Paniai dan Puncak Jaya dan Kabupaten Fak-Fak menjadi dua kabupaten yakni Fak-fak dan Mimika berdasarkan PP No. 52 dan No. 54 tahun 1996 ini terjadi suatu kekeliruan besar atau terjadi pencaplokan wilayah Paniai secara besar-besaran dalam bingkai kepentingan oknum-oknum tertentu di Papua, Pemerintah Pusat dan PT Freeport Indonesia Company. Lebih lanjutnya, Dengan adanya keliruan dari kedua wilayah ini telah lama atau sekian tahun lamanya ekspansi PT Freeport beroperasi di wilayah hukum adat Moni dan Mee telah diinjak-injak keberadaan masyarakat hukum adat di sepanjang perbatasan kedua kabupaten ini. Secara riilnya dapat dilihat kekeliruan peta kedua kabupaten ini, dimana ada sebagian wilayah Paniai masuk ke dalam wilayah Mimika seperti di sekitar areal penambangan tepatnya di sekitar areal Crow A di mana wilayah itu milik Paniai tetapi kedua PP ini membuat kekeliruan. Adanya keliruan ini, semua kebijakan dari PT Freeport terhadap masyarakat adat Moni yang pemilik sebenarnya itu justru dimarginalkan begitu saja, dan Paniai ini layak menjadi Kabupaten Penghasil Tambang di Indonesia, karena semua aktifitas penambangan ini berada di wilayah suku Moni di Paniai. "Sejak turun temurun dari nenek moyang kami sudah berada dan Tuhan juga telah menempatkan mereka di sekitar itu," tegasnya.Kata Irenius, Untuk membuktikan kebenarannya, usul Irenius, pemerintah dalam hal ini Bapak Gubernur Papua,Barnabas Suebu,SH,Kiranya dapat memfasilitasi dalam penyelesaiannya dengan melalui genelogis biar masyarakat sendirilah yang menjawab semua asset kepemilikan dari suku-suku yang ada ini.Karena kedua PP tentang pemekaran Paniai lama dan Fak-fak sudah tidak diyakini oleh masyarakat adat Papua atau masyarakat wilayah yang di persengketakan itu atau rancu dan keliru dengan kondisi riil yang ada. "Yang benar adalah peta yang berdasarkan UU No.12 tahun 1969. Jadi, kedua PP ini harus ditinjau kembali karena sudah tidak sesuai dan tetap dilaksanakan sesuai UU No.12 tahun 1969. Sehingga melalui langkah genelogis, proses tapal batas ini bisa diselesaikan," ujar Irenius.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lanjut&lt;/span&gt; Servius Kedepa Ketua  (YLSM) Propinsi papua Bagian pegunungan Tengah Hari Minggu,jam 11:00 Wit Tahun 2007. Ketua Ylsm di Undang dan sedang bicara Tentang wase (kampung waa, tembagapura areal konsesi Tembagapura) tentang sewa tanah adat perfaam sebagai pemiliknya.mereka minta rekomendasinya Buapati paniai untuk urusan hak milik (hak ulayat) perfaam di wase dan sekitarnya perlu perwakilan kantor community di Duma dari Paniai dan Iwaka Dari mimika, Servius Kedepa Ketua Ylsm Bersama jonhatan dan yance wamuni diEnarotali minta waktu ketemu dengan Bupati Paniai Naftali Yogi dalam waktu dekat, “ujar Ketua Ylsm ServiusKedepa.”jelasnya.&lt;br /&gt;YLSM dalam rangka turut menciptakan kemandirian masyarakat adat untuk memenuhi kebutuhan dan mendorong terbentuknya satu tujuan yang sama dalam upaya pelaksanaan kegiatan pengembangan di wilayahnya sendiri secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;Membantu meningkatkan kualitas (kesejahteraan) hidup masyarakat rentan, dengan mengutamakan pribumi Papua dalam menjalankan kegiatannya, mendahulukan Kelompok Marga marga agar mereka dilibatkan dalam pengelolaan program dan dapat diselenggarakan secara mandiri dan berkesinambungan menuju Papua baru.&lt;br /&gt;“Yang jelas saat ini yang sudah dipersiapkan di Kabupaten paniai dan Timika,”ujarnyaDikatakan bahwa konsep pengelolaan hak milik Tanah (hak ulayat) Tanah adat berbasis masyarakat adat ini bukan dari Pemerintah melainkan konsep bersama untuk mendukung program perfaam masyarakat khusus di hak ulayat Tanah. Oleh karena itu, untuk penerapan konsep ini, pihaknya siap untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat. “Ini memang perlu keterlibatan dan peran serta dari semua pihak,’tandasnya. (Yos gobai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5993312390124973650?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5993312390124973650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5993312390124973650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/10/hak-ulatay-tanah-di-konsesi-tembagapura.html' title='HAK ULATAY TANAH DI KONSESI TEMBAGAPURA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SsifVY1JkII/AAAAAAAAAqA/1Xqu78Lfjz0/s72-c/ylsm+komopa.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-868291857740877456</id><published>2009-10-03T16:13:00.002+09:00</published><updated>2009-10-03T16:18:08.950+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>Bagaimana ingin menjadi orangTerbaik?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://www.perfspot.com/watagekigiba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ocep&lt;/span&gt;- Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.&lt;br /&gt;Kita lahir didunia, sudahlah pasti kita akan mati jua, sebab kita telah menempuh hidup, dan diantara waktu hidup dan mati itulah kita sebagai anak adam menentukan nilai diri kita.&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan besar, apa yang dilakukan dan diperjuangkan hamba-Nya menghadapi peperiksaan Allah dalam kehidupan ini, untuk tampil sebagai Juara, Pemenang, atau Pelajar Terbaik. Ya, semua orang amat mengidamkan sebutan ini. Yesus Kristus seorang Mengorbankan diri untuk umat manusia’, menyebutkan bahawa ciri-ciri Pemenang adalah Anak Allah yang mewakafkan seluruh kehidupannya hanya untuk beribadah kepada-Nya, memperjuangkan  serta agama yang dimilikinya, mempertahankan  di tengah percaturan hidup, mempertahankan untuk tidak goncang kerana godaan nikmatnya dunia mahupun ancaman daripada pihak-pihak yang tidak menginginkan  tersebut tumbuh. Dengan memperjuangkan aqidahnya, jiwa menjadi bebas dari perhambaan hidup, aqidahnya tidak dikorbankan kerana cinta hidup, bahkan lebih suka mati, berkorban kerana aqidah dan lepas bebas daripada ikatan dunia dengan segala kenikmatannya demi mempertahankan .&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai markah peperiksaan terbesar dalam perhitungan Allah adalah kemenangan aqidah, perniagaan yang beruntung di pasar Allah adalah perniagaan Iman, kemenangan dalam bentuknya tertinggi ialah kemenangan mental asas dasar material, kemenangan aqidah atas penderitaan, kemenangan Iman atas fitnah, maka dalam hal jiwa sang pemenang adalah menang atas ketakutan dan penderitaan, menang atas kemewahan hidup duniawi, menang atas fitnah, menang kerana keyakinan yang difikirkan dalam kehidupan,suatu kemenangan yang mengangkat darjat manusia universal.&lt;br /&gt;Pelajar Cemerlang ialah hamba Allah yang selalu melaksanakan apa yang dikehedaki Allah, di mana saja, bila masa saja dan bagaimana saja. Mereka akan terus bekerja layaknya seorang buruh Sang Pemilik Segala Urusan untuk memperolehi hasil yang telah ditentukan, dan Allah memberikan imbalan yang indah khusus untuk mereka yang menjadi Sang Pemenang atau Best Student.&lt;br /&gt;Begitulah perjalanan kehidupan yang selalu terbentang dengan peperiksaan Allah, suatu saat berhasil menghadapinya, tetapi kadangkala manusia tidak terhindar dari kesalahan dan gagal menghadapi peperiksaan itu, yang penting kemampuannya untuk bangkit kembali. Seseorang yang mampu bangkit kembali setelah terjerumus tidak akan putus asa, tetapi menyedihkan bila mendengar bahawa banyak orang yang gagal dan terjerumus dalam kemaksiatan,tetapi diam dan menetap sebagai orang yang nista, tersungkur dan tidak bangkit lagi.&lt;br /&gt;Yakinlah Allah akan memberi pertolongan-Nya sesuai kepada hamba-Nya yang ingin berbuat baik sesuai dengan ketentuan-Nya. Tidak ada kebimbangan terhadap hamba yang selalu berjuang dan meniti peperiksaan Allah, bangkitlah dan impikan yang baik di akhirat kelak. Itulah yang dinantikan oleh Pelajar Terbaik!&lt;br /&gt;Berita ini saya pernah muat di http://www.perfspot.com/watagekigiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-868291857740877456?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com' title='Bagaimana ingin menjadi orangTerbaik?'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/868291857740877456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/868291857740877456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/10/bagaimana-ingin-menjadi-orangterbaik.html' title='Bagaimana ingin menjadi orangTerbaik?'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5289520499567627381</id><published>2009-09-27T18:41:00.003+09:00</published><updated>2009-09-27T18:54:55.237+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA MERDEKA'/><title type='text'>Panglima OPM Tadius Yogi: Pertahanan Puluhan Tahun Tidak Senilai Rp 70 Milyar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sr81z68yhyI/AAAAAAAAAp4/6ESHVqPGmN4/s1600-h/tadius.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sr81z68yhyI/AAAAAAAAAp4/6ESHVqPGmN4/s320/tadius.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386082845472229154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WPToday&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Enarotali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;)&lt;/span&gt; – Panglima Operasi Papua Merdeka (OPM), Makodam IV Paniai Papua Barat, Tadius Yogi menolak bertemua dengan Menko Kesra Republik Indonesia, Aburizal Bakrie yang dijadwal pada tanggal 9 September 2009. Tadius Yogi menolak bertemu Menko Kesra karena pertahanan puluhan tahun di hutan Papua Barat adalah bukan soal makan minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak bisa didekati dengan soal makam dan minum. Ini bukan soal kesejahteraan. Kami pertahankan perjuangan selama puluhan ini bukan soal makan minum. Kami pertahankan Kemerdekaan Papua Barat (1 Desember 1961) yang pernah dicuri Indonsia,” katanya kepada WPToday.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Katanya, pemerintah Indonesia melalui Menko Kesra menyiapkan uang Rp 60 Milyar untuk membayar saya supaya mundur dari perjuangan Papua Merdeka. Tetapi, pertahanan puluhan tahun itu tidak senilai dengan Rp 60 Milyar. Uang itu adalah yang mereka dapat dari kekayaan di Papua Barat. Ratusan ribu nyawa yang korban demi Papua Barat tidak akan pernah sia-sia, apalagi dibayar dengan uang Rp 60 Milyar. Itu tidak mungkin,” kata Tadius ketika ditanya soal rencana pemberian uang oleh pemerintah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya untuk apa Menko Kesra ke Paniai, Tadius mengatakan, “Menko Kestra ke Paniai untuk ketemu pemerintah Indonesia yang ada di Paniai. Bukan ketemua saya. Memang, pemerintah Kabupaten Paniai sudah menghubungi saya tentang rencana pertemuan khusus Menko Kesra dengan saya, tetapi saya tolak. Dia (Menko Kesra) ada di Paniai itu dalam rangka meresmikan pembangunan permukiman terpadu tahap I di Enarotali, Papua, Rabu (9/9/09).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau mau melakukan pertemuan, coba buka pertemuan yang lebih luas. Hadirkan berbagai pihak yang berkompeten. Jakarta tidak bisa seperti itu. Kalau ada PBB, Belanda, Amerika dan Indonesia, maka rakyat Papua akan datang untuk bicara sama-sama soal Papua Barat,” katanya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya soal pertahanannya, Tadius mengatakan, Papua Barat siap merdeka. Perjuangan kami sudah jauh. Indonesia silakan saja melakukan berbagai cara tetapi tidak ada sebuah perjuangan yang sia-sia. Ratusan ribu nyata orang Papua tidak akan pernah sia-sia.****&lt;br /&gt;____________________________&lt;br /&gt;Sumber :http://wptoday.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5289520499567627381?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5289520499567627381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5289520499567627381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/09/panglima-opm-tadius-yogi-pertahanan.html' title='Panglima OPM Tadius Yogi: Pertahanan Puluhan Tahun Tidak Senilai Rp 70 Milyar'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sr81z68yhyI/AAAAAAAAAp4/6ESHVqPGmN4/s72-c/tadius.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4719771976003559576</id><published>2009-08-16T17:59:00.001+09:00</published><updated>2009-08-16T18:03:58.254+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA MERDEKA'/><title type='text'>Bendera OPM dan RMS Berkibar di Belanda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofLUkxlHiI/AAAAAAAAApw/MB7Lp106Th4/s1600-h/belanda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofLUkxlHiI/AAAAAAAAApw/MB7Lp106Th4/s320/belanda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370484634992057890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 16 Agustus 2009 | 12:51 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEN HAAG, KOMPAS.com — Bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Republik Maluku Selatan (RMS) berkibar di Belanda, saat ribuan masyarakat Indonesia di negeri kincir angin ini menyambut kemerdekaan HUT ke-64 RI yang dilaksanakan di Wassenar, Belanda, Sabtu (15/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami hanya memberitahukan kepada masyarakat Indonesia dan internasional bahwa kemerdekaan Indonesia bukan pada 17 Agustus tetapi 27 Desember, dan kami juga menolak Papua dimasukkan dalam wilayah kesatuan NKRI," kata Koordiator Free West Papua, R Paphua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paphua menambahkan, wilayah Papua Barat merupakan wilayah yang bebas dari campur tangan Indonesia. "Kami merdeka," teriaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula yang dikatakan koordinator RMS, Frida Pasanea, yang menolak Maluku bagian dari wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, berdasarkan sejarah, pada 25 April 1950, Maluku telah memiliki presiden perdana, yakni Wai. "Artinya, kami adalah sebuah negara karena memiliki kepala negara tersendiri," kata tenaga pengajar di SD Islam Amsterdam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Paphua dan Frida menyatakan kekecewaannya terhadap bangsa Indonesia karena dinilai tidak berlaku adil dalam memperlakukan masyarakat Papua dan Maluku. Frida mencontohkan, 37 tahanan politik warga Maluku yang dipenjarakan karena mengibarkan bendera RMS di Indonesia mendapat perlakuan yang kurang manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, sejumlah tahanan tersebut masih berada dalam lembaga pemasyarakatan di daerah Jawa sejak Maret 2009. "Kami mendapat kabar kalau beberapa tahanan tersebut terserang penyakit malaria dan TBC, namun belum mendapatkan perawatan minimal dari petugas," kata Frida, yang telah bermukim di Belanda selama 47 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka, pengibaran bendera OPM dan RMS ini merupakan bentuk dari kebebasan berpendapat dan berekspresi. "Belanda adalah negara demokrasi, makanya kami berani memperlihatkan kepada dunia dan simbol OPM serta RMS di negara ini, karena mustahil kami ditangkapi," kata Frida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Junus Effendi mengatakan, Indonesia adalah negara yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, termasuk Papua dan Maluku. Dia juga menegaskan, Belanda secara sah telah menerima kedaulatan kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4719771976003559576?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4719771976003559576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4719771976003559576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4719771976003559576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4719771976003559576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/08/bendera-opm-dan-rms-berkibar-di-belanda.html' title='Bendera OPM dan RMS Berkibar di Belanda'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofLUkxlHiI/AAAAAAAAApw/MB7Lp106Th4/s72-c/belanda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8586763143777121493</id><published>2009-08-16T17:17:00.001+09:00</published><updated>2009-08-16T17:20:06.237+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>"TNI di Balik Konflik Freeport, Itu Fitnah"</title><content type='html'>TNI yang bertugas hanya mendapat uang makan perhari Rp 30 ribu dan BBM sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 13 Agustus 2009, 10:50 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elin Yunita Kristanti&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofBBWFqAlI/AAAAAAAAApo/n2StY4D23Uc/s1600-h/papua.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofBBWFqAlI/AAAAAAAAApo/n2StY4D23Uc/s320/papua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370473309515940434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Konflik tak pernah reda di areal tambang emas PT Freeport Indonesia, terutama di jalur Timika-Tembagapura yang dijuluki sebagai jalur maut. Bebagai dugaan mengemuka, dari kecemburuan sosial sampai perebutan lahan pengamanan yang melibatkan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima Kodam 17 Cenderawasih, Mayor Jenderal AY Nasution mengatakan tudingan sejumlah pihak bahwa konflik di areal Freeport yang terjadi terus menerus adalah ulah dari TNI, yakni dalam rangka perebutan lahan pengamanan, merupakan fitnah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lahan yang mana yang diperebutkan? Kok semua tudingan diarahkan ke TNI. Itu fitnah," kata dia di Jayapura, Kamis 13 Agustus 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengamanan Freeport dengan sandi satgas Amole, tambah dia, TNI diminta bantuan oleh Polri. Jumlah TNI yang melakukan pengamanan hanya sedikit, hanya 112 orang dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. "Sementara luas areal Freeport sangat luas dan berada di hutan, tentu tak seimbang," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TNI yang membantu, jelas dia, hanya mendapat uang makan perhari Rp 30 ribu. "Sedangkan BBM sesuai kebutuhan," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangdam juga membantah warga sipil yang pelaku penembakan adalah warga yang pernah dilatih TNI jadi milisi. "TNI selalu korban fitnah," lanjut dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden penembakan oleh kelompok bersenjata sebelumnya terjadi di kawasan perusahaan pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua, Sabtu pagi 11 Juli 2009. Serangan atas mobil dengan nomor seri LWB 01.2587 itu terjadi pada pukul 5.20 waktu setempat. Satu warga Australia, Drew Nicholas Grant (29) tewas dalam insiden tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Minggu 12 Juli 2009 dikirim tim untuk melakukan olah TKP di mile 52 Tembagapura, Papua. Polri yang terdiri dari pasukan Brimob dan Densus 88, saat tiba di Mile 51 sekitar pukul 10.45 WIT, pasukan tersebut diserang kelompok tak dikenal dari arah kanan dan kiri jalan dengan senjata api. Iptu Adam Heri Gunawan terkena luka tembak di paha kiri dan AKP Anggun terkena serpihan pada jari tangan dan langsung dievakuasi ke RS Tembagapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penembakan juga terjadi keesokan harinya, Minggu 12 Juli 2009, sasarannya konvoi logistik. Seorang petugas keamanan Freeport, Markus Rattealtewas tewas dalam kejadian tersebut. Pada Senin 13 Juli 2009, seorang anggota Provost Satuan Tugas Amole Polda Papua, Bripda Marson Freddy Patiteikoni ditemukan tewas di jurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan orang tersangka telah ditahan, termasuk dua karyawan Freeport. Namun, insiden penembakan belum juga berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8586763143777121493?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8586763143777121493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8586763143777121493' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8586763143777121493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8586763143777121493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/08/tni-di-balik-konflik-freeport-itu.html' title='&quot;TNI di Balik Konflik Freeport, Itu Fitnah&quot;'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SofBBWFqAlI/AAAAAAAAApo/n2StY4D23Uc/s72-c/papua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6259729448975244260</id><published>2009-08-16T14:05:00.002+09:00</published><updated>2009-08-16T14:23:29.284+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>64 TAHUN NKRI, FREEPORT MERDEKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeUHhAuNdI/AAAAAAAAApA/HPo8S-y04Jo/s1600-h/wamena.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeUHhAuNdI/AAAAAAAAApA/HPo8S-y04Jo/s320/wamena.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370423937503999442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;OLEH: Arkilaus Arnesius Baho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik menjelang perayaan usia 64 tahun Negara Indonesia ini, terjadi masalah krusial bangsa yang terus dibiarkan. Terhitung sejak bulan Juli 2009 saja, orang tak dikenal berondong tembakan yang menewaskan karyawan PT.FI dalam areal investasi PT. Freeport Indonesia di Timika Tanah Papua sampai saat ini tanpa sebuah penyelesaian yang bermartabat oleh Bangsa Indonesia jelang HUT Nasional negara. Inilah bukti bahwa lingkaran keadilan bagi investasi diutamakan selama ini, terutama keberada Freeport di Papua lebih merdeka dibanding kemerdekaan Indonesia maupun kedaulatan rakyat Papua. Gunung dibor, lingkungan di cemari, rakyat di pindahkan dari habitat aslinya bahkan pulau Papua bagian barat ( Sorong-Maroke) dijual secara sistematik dalam rasio penentuan detik-detik integrasi Papua.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dicermati, luas keseluruhan areal kontrak karya Freeport di Papua saja selama 39 tahun sudah memasuki 1 juta hektar lahan eksplorasi. Jumlah tersebut termasuk juga areal penambangan mineral dan batubara di seluruh Indonesia sampai tahun 2005 telah mencapai lebih dari 44 juta hektar atau mencapai 44% luas hutan Indonesia. Penting untuk diketahui bahwa sebagian besar lokasi kontrak mineral dan batubara umumnya berada di kawasan hutan. Luas area yang diserahkan pemerintah melalui skema kontrak tersebut mencapai 23% dari luas daratan Indonesia. Berdasarkan laporan Direktorat Mineral dan Batubara menyatakan bahwa sampai tahun 2005 terdapat 13 perusahaan tambang skala besar yang tengah berproduksi di Indonesia . Perusahaan tersebut bersifat padat modal yang hanya menyerap sedikit tenaga kerja sebagai operator untuk mengangkut material yang diolah menjadi konsentrat. Konsentrat tersebut diperoleh dengan cara memisahkan material yang bernilai ekonomis dari material yang tidak bernilai ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUT Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 2009 dirayakan dalam usianya yang ke enam puluh tahun. Refleksi yang paling mendesak adalah sudah kah kedaulatan Negara atas segala cengraman kepentingan politik dan Negara-negara kapitalisme lainnya?. Pidato Presiden dihadapan anggota DPR-RI di senayan city ( Jumat 14 Agustus 2009 ) sudah beralu. Agenda pemerintahan kedepan tergambar pula dalam pidato tanpa teks Bapak Presiden. Yang menarik adalah dalam pidato kepala Negara mengaku bahwa Indonesia adalah satu dari Negara-negara asean yang mampu bertahan bahkan sebagai penyuplai bagi stabilnya krisis ekonomi dunia akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah salah satu Negara penghidupan ekonomi bagi penduduk Amerika Serikat yang nota bene harus hidup dalam lilitan pajak Negara. Sistem politik dan ekonomi Amerika yang sudah kuat dalam tatanan roh kapitalisme, mangakibatkan suhu politik Negara adidaya tersebut harus mempertahankan negaranya dengan anggaran pajak yang diterapkan oleh pemerintahan terhadap penduduk AS maupun ekspansionisme kepentingan ekonomi ke Negara-negara lainnya, benua Asia khususnya Indonesia merupakan Negara paling banyak menjual asset kekayaan kepada Negara-negara Kapital termasuk AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi Anti Utang “ KAU” lembaga advokasi utang Negara dalam rilisnya “ Empat Puluh Tahun Merdeka, Enam puluh tahun dijajah Utang “ ( baca: www.kau.or.id ) sangat menakjubkan bahwa Sejak 60 tahun lalu (1949 – 2009), Indonesia terus dijajah oleh utang. Dalam perjanjian Konfrensi Meja Bundar (1949), Belanda mewariskan utang sebesar US$ 4 miliar dolar sebagai syarat kemerdekaan republik. Padahal utang tersebut digunakan untuk memerangi rakyat Indonesia dan menguras kekayaan alam. Sampai tahun 2005, Koalisi Anti Utang (KAU) mencatat, total komitmen utang luar negeri yang sudah dicairkan jumlahnya mencapai US$ 162,3 miliar (sekitar Rp1.600 triliun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat tak ada atruan bagi pengelolaan Negara yang berdaulat, utang Negara yang begitu bertambah tidak mampu di tanggulangi Negara dari hasil pelimpahan investasi dalam negeri. Freeport di Papua saja, setiap hari punya nilai produksi 27 juta dollar AS, dan beroperasi hingga tahun 2041. Freeport punya penghasilan saja sudah demikian belum lagi perusahaan asing lainnya dari total 80 persen asset asing dalam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika ekonomi dan politik sebuah kekuasaan Negara berdaulat bila digadaikan, kita tunggu kapan saja dan dimanapun kemauan pemodal yang telah merdeka dalam NKRI untuk ambil alih Negara. Ya, negara ini sudah tidak berdaulat bahkan telah dijual secara sistematik kepada Negara lain melalui pinjaman dan penanaman modal asing. Untuk mengatasi krisis dengan utang baru yang di tulis Salamudin Daeng dari Institute For Global Justice ( IGJ ) halaman 128-global justice update edisi 2 juni 2009, bahwa tambahan utang baru bagi Indonesia terutama disaat krisis global semakin memperparah kondisi masyarakat Indonesia. Negara Indonesia tidak akan mampu menyediakan sendiri dana pembangunan dan bahkan jaminan sosial bagi rakyatnya, karena dananya telah habis dibayarkan untuk cicilan pokok dan bunga utang laur negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah begitu pasrahnya pemerintah terhadap utang, berondongan Dominasi investasi usaha asing tak bisa dibendung lagi. Kemerdekaan investasi hari ini sebagai wujud dari pelatakan dasar utama modal raksasa yang lahir dari pemasukan PT. Freeport kedalam bingkai Indonesia melalui instrumen hukum UU PMA. Freeport buka jalan bagi kemerdekaan investasi. Walaupun saat ini perayaan HUT 64 tahun berdirinya Negara Indonesia, rubuh sudah dengan dinamika dominasi kemerdekaan neoliberalisme. Tak mampu di atasi, fakta-fakta diatas, mengharuskan pemerintah terus bersemangat menerima investor kedalam Indonesia demi pembayaran utang Negara. Investasi di Papua seperti Feeport yang sudah lama dan grup pemodal seperti Binladen Grup, Jepang dan Cina, Inggris, yakinlah hanya untuk kepentingan pelunasan utang Negara dan bukan untuk kemakmuran dan keadilan rakyat Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan ekologis, pemenuhan HAM, demokrasi sejati tidak bisa diharapkan dapat dipenuhi bagi Negara dalam ruang kemerdekaan imperialisme hari ini. Faktanya, pemenuhan Ekologis, HAM dan demokrasi mati suri akibat hegemoni pemodal. Negara menyelenggarakan ekonomi nasional dalam kekangan ( berondong ) kapitalis kemudian menghalalkan semua kerusakan lingkungan, menghalalkan pelanggaran Hak Asasi Manusia dan demokrasi demi kelangusungan penanaman modal dalam negeri. Sudah begitu, jargon Otonomi Khusus Papua pun di-berondong bagi pemenuhan kekuatan modal internasional sejati. Hanya butuh kekuatan politik pemberani dengan menyingkirkan rezim neoliberal dalam kekuasaan Indonesia maupun Papua, mem-berondong Freeport sebagai akar masalah penjajahan kekayaan alam, demi sebuah proteksi kedaulatan rakyat Indonesia dan Papua khususnya untuk pemenuhan bagi keadilan ekologis, penegakan HAM dan pemenuhan ekonomi menjadi satu benteng kemerdekaan. Selamat HUT RI yang Ke 64.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diatas adalah penyerangan Militer terhadap pendukung Bupati Wamena David Hubi yang hendak meghadang aparat ketika penangkapan Bupati terkait kasus Korpsi, Wamena 2004.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6259729448975244260?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6259729448975244260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6259729448975244260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6259729448975244260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6259729448975244260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/08/64-tahun-nkri-freeport-merdeka.html' title='64 TAHUN NKRI, FREEPORT MERDEKA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeUHhAuNdI/AAAAAAAAApA/HPo8S-y04Jo/s72-c/wamena.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-49227763515023999</id><published>2009-08-16T13:17:00.002+09:00</published><updated>2009-08-16T13:23:29.762+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA MERDEKA'/><title type='text'>Bows, arrows and a dream of liberation</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeJe796XqI/AAAAAAAAAo4/dntCX9r22vo/s1600-h/pg-24-new-guinea_233364t.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 204px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeJe796XqI/AAAAAAAAAo4/dntCX9r22vo/s320/pg-24-new-guinea_233364t.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370412245249056418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Bows, arrows and a dream of liberation  Aug 14, '09 7:24 PM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;var articleheadline = "Bows, arrows and a dream of liberation";&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMP Internasional Report&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For 40 years, they've fought a jungle war for freedom. Alexander Groom meets one of the world's most isolated rebel armies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friday, 14 August 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alexander Groom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The West Papuan villagers still cling to hunter- gatherer traditions. Armed mainly with bows and arrows, the only guns they possess have been captured from Indonesian security posts&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A sound of gunshots filled the air as we clambered through thick undergrowth to a clearing. There, perched on a a steep mountainside surrounded by lush rainforest, was a breathtaking sight. Villagers charged around chanting in a state of high excitement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The village leader, dressed in little more than a wooden penis koteka and a feathered hat, solemnly called everyone to attention. Then two men stepped forward to raise the outlawed national flag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A wild pig had been slaughtered, and we settled down to a feast with spinach and sweet potatoes. Around us, a ragged bunch of men sat watching, smiling and looking on as they smoked the locally grown tobacco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armed with bamboo spears, bows and arrows, (as well as a few old AK47 assault rifles) 400 rebel fighters are hidden here in one of the remotest places on earth, the jungle highlands of West Papua. Some of the soldiers were dressed in old T-shirts and combat fatigues, but most wore little more than wooden kotekas (penis gourds), their hair and limbs decorated with garlands of leaves. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; The AK47s had been stolen, they explained, during a raid on an Indonesian security post, after a nearby village had been attacked leaving 45 people dead, more than half of them women and children. "These guns were used against our people," one of the men said, brandishing a rifle. "Look at them, they are US-supplied. What more evidence do you need that Western-supplied weapons are being used by the Indonesian military to kill West Papuans? We are defending our land and people against this illegal occupier that is killing so many of us".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As the tenth anniversary of East Timor's independence from Indonesia draws near, this other troubled province of the vast Indonesian archipelago looks set to renew its bid for freedom. It lies 155 miles north of Australia, on the western half of the island of New Guinea. For more than 40 years it has been waging a small-scale war against the occupying Indonesian army.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Human-rights groups estimate that the Indonesian security forces have killed as many as 200,000 native Papuans since the territory was absorbed into Indonesia in 1963. Yet this is a forgotten war, due in part to an Indonesian-imposed ban on foreign media entering the region.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Becoming the first western journalist to reach the stronghold of the outlawed West Papua liberation army â the Organisasi Papua Merdeka (OPM) in the remote central highlands of the country, involved evading Indonesian army road-blocks, trekking through inhospitable jungle terrain, and a series of clandestine rendezvous. Home to over 300 different tribes, the territory is one of the most remarkable places on earth. Most Papuans live subsistence or hunter-gatherer lives that have changed little in centuries. Between them these tribes speak some 125 languages.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are snow-capped mountains, breathtaking highlands and a coastline of mangrove swamps and pristine beaches, as well as a dizzying array of flora and fauna. Research scientists uncovered 50 new species of plants and animals in the Forja Mountain region in 2005. But despite its appearance as a tropical paradise, the reality for those living there could not be more different.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A former Dutch colony, West Papua gained independence in 1961, but Indonesia invaded the following year. The UN oversaw a plebiscite on August 22 1969 but out of a population of 800,000 people, only 1,000 tribal elders were allowed to vote. Many later told how the Indonesian military had forced them at gunpoint to vote in favour of integration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some international huma-rights observers estimate that almost 400,000 Papuans have lost their lives in atrocities committed by the Indonesian military. Thousands of others have reportedly been tortured, raped, imprisoned or "disappeared" for speaking out against Indonesian rule.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forty years on, an upsurge in armed activity by the separatist movement is a statement of intent about their efforts to force international attention and a re-run of the bitterly contested vote. But the rebels, who include school teachers and civil servants, provide little match for the 50,000 Indonesian soldiers deployed across West Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many regard the camp as a sanctuary where they can live a traditional lifestyle devoid of Indonesian-imposed values which they complain are swamping traditional culture. Others come for refuge from army raids routinely carried out on highland villages. "I walked with my daughter for three days to come here," one woman said. "The Indonesian military stormed our village and took my husband and son away. I don't know where they are".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There were haunting accounts from young men who'd seen their mothers and sisters raped by Indonesian soldiers; a former school teacher told of his despair at how the teaching of Papuan history and culture is banned: "It destroyed my soul being forced to teach Javanese history and being told that Papuan history is not important. We are a proud people with our own identity and rich history. We are not Indonesian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daily life at the camp starts at dawn with a traditional flag ceremony. By day the women tend crops or collect firewood, while elders provid battle training to the rebel fighters. At night, everyone crowds into the communal huts to eat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With all forms of political opposition to Indonesian rule banned, the Organisasi Papua Merdeka (OPM) was established in 1965 and is still labelled an illegal separatist movement by the Indonesian authorities. Hundreds of its members are currently in prison, thousands more have been killed or 'disappeared'. Yet, despite being poorly armed, the OPMs military wing has been a constant thorn in the side of the Indonesian forces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The consequences of resistance to Indonesian rule are well documented. British-supplied Hawk jets have been used in bombing raids against Papuan highland villages. Papuans also allege that in 2006, British-supplied water cannons were filled with acid and used against peaceful protesters in the provincial capital of Jayapura. Dozens of people were blinded and badly burnt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia's interest in West Papua runs deep. The region is rich not only in natural beauty, but also natural resources. Freeport, the world's largest copper and gold mine, is located in the highland region. A joint venture between the British mining company Rio Tinto and the US giant Freeport McMoran, it provides Indonesia with revenues of $350bn a year. Papuans bitterly resent it, claiming none of the revenues are directed at solving any of their innumerable social and economic problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After the death of the Indonesian dictator Suharto in 1998, West Papua enjoyed a brief political respite. The Papuan Presidium Council (PDP) was launched, the OPM declared a ceasefire, and independence rallies and flag raisings were common. But the Indonesian military moved in. Thousands were rounded up and imprisoned, and many others disappeared. An escalation in events culminated in the assassination of the PDP chairman, Theys Eluay in November 2001. Yusak Pakage is one of the province's best known political prisoners. Recognised as a "Prisoner of Conscience" by Amnesty International, he is currently serving a ten-year sentence. Ill and now in hospital, he is a small figure with hunched shoulders who speaks vividly about his dream of freedom. "Every day I pray to God for freedom here in West Papua. Me and my people have only known suffering under Indonesian rule. We need the UK, the US and Australia to help us."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The British government continues formally to recognise Indonesia's territorial integrity. The Foreign Office favours implementation of autonomy laws that Indonesia introduced in 2001. Many Papuans believe that far from transferring power and money to their land, the autonomy process has actually made them poorer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benny Wenda is widely regarded as Papuans' leader in waiting. But he is a political refugee in Britain. "Our world has been turned upside down by the Indonesian occupation," he says. "We have been crying for help for over 40 years but our voice has never been heard". Back in the jungle, the actions of the ragged band of rebels may prove just as decisive as his words. "We will not wait another year for freedom to come," one rebel vowed. "We'd rather die trying to get our freedom than spend another year under Indonesian rule."&lt;br /&gt;For more information, go to www.forgottenbirdofparadise.net.&lt;br /&gt;http://www.independent.co.uk/news/world/australasia/bows-arrows-and-a-dream-of-liberation-1771884.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliansih Mahasiswa Papua (AMP) Internasional&lt;br /&gt;The Student Aliance of West Papua  in U.K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://h1.flashvortex.com/display.php?id=3_1247107618_38753_305_0_405_39_8_46" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-49227763515023999?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/49227763515023999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=49227763515023999' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/49227763515023999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/49227763515023999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/08/bows-arrows-and-dream-of-liberation.html' title='Bows, arrows and a dream of liberation'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeJe796XqI/AAAAAAAAAo4/dntCX9r22vo/s72-c/pg-24-new-guinea_233364t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8259200646717165229</id><published>2009-08-16T13:11:00.002+09:00</published><updated>2009-08-16T13:17:09.225+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>LETTER FROM INTERNATIONAL LAWYERS FOR WEST PAPUA TO PRESIDENT REPUBLIK OF INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeH7kDUFxI/AAAAAAAAAow/8bWsCwq7rNg/s1600-h/ILWPbannernew2blue.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 70px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeH7kDUFxI/AAAAAAAAAow/8bWsCwq7rNg/s320/ILWPbannernew2blue.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370410538022213394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;STATEMENTS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By ILWP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERNATIONAL LAWYER FOR WEST PAPUA&lt;br /&gt;http://www.ilwp.org/&lt;br /&gt;P.O. Box 656, Oxford, OX3 3AP England, U.K. Tel+441865728412&lt;br /&gt;secretariat@ilwp.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Susilo Bambang Yudoyono&lt;br /&gt;President&lt;br /&gt;Republic of Indonesia&lt;br /&gt;Presidential Palace&lt;br /&gt;Jl. Medan Merdeka Utara&lt;br /&gt;Jakarta Pusat 10010&lt;br /&gt;INDONESIA&lt;br /&gt;Tel: + 62 21 3845627 ext 1003&lt;br /&gt;Fax: + 62 21 231 41 38, 345 2685, 345 7782&lt;br /&gt;Email: presiden@ri.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STATEMENT: INTERNATIONAL LAWYERS FOR WEST PAPUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The International Lawyers for West Papua are deeply concerned at the arrests, detention and apparent torture of West Papuans by the Indonesian Government.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By its actions the Indonesian Government is once more violating international law, specifically the fundamental human rights guaranteed by international law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Article 19 of the International Covenant on Civil and Political Rights states that:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Everyone shall have the right to hold opinions without interference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Everyone shall have the right to freedom of expression; this right shall include freedom to seek, receive and impart information and ideas of all kinds, regardless of frontiers, either orally, in writing or in print, in the form of art, or through any other media of his choice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The exercise of the rights provided for in paragraph 2 of this article carries with it special duties and responsibilities. It may therefore be subject to certain restrictions, but these shall only be such as are provided by law and are necessary:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) For respect of the rights or reputations of others;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) For the protection of national security or of public order (order public), or of public health or morals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freedom of expression covers the right to voice support for&lt;br /&gt;organisations such as the International Lawyers for West Papua, which is dedicated to upholding the rule of international law through peaceful means. General Comment 10 emphasises that any restriction on the exercise of freedom of expression must be provided by law, must be&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“necessary,” and must not put the right itself in jeopardy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia acceded to the Covenant on Civil and Political Rights in February 2006 and is therefore legally bound to allow West Papuans to express their views peacefully.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Article 21 of the Covenant on Civil and Political Rights guarantees the right to peaceful assembly and therefore protects the right of West Papuans to demonstrate peacefully in support of their views. Indonesia&lt;br /&gt;is in breach of this obligation by arresting and detaining demonstrators.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freedom of expression and freedom of assembly are the basic freedoms of a democratic country. We are very concerned about the fifteen people on trial in Nabire and the three-year sentence imposed on Buchtar Tabuni for peaceful demonstrations.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We are also deeply concerned about the reports of torture of political prisoners. Torture is a crime against humanity and is prohibited by international law in all circumstances.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We therefore respectfully request the Indonesian Government to&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Release immediately all political prisoners;&lt;br /&gt;- Take immediate steps to ensure that all West Papuans are able to exercise their fundamental human rights under international law without reprisals, fear or threats;&lt;br /&gt;- Permit a credible international organisation to conduct an independent enquiry into the allegations of torture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There can be no peace in the world unless all states, including Indonesia, respect the inherent dignity of mankind and actively protect the fundamental human rights and freedoms guaranteed by international law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Charles Foster Barrister &amp; International Lawyers for West Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Melinda Janki International Human Rights Lawyer, Attorney-at-Law Guyana &amp; International Lawyers for West Papua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Nigel Hughes Attorney-at-law Guyana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Gino Persaud Attorney-at-law Guyana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secretariat&lt;br /&gt;International Lawyer for West Papua&lt;br /&gt;http://www.ilwp.org/&lt;br /&gt;==========================&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://h1.flashvortex.com/display.php?id=3_1247107618_38753_305_0_405_39_8_46" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8259200646717165229?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8259200646717165229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8259200646717165229' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8259200646717165229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8259200646717165229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/08/letter-from-international-lawyers-for.html' title='LETTER FROM INTERNATIONAL LAWYERS FOR WEST PAPUA TO PRESIDENT REPUBLIK OF INDONESIA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SoeH7kDUFxI/AAAAAAAAAow/8bWsCwq7rNg/s72-c/ILWPbannernew2blue.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-77910102248434586</id><published>2009-07-09T11:35:00.003+09:00</published><updated>2009-08-16T14:17:04.056+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA BARAT'/><title type='text'>Bintang Kejora Berkibar di 5 Tempat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SlVYxaAWOvI/AAAAAAAAAoo/NISjAw6YCcM/s1600-h/UTM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SlVYxaAWOvI/AAAAAAAAAoo/NISjAw6YCcM/s320/UTM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356284937644686066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kapolda: Itu Untuk Cari Perhatian Saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAYAPURA -cenderawasihpos. Meski Polda Papua telah melakukan antisipasi terhadap 1 Juli yang diklaim merupakan HUT Organisasi Papua Merdeka, ternyata Bendera Bintang Kejora yang merupakan simbol Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan telah berkibar di 5 tempat berbeda di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom.&lt;br /&gt;Setidaknya, Bendera Bintang Kejora dilaporkan telah ditancapkan di depan pagar SMPN 5 Keerom di Kampung Yanamaa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, sekitar pukul 03.00 WIT kemarin. Tidak jauh dari tempat tersebut, ditemukan juga Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di Kampung Workwama, Perkebunan Kelapa Sawit Pir 2 Arso, tepatnya di perbukitan dengan ketinggian sekitar 50 meter dari jalan utama. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain itu, dikabarkan juga, bendera bercorak cerah itu berkibar sekitar pukul 05.45 WIT di dua tempat terpisah di Sentani, Kabupaten Jayapura, yakni di atas sebuah gunung di belakang Koramil. Bendera di pasang badan salib. Sementara Bendera Bintang Kejora lainnya dikibarkan di ujung landasan Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, bendera milik OPM tersebut diduga juga telah dikibarkan di sebuah tempat di Waena, yakni di daerah perbatasan antara Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura.&lt;br /&gt;Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, 2 Bendera Bintang Kejora yang dilaporkan berkibar di Sentani diperkirakan telah dikibarkan sejak malam harinya dan baru diketahui pukul 06.00 WIT pagi hari, dan barang bukti berupa bendera tersebut khususnya di atas bukit langsung diamankan oleh pihak Koramil Sentani.&lt;br /&gt;Kapolres Jayapura, AKBP Mathius Fakhiri SIK, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya aksi pengibaran bendera pada dua titik tersebut.&lt;br /&gt;"Ya memang ada informasi yang kami dengar seperti itu adanya pengibaran bendera di Bandara Sentani dan di atas bukit di belakang Koramil Sentani," ungkapnya kepada Cenderawasih Pos disela-sela anjangsana di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren YPKP Sentani, Rabu, (1/7).&lt;br /&gt;Kata Kapolres, meski mengetahui ada informasi pengibaran bendera, namun barang bukti (BB) belum ditemukan. Untuk itu, penyidik akan mengkonfirmasikan ke pihak Koramil guna mengetahui secara pasti tentang permasalahan pengibaran Bintang Kejora itu.&lt;br /&gt;Termasuk siapa saja yang mengetahui akan persoalan itu diharapkan partisipasinya memberikan informasi, termauk barang bukti kepada penyidik. "Namun persoalan itu akan tetap ditindaklanjuti untuk mengetahui siapa sebenarnya pelaku dan dalang utama pengibaran Bintang Kejora tersebut," jelas Kapolres Fakhiri.&lt;br /&gt;Menanggapi adanya pengibaran Bendera Bintang Kejora ini, Ketua Dewan Adat Papua, Forkorus Yomboisembut menandaskan, bila dilihat dari pengalaman-pengalaman sebelumnya aksi pengibaran bendera itu bukan dilakukan oleh masyarakat adat Papua, tapi pihak lain yang dengan sengaja memanfaatkan situasi yang ada guna mengkambing hitamkan orang atau organisasi tertentu.&lt;br /&gt;Kedua, jika memang orang adat Papua yang mengibarkan, maka orang itu digunakan oleh para penguasa yang memiliki kuasa, uang dan fasilitas yang kemudian oknum itu menjadi agen provokasi.&lt;br /&gt;"Saya lihat ini bermuara bagaimana penguasa itu menjerat organisasi tertentu ke masalah hukum. Contohnya saja yang dulu ditemukan di kantor DAP ada senjata, padahal mana ada kami punya senjata?," tandas Forkorus di kediamannya, kemarin.&lt;br /&gt;Menurutnya, setelah organisasi tersebut dijerat hukum, maka langkah selanjutnya penguasa itu membersihkan orang tadi gunakan itu guna tidak diketahui siapa yang menjadi pelaku yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Ditegaskan, jika dilihat dari lokasi pengibarannya, yaitu di belakang Koramil di Sentani, sudah pasti itu adalah orang pintar bukan orang bodoh. Dan orang itu sudah pasti diiming-iming dengan janji.&lt;br /&gt;"Ya nyatakan bahwa pada dasarnya skenarionya sudah diatur sedemikin bagus untuk memojokan organisasi tertentu yang bertujuan memberikan efek jera," tukasnya lagi.&lt;br /&gt;Ia juga mempertanyakan bahwa kenapa selama ini jika pihak TNI yang menemukan dan menahan BB Bintang Kejora. Nah ini jelas suatu kejanggalan karena TNI tugasnya bertempur, dan kenapa itu tidak diserahkan ke Polisi yang punya kewenangan untuk melakukan penyidikan itu.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, setahu dirinya jika TPM menaikan Bintang Kejora, mereka tidak menaikan di belakang Kantor Koramil dan lainnya, tapi mengibarkan di markasnya atau tempat-tempat yang sudah dikhususkan. Dan itupun melalui prosesi penting, contohnya menyanyikan lagu kebangsaan.&lt;br /&gt;Terkait dengan itu, diharapkan kepada masyarakat Papua supaya tetap tenang, jangan terpengaruh dengan isu yang tidak bertanggungjawab, jangan ikut jadi agen profokasi, supaya tidak terlibat dalam kasus hukum, karena itu tidak ada untungnya.&lt;br /&gt;Sementara untuk Bendera Bintang Kejora yang berkibar di dua tempat di Kabupaten Keerom sempat diturunkan oleh anggota Polres Keerom setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, selanjutnya diamankan ke Mapolres Keerom bersama kayu sekitar 3 meter yang digunakan untuk menancapkan bendera tersebut. Diketahui, bendera tersebut diperkirakan berukuran 1 meter x 72 cm. Hingga kini pelaku pengibaran belum diketahui, diduga mereka langsung melarikan diri setelah mengibarkan bendera tersebut, seperti kejadian-kejadian sebelumnya.&lt;br /&gt;Kapolda Papua Irjen Pol Drs FX Bagus Ekodanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut. Hanya saja, Kapolda mengakui baru mendapatkan laporan pengibaran bendera bintang kejora tersebut di dua tempat di Keerom.&lt;br /&gt;"Sesuai laporan yang saya terima hanya di daerah Keerom saja, itupun sudah diantisipasi," kata Kapolda Bagus Ekodanto di Lapangan SPN Jayapura usai upacara HUT Bhayangkara ke-63, 1 Juli 2009 kemarin.&lt;br /&gt;Kapolda mengatakan informasi yang diperolehnya, bahwa pengibaran bendera Bintang Kejora itu ditempatkan di depan pagar sekolah SMPN 1 Keerom dan beberapa meter jalan arah bukit di Kampung Workwama, Keerom.&lt;br /&gt;Kapolda menilai pelaku yang mengibarkan merupakan masyarakat yang tidak puas, karena kesejahteraan atau hal lainnya sehingga melakukan hal tersebut. "Itu bentuk mencari perhatian saja," ungkap Kapolda.&lt;br /&gt;Yang jelas, tegas Kapolda Bagus Ekodanto, pelaku pengibaran Bendera Bintang Kejora tersebut, jelas melakuakn pelanggaran terhadap ketertiban umum. " Mereka melanggar ketertiban umum, maksudnya dalam arti kepentingan orang per orang, bukan kelompok. Yang pasti, dilakukan oleh orang perorang dan sampai saat ini belum ada yang mengaku bertanggungjawab," ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara itu ditanya kekuatan TPN/OPM di Papua? Kapolda mengakui belum tahu secara persis, namun yang jelas kelompok tersebut ada di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, perbatasan Papua New Guinie (PNG) namun relatif kecil jumlahnya.&lt;br /&gt;Kapolda menegaskan bahwa pada peringatan HUT Bhayangkara 1 Juli 2009 ini, jauh relatif aman di seluruh Papua, apalagi kesadaran masyarakat juga makin meningkat, karena mereka mengetahui bahwa pengibaran Bendera Bintang Kejora tersebut merupakan kepentingan orang-orang tertentu saja.&lt;br /&gt;Khusus di Tingginambut, Puncak Jaya, Kapolda mengungkapkan bahwa 3 hari lalu, sempat terjadi insiden penembakan terhadap iring-iringan masyarakat yang membawa bahan makanan lewat jalan dari dari Wamena-Mulia, namun namun tidak ada korban jiwa dan hanya mengenai kendaraan saja. "Tim saya dari Brimob juga sudah lidik di Tingginambut," ujarnya.&lt;br /&gt;Terkait dengan pengamanan Pemilu presiden yang sudah dekat, Kapolda menambahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Papua untuk mempersiapkan Pemilu lebih baik, sehingga pihaknya berharap pelaksanaan Pilpres lebih baik dari Pemilu legislatif beberapa bulan lalu. "Semoga tidak terjadi ( gangguan keamanan, red) dan kita terus lakukan upaya untuk mengantisipasinya," imbuhnya. (nls/bat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-77910102248434586?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/77910102248434586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=77910102248434586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/77910102248434586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/77910102248434586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/07/bintang-kejora-berkibar-di-5-tempat.html' title='Bintang Kejora Berkibar di 5 Tempat'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SlVYxaAWOvI/AAAAAAAAAoo/NISjAw6YCcM/s72-c/UTM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7839054789251402989</id><published>2009-07-04T19:18:00.002+09:00</published><updated>2009-07-04T19:21:14.225+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Kontak Senjata di Yapenwaropen, Satu OPM Ditangkap Polisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk8tBcuXVAI/AAAAAAAAAog/0yKdHmdV6Ik/s1600-h/papua+barat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk8tBcuXVAI/AAAAAAAAAog/0yKdHmdV6Ik/s320/papua+barat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354547984880587778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS— Pada Kamis (2/7), telah terjadi kontak senjata antara Polri dan anggota Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) di Yapen Waropen, Papua. Satu orang anggota TPN OPM terluka dan satu orang tertangkap oleh Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, kemarin ada kontak senjata di Yapen Waropen, Desa Poiway. Berhasil ditangkap satu anggota kelompoknya si Eric Manitori," ujar Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/7). Satu orang yang tertangkap itu bernama Natanael (27) yang beralamat di Korongbobi, Serui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama Natanael, Polri juga mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti itu berupa empat senjata laras panjang rakitan, satu pelontar granat rakit, sebuah pistol rakit, empat sangkur, satu badik, tujuh pisau tulang beracun, delapan amunisi SS1, LE dan moser masing-masing tiga butir, dua butir revolver, tiga buah bendera bintang kejora, 14 ikat kepala jimat warna merah, dan lima berwarna hitam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Polisi juga menyita tujuh seragam loreng OPM, bahan makanan sagu, 203 lembar kartu tanda anggota TPN OPM, dokumen rencana penyerangan bandara Kapeso, 17 busur dan 144 anak panah 144 serta sebilah bambu runcing. Ada juga 16 kalung jimat, sembilan kalung salib, lima batu jimat, lima taring babi, sebuah ransel militer, tujuh Al kitab, dan foto lima lembar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, anggota TPN OPM yang terluka dibawa kabur rekannya. Kapolri berencana menggelar operasi kepolisian untuk menciptakan kedamaian di wilayah tersebut. "Mudah-mudahan, insya Allah, ke depan kita akan gelar operasi kepolisian agar anggota kita dan masyarakat tenteram di sana," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7839054789251402989?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7839054789251402989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7839054789251402989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7839054789251402989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7839054789251402989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/07/kontak-senjata-di-yapenwaropen-satu-opm.html' title='Kontak Senjata di Yapenwaropen, Satu OPM Ditangkap Polisi'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk8tBcuXVAI/AAAAAAAAAog/0yKdHmdV6Ik/s72-c/papua+barat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7604816463446081332</id><published>2009-07-03T16:27:00.001+09:00</published><updated>2009-07-03T16:31:03.611+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRIMINAL'/><title type='text'>Polisi Indonesia Kembali Menewaskan Seorang Warga Sipil Papua di Enarotali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk2zd-TzrAI/AAAAAAAAAoU/aSG72FyAsag/s1600-h/image002.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk2zd-TzrAI/AAAAAAAAAoU/aSG72FyAsag/s320/image002.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354132859537042434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Enarotali, Aparat Kepolisian Indonesia kembali melakukan penembakan terhadap warga sipil Papua. Dari Enarotali Papua dilaporkan, polisi menembak mati seorang warga sipil bernama Mika Boma (40), Selasa (30/06) di Enarotali Papua. Sementara, 3 orang lainnya masih kritis. Mereka antara lain, Pentetius Boma (40) tertembak pada bahu sebelah kanan; Marthen Pigai (27) tertembak pada perut dan mengakibatkan usus kecil keluar; dan Simon Keiya (22) tertembak pada kaki kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengakuan seorang saksi, Mika ditembak dari belakang dari jarak 10 meter dari halaman Brimob Aikai di Enarotali Paniai. Saksi tersebut mengatakan, “Kami tidak mengerti mengapa brimob menembak kami dari kantor mereka. Padahal, ini soal keluarga dan biasanya juga kami bisa selesaikan. Ini aneh. Mereka main tembak saja”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekedar diketahui bahwa, minggu lalu tanggal 25 Juni 2009 polisi Indonesia menembak mati Willem Agapa (30) di depan pintu masuk rumahnya di kediamannya KPR Siriwini Kabupaten Nabire pukul 15.00 waktu Papua. Agapa dibunuh dengan cara disalibkan seperti Yesus dan ditembak dalam jarak sekitar 1,5 meter sehingga beberapa peluru bersarang dalam tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya lagi, militer Indonesia menembak mati Isak Psakor (16) warga Kampung Kibai, Arso Jayapura. Jadi, peristiwa-dan ditembak peristiwa ini terjadi hanya dalam satu pekan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai berita ini diturunkan, tiga korban lainnya masing-masing Pentetius Boma, Marthen Pigai dan Simon Keiya masih dirawat secara  intensif di RSUD Nabire.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7604816463446081332?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7604816463446081332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7604816463446081332' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7604816463446081332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7604816463446081332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/07/polisi-indonesia-kembali-menewaskan.html' title='Polisi Indonesia Kembali Menewaskan Seorang Warga Sipil Papua di Enarotali'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/Sk2zd-TzrAI/AAAAAAAAAoU/aSG72FyAsag/s72-c/image002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8656102073698258152</id><published>2009-05-30T12:51:00.003+09:00</published><updated>2009-05-30T13:01:11.506+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUPUTER'/><title type='text'>KAMI SIAP DESAIN WEBSITE DAN BLOG SESUAI KEINGINAN ANDA</title><content type='html'>BALAIWEB NUSANTARA JUAL DOMAIN + HOSTIMG&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCu6d6JL3I/AAAAAAAAAnY/VZdga3-XHMM/s1600-h/02042009417.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 237px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCu6d6JL3I/AAAAAAAAAnY/VZdga3-XHMM/s320/02042009417.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341461477545553778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OCEP- Anda telah berada di tempat yang tepat bila anda sorang pengusaha, instansi, organisasi, yayasan atau pemilik produk yang ingin mempunyai website sendiri (bukan gratisan) tapi tidak ingin boros mengeluarkan banyak dana, repot daftar domain, repot pilih tempat hosting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bikin website dot com, dot net .dot org .dot info .dot biz .dot us .name, dll memberikan layanan jasa pembuatan website all in one, mulai design, domain, hosting dan pemeliharaan. Anda dapat mempunyai website sendiri tanpa meninggalkan konsentrasi terhadap bisnis yang sedang anda jalankan. Anda serius? silakan mendaftar di wesite kami www.balaiweb.com dan buktikan bahwa kami memang berkelas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;BalaiWeb Nusantara adalah penyedia layanan web hosting, registrasi nama domain ( .com .net .org .info .biz .us .name, dll ) / domain provider untuk Indonesia, dan web desain serta web development. Memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik adalah salah satu alasan untuk anda kami tercipta. Kecepatan menyebarkan informasi tentang Jasa, Produk, Layanan Publik dan lainnya merupakan salah satu tolak ukur kami untuk keberhasilan bisnis individu atau perusahaan anda.&lt;br /&gt;BalaiWeb menggunakan server dengan teknologi masa kini, dilengkapi dengan control panel (cPanel versi terbaru) serta Fantastico, memudahkan anda dalam manajemen dan pembuatan website. Anda tidak perlu bingung, kami sediakan server dalam Negeri (Indonesia / IIX) dan Luar Negeri, semua server dapat di akses dari manapun secara cepat bilamana tersedia jaringan internet. Semaksimal mungkin kami kalkulasi dan berikan harga yang ekonomis dengan tidak mengurangi atau memberikan kualitas rendah. Melalui paket kami yang antara lain personal hosting, blog hosting, joomla hosting, web bisnis, web desain dan hosting dengan harga yang pantas dan terjangkau. &lt;br /&gt;Kami siapa mendesain website sesuai dengan Anda telah berada di tempat yang tepat bila anda seorang  pengusaha, instansi, organisasi, yayasan atau pemilik produk yang ingin mempunyai website sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Call/ sms +6285244963003/ +6281226948788 Atas Nama Yosep Gobai (desain website khusus PaPua)&lt;br /&gt;Call/sms (0274) 656-6326 Atas Nama mas Turino (dasain website khusus sejawa dan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8656102073698258152?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8656102073698258152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8656102073698258152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8656102073698258152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8656102073698258152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/kami-siap-desain-website-dan-blog.html' title='KAMI SIAP DESAIN WEBSITE DAN BLOG SESUAI KEINGINAN ANDA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCu6d6JL3I/AAAAAAAAAnY/VZdga3-XHMM/s72-c/02042009417.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4706470832879639158</id><published>2009-05-30T12:27:00.002+09:00</published><updated>2009-05-30T12:31:22.778+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUPUTER'/><title type='text'>Pendayagunaan Open Source Software - RDBMS &amp; MySQL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCoHCQcZXI/AAAAAAAAAnQ/Ts-scQ3f4OA/s1600-h/02042009417.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 237px; height: 178px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCoHCQcZXI/AAAAAAAAAnQ/Ts-scQ3f4OA/s320/02042009417.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341453996879799666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;OCEP&lt;/span&gt;. SQL (Structured Query Language) adalah bahasa query yang standard yang digunakan sebagai suatu bahasa sederhana dan dasar, yang memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan database, membaca, menulis, dan memperoleh informasi yang berguna dari database. Meskipun sifatnya non-procedural, lebih mudah bekerja dengan SQL daripada dengan kebanyakan bahasa pemrograman seperti PHP, PERL, Java dan lain-lain, namun kadangkala menyulitkan untuk beberapa kasus yang rumit bagi mereka yang baru mengenal SQL. Perintah atau statement SQL yang paling sederhana yang memungkinkan seorang user dapat menampilkan atau memperoleh data dari suatu tabel adalah perintah atau statement SELECT. Sesuai dengan namanya, dengan perintah SELECT seorang user dapat memilih data yang spesifik dari tabel untuk menampilkannya.&lt;br /&gt;SQL telah distandarisasi, dan versi saat ini mengacu pada SQL-92. Beberapa database yang mendukung SQL seharusnya menyesuaikan dengan standard SQL saat ini. Standarisasi SQL telah mejadikan SQL sebagai perangkat atau tool istimewa yang digunakan dalam pengembangan dan desain web. Sebagian besar program atau software untuk pengembangan aplikasi web, terutama Allaire's Cold Fusion dan Macromedia Dreamweaver Ultradev, mengandalkan pada SQL atau perintah-perintah SQL untuk menghubungkan dan memperoleh informasi dari database. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Flat file database adalah suatu database yang didesain menyertakan suatu tabel tunggal. Flat file database meletakkan seluruh data kedalam tabel tunggal, atau daftar, dengan kolom-kolom yang merepresentasikan seluruh parameter. Sebuah flat file bisa terdiri dari banyak kolom, seringkali dengan duplikasi data yang cenderung menyebabkan kerusakan data (data corruption). Jika Anda memutuskan untuk menggabungkan data diantara dua flat file, maka Anda harus melakukan copy dan paste informasi yang relevan dari satu file ke file yang lainnya. Disini tidak ada otomatisasi diantara dua flat file. Jika Anda memiliki dua atau lebih flat file yang berisi data alamat klien, sebagai contoh, klien telah berpindah alamat, maka Anda harus merubah secara manual alamat klien tersebut yang ada dalam setiap flat file. Perubahan informasi dalam satu file tidak memiliki sangkut paut dengan file lainnya. Flat file menawarkan fungsionalitas untuk menyimpan informasi, memanipulasi kolom-kolom, mencetak dan menampilkan informasi yang terformat, pertukaran informasi dengan orang lain melalui email dan melalui internet. Beberapa flat file bisa dikerjakan pada file-file eksternal, seperti text editor, agar memperluas fungsionalitas dan mengatur informasi yang berhubungan.&lt;br /&gt;MySQL merupakan Database Management System SQL open source yang paling populer, yang dikembangkan, didistribusikan, dan didukung oleh MySQL AB. MySQL AB adalah sebuah perusahaan komersial, yang didirikan oleh para pengembang MySQL. MySQL AB adalah perusahaan open source generasi kedua yang menyatukan nilai-nilai dan metodologi open source dengan suatu model bisnis yang sukses.&lt;br /&gt;1. MySQL adalah relational database management system&lt;br /&gt;2. Software MySQL adalah open source&lt;br /&gt;3. Database server MySQL sangat cepat, reliable, dan mudah digunakan&lt;br /&gt;4. Database server cMySQL bekerja dalam client/server atau embedded system &lt;br /&gt;MySQL mendukung entry-level SQL-92. Entry-level berisi serangkaian keistimewaan-keistimewaan yang mendefinisikan dasar-dasar pemenuhan SQL-92. Oracle menyesuaikan dengan SQL-89, yang mana adalah suatu sub-set dari tipe SQL-92 dengan tambahan tipe-tipe spesifik. Beberapa tipe SQL-92 dipetakan kedalam tipe-tipe oracle. PostgreSQL menggunakan suatu sub-set dari bahasa SQL92-99 yang diperluas dan bahasa SQL 3. Sintak tipe-tipe data SQL-92 dipetakan langsung kedalam tipe asli postgreSQL.&lt;br /&gt;Program-program klien MySQL dapat dipanggil atau dijalankan dari command-line, seperti dari sebuah console prompt Windows, atau dari sebuah UNIX prompt shell. Ketika Anda menjalankan suatu program klien, Anda dapat menentukan opsi-opsi untuk mengontrol tindak tanduk dari program klien. Beberapa opsi menjelaskan kepada program klien tentang bagaimana menghubungi server MySQL. Beberapa opsi lainnya menjelaskan kepada program klien aksi yang manakah yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4706470832879639158?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4706470832879639158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4706470832879639158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4706470832879639158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4706470832879639158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/pendayagunaan-open-source-software.html' title='Pendayagunaan Open Source Software - RDBMS &amp; MySQL'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCoHCQcZXI/AAAAAAAAAnQ/Ts-scQ3f4OA/s72-c/02042009417.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3853352384694683137</id><published>2009-05-30T11:49:00.003+09:00</published><updated>2009-05-30T11:57:26.868+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUPUTER'/><title type='text'>Cara Desain Website dan cara mengelolah website</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCgS-KDSZI/AAAAAAAAAnI/xsTcD69Xn8M/s1600-h/02042009417.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 237px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCgS-KDSZI/AAAAAAAAAnI/xsTcD69Xn8M/s320/02042009417.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341445405844654482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Ocep&lt;/span&gt;. Setelah Anda selesai mendesain dan meng-upload file bukan berarti tugas kita sudah selesai. Apa artinya kita punya website tapi tidak ada orang yang tahu.Supaya website kita dikenal orang ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Daftarkan ke search engine&lt;br /&gt;Search engine banyak digunakan orang untuk mendapatkan alamat suatu situs berdasarkan keyword yang mereka masukkan. Di internet sekarang ini terdapat ratusan bahkan ribuan seach engine mulai dari yang ecek-ecek sampai yang besar, yang dikelola secara profesional. Anda tidak harus mendaftar web Anda ke semua search engine tersebut, tapi daftarkan saja ke beberapa searach engine yang terkenal yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Untuk pendaftarannya terdapat perbedaan antara satu search engine dengan search engine lainnya. Yang pertama, pada saat Anda mendaftar pada suatu search engine Anda harus memasukkan keyword dan deskripsi singkat tentang web site Anda. Contohnya Search Indonesia, Catcha, dll. Yang kedua, pada saat&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendaftar Anda cukup menunjukkan URL website Anda. Setelah itu search engine tersebut akan "menjelajah" ke web Anda dan mencari keyword dan deskripsi yang terletak pada meta tag halaman web Anda. Untuk itu sebelum upload, pastikan bahwa Anda telah menuliskan meta tag tersebut dengan benar. (Jika Anda belum tahu tentang meta tag, lihat pada source code HTML pada halaman utama web site ini, filenya bernama index.shtml)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Ikut Banner Exchange&lt;br /&gt;Ini cara lain untuk mengenalkan web kita. Dengan mengikuti pertukaran banner maka Anda diwajibkan untuk menampilkan banner orang lain (yang menjadi anggota) pada situs Anda. Dan sebaliknya banner Anda pun akan ditampilkan pada situs lain. Ukuran banner yang digunakan biasanya 468 x 60 pixel. Untuk membuat banner Anda dapat menggunakan Adobe PhotoShop, dan untuk membuat animasinya Anda dapat menggunakan Ulead Gif Animator. (by watage)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3853352384694683137?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3853352384694683137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3853352384694683137' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3853352384694683137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3853352384694683137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/cara-desain-website-dan-cara-mengelolah.html' title='Cara Desain Website dan cara mengelolah website'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SiCgS-KDSZI/AAAAAAAAAnI/xsTcD69Xn8M/s72-c/02042009417.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5734340116231115708</id><published>2009-05-06T12:55:00.002+09:00</published><updated>2009-05-06T13:00:24.241+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Man died after being shot by Jayapura police</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgEK8LivuKI/AAAAAAAAAnA/NHnNl4_UGwQ/s1600-h/0929584p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgEK8LivuKI/AAAAAAAAAnA/NHnNl4_UGwQ/s320/0929584p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332555462790330530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gus Ohee, a resident of Harapan village, Jayapura regency, Papua, who was shot by local police during an attempted arrest, died in Sentani hospital on Wednesday morning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus was reportedly shot at around 5 a.m. local time (3 a.m Jakarta time) on Wednesday and was taken to the hospital, where he was pronounced dead at around 6 a.m..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jayapura Police chief Adj. Sr. Comr. Mathius Fakhiri told Antara news agency said the incident occurred when local police attempted to arrest a local resident Salmon Ohee, who was drunk and was blocking a main road.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus, who was trying to stop the police officers, attacked one of the officer with a bayonet blade. An officer later fired a shot at his leg.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Following the incident, local residents are still blocking the road, which is the only access to Sentani Airport, with stones and logs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hundreds of passengers missed their flight, after failing to go through the blockade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the time of writing, local police are still making persuasion efforts to open the blockade. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5734340116231115708?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5734340116231115708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5734340116231115708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5734340116231115708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5734340116231115708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/man-died-after-being-shot-by-jayapura.html' title='Man died after being shot by Jayapura police'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgEK8LivuKI/AAAAAAAAAnA/NHnNl4_UGwQ/s72-c/0929584p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5273394113287187874</id><published>2009-05-05T21:42:00.002+09:00</published><updated>2009-05-05T21:45:42.669+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Bintang Kejora Berkibar Lagi di Papua</title><content type='html'>Bendera separatis itu dikibarkan di atas pohon. "Baru sore hari diketahui."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgA0xcr0y-I/AAAAAAAAAm4/aNURhQ2C730/s1600-h/59997_bendera_papua_merdeka_thumb_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgA0xcr0y-I/AAAAAAAAAm4/aNURhQ2C730/s320/59997_bendera_papua_merdeka_thumb_300_225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332319982924909538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Separatisme masih mengancam Papua. Indikasinya, bendera bintang kejora yang merupakan lambang organisasi Papua Merdeka (OPM) berkibar di Desa Wana Kombi, Kabupaten Yapen Waropen, Serui Papua, Senin 4 Mei 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Bagus Ekodanto mengatakan bendera separatis itu dikibarkan di atas pohon. "Baru sore hari diketahui setelah warga melapor," kata Kapolda, Selasa 5 Mei 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan dia, belum diketahui kelompok mana yang mengibarkan bendera tersebut. Polisi sedang menyelidiki pelaku pengibaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Yapen Waropen, Ajun Komisaris Besar Iwan Setiawan mengatakan polisi telah menyita bendera. Polisi juga sedang memburu para pelaku pengibaran bintang kejora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jarak antara kampung Wana Kombi tempat &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak antara kampung Wana Kombi tempat pengibaran bendera dengan markas polres ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dengan kapal dan 1,5 jam jalur darat," kata dia ketika dihubungi Selasa siang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Pengadilan Negeri Fakfak menjatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara kepada para tersangka kasus makar dan pengibaran bendera Bintang Kejora di Gedung Papera Jalan Kartini Fakfak, pada 19 Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para terdakwa yakni  Viktor Tuturop, Benediktus Tuturop, Telis Piahar, dan Tomas Nimbitkkendik dijerat dengan pasal makar yakni Pasal 106, Jo Pasal 107, dan Jo Pasal 110 KUHP.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5273394113287187874?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5273394113287187874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5273394113287187874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5273394113287187874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5273394113287187874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/bintang-kejora-berkibar-lagi-di-papua.html' title='Bintang Kejora Berkibar Lagi di Papua'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgA0xcr0y-I/AAAAAAAAAm4/aNURhQ2C730/s72-c/59997_bendera_papua_merdeka_thumb_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7653460716428191554</id><published>2009-05-05T20:04:00.002+09:00</published><updated>2009-05-05T20:14:20.814+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Gubernur: Integrasi Papua ke NKRI Sudah Final</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgAfNVqpXGI/AAAAAAAAAmw/G7lKN9Wd7aU/s1600-h/lintas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgAfNVqpXGI/AAAAAAAAAmw/G7lKN9Wd7aU/s320/lintas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332296272821443682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;WAMENA -Puncak peringatan kembalinya Papua ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilaksanakan di Monumen Pepera Wamena, Jumat (1/5) dan dihadiri Muspida di lingkungan Pemkab Jayawijaya, veteran, TNI/Polri, Tomas, Todat, Toga, organisasi pemuda dan mahasiswa.&lt;br /&gt;Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu, SH dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Jayawijaya, Gad P Tabuni mengatakan, peringatan hari kembalinya Papua ke pangkuan NKRI mempunyai arti penting khususnya bagi pendidikan politik dan perluasan bagi bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Peringatan tersebut telah terjadi peristiwa sejarah penting bagi rakyat Papua yaitu proses integrasi Papua ke dalam pangkuan NKRI melalui cara dan prosedur yang sah dan demokrasitis serta sudah diterima oleh masyarakat internasional.&lt;br /&gt;Dikatakan, sehubungan dengan peringatan ini adalah sangat penting bahwa perlu melihat kembali segala pembangunan yang telah dilaksanakan sejak integrasi itu. "Dengan segala keterbatasan, kita telah melangkah maju mengukir segala hasil pembangunan hingga sampai era pembangunan yang harus dilaksanakan dalam kerangka UU Otsus,"tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meski Otsus sudah ada, tapi masih banyak masyarakat Papua yang miskin dan tidak dapat menolong dirinya sendiri di atas harta kekayaan mereka sendiri, oleh karena itu, di era kepeminpinannya, ada berbagai konsep besar yang telah digariskan untuk dilaksanakan yaitu dengan Respek yang sudah memasuki tahun ketiga.&lt;br /&gt;Selaku Gubernur, pihaknya mengajak semua komponen masyarakat di Tanah Papua untuk menghilangkan perbedaan persepsi tentang persoalan intergrasi Papua ke dalam NKRI karena keberadaan Papua dalam wadah NKRI sudah final sesuai revolusi PBB No 2504 yang menyatakan Irian Barat (Papua) merupakan bagian integral dari NKRI.&lt;br /&gt;Peringatan Kembali Papua ke NKRI juga diperingatai di merauke dalam bentuk upacara dengan inspektur upacara Wakil Bupati Merauke Drs Waryoto, M.Si.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Wabup Waryoto lebih banyak menjelaskan sejarah bagaimana Papua bisa bergabung kembali ke pangkuan NKRI. Yang menurutnya, pada tahun1945, beberapa tokoh pergerakan dari Jawa diasingkan oleh Belanda ke Irian Barat dan mereka berhasil melarikan diri ke Australia dan Pemerintah Australia mengembalikan mereka ke Indonesia karena adanya kesepakatan antara Australia dan Belanda sehingga mereka memanfaatkan kesepakatan tersebut untuk membentuk organisasi anti Belanda yang disebut organisasi Bawah Tanah ikut Republik Indonesia anti Nederland. &lt;br /&gt; SUMBER CENDERAWASIHPOS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7653460716428191554?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7653460716428191554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7653460716428191554' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7653460716428191554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7653460716428191554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/wamena-puncak-peringatan-kembalinya.html' title='Gubernur: Integrasi Papua ke NKRI Sudah Final'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SgAfNVqpXGI/AAAAAAAAAmw/G7lKN9Wd7aU/s72-c/lintas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-979345237742853733</id><published>2009-05-01T17:17:00.003+09:00</published><updated>2009-05-01T17:25:26.162+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA BARAT'/><title type='text'>International Lowyers For West Papua (ILWP)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqxKrGfmrI/AAAAAAAAAmo/0LJoW5vPxs8/s1600-h/ILWPbannernew2blue.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 70px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqxKrGfmrI/AAAAAAAAAmo/0LJoW5vPxs8/s320/ILWPbannernew2blue.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330767905873173170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;WEST PAPUA (previously named Netherlands New Guinea by the Dutch and Irian Jaya by Indonesia) is the western half of the island of New Guinea, bordering the independent nation of Papua New Guinea. West Papua has been illegally occupied by the Indonesian military since it was handed over, against the will of the indigenous population, by the Netherlands to Indonesia in 1963.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For the past 45 years, successive Indonesian regimes have used extreme violence against the people of West Papua as the only possible way of terrorising them into submitting to rule by Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since 1963, at least 100,000 West Papuans have died at the hands of the Indonesian occupying forces, representing approximately 10% of the population. Countless others have been tortured, raped, intimidated and imprisoned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As was revealed earlier this year (2008) by the UN Special Rapporteur on Torture, Dr Manfred Nowak, the Indonesian security forces are continuing to commit gross human rights abuses in West Papua to this day. In his report, Dr Nowak found that “torture and other forms of inhuman &amp; degrading treatment or punishment of prisoners is widespread”. (1) He particularly condemned so-called “sweeping operations”, purportedly to counter the West Papuan independence movement, in which Indonesian Special Forces and para-military police kill and torture West Papuan civilians,&lt;br /&gt;destroy crops and burn homes and churches, forcing hundreds of men, women &amp; children to flee into the jungle to save their lives.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;In 1970 the indigenous Melanesian populations of West Papua and PNG were equal at one million each. 40 years on there are now 6 million Melanesians in PNG but only a million and a half on the other side of the border in West Papua. During this same period, Indonesia’s trans-migration programme has brought in approximately one million Indonesian migrants to West Papua. It is estimated that within the next few years, indigenous Papuans will become a minority in their own land. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In terms of natural resources (gold, copper, nickel, natural gas, timber etc.), West Papua is one of the richest&lt;br /&gt;territories claimed by Indonesia, but in every measure of poverty and depravation (child mortality, education etc) it is one of the poorest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since 2000, the OPM (Free Papua Movement) has been committed to pursuing independence for West Papua through purely peaceful, democratic means. The Indonesian Government has however responded to this commitment with yet more violence against the West Papuans and an ever increasing military, police and intelligence presence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These are the key steps towards peace with justice for West Papua:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(i) SELF-DETERMINATION: The root cause of the conflict is the denial of the West Papuans’ right to self-determination,&lt;br /&gt;a right which was recognised by the international community throughout the 1950’s and ‘60’s. However, with the&lt;br /&gt;help of General Suharto’s Western allies (in particular the USA, UK &amp; Australia), Indonesia staged a sham referendum in 1969.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cruelly called the “Act of Free Choice”, the Indonesian military hand-picked 1,026 Papuan elders to ‘represent’ a then population of 800,000, and forced them at gun-point to vote for Indonesia. Suharto and the West knew full well that if they had allowed the Papuans ‘one person-one vote’, as is required under international law, they would have voted overwhelmingly for independence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In a landmark breakthrough after over 30 years of silence on the matter, the UK Government formally admitted in 2004 that in the 1969 ‘Act of Free Choice’, “1,000 handpicked representatives … were largely coerced into declaring for inclusion in Indonesia”. (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;West Papuans are therefore calling for a new UN-monitored independence referendum, in the same way as the East Timorese were allowed to vote in a free and fair, one person-one vote referendum in 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ii) DIALOGUE: The West Papuans are calling on the Indonesian Government to enter into internationally-mediated dialogue, without pre-conditions, with genuinely representative West Papuan leaders. Indonesia has to date refused. Western governments claim the conflict is an “internal matter” and thus currently refuse to offer to mediate dialogue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(iii) ACCESS: The Indonesian Government severely restricts access to West Papua for foreign journalists and international human rights observers, including Amnesty International.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(iv) DE-MILITARISATION: As a first step towards peace, West Papuans are calling on the Indonesian Government to halt all planned increases of its military (TNI) presence in West Papua and immediately withdraw the TNI, para-military Police (Brimob) and intelligence agents (BIN) to barracks. This would be a hugely important first step to reducing the currently highly charged and tense situation in West Papua. As Ms Hina Jilani, UN Special Representative on Human Rights Defenders, said on 28 January 2008 “A climate of fear undeniably prevails in West Papua”. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Very recently (16 June 2008), the UK Government admitted “We are aware of reports of increased military presence in Papua, particularly along the border shared with Papua New Guinea”. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(v) FREEDOM of EXPRESSION: West Papuans are calling on the Indonesian Government to allow them to exercise their rights to Freedom of Expression, Association &amp; Assembly, particularly in relation to peaceful demonstrations in favour of self-determination &amp; independence for West Papua (including peaceful raisings of the Morning Star flag), and immediately &amp; unconditionally release all West Papuan political prisoners. Indonesia is currently in breach of its obligations under the International Covenant on Civil &amp; Political Rights which it signed in 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By way of example, two West Papuan independence activists, Filep Karma and Yusak Pakage, were sentenced in 2005 to 15 and 10 years imprisonment respectively for peacefully raising the Morning Star flag on 1st December 2004. Amnesty International has recognised them as Prisoners of Conscience and is campaigning for their immediate and unconditional release, together with all other Papuan political prisoners. (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(vi) DEMOCRACY: West Papuans are calling on the Indonesian Government to allow any Papuan in favour of self-determination / independence the freedom to pursue these aims via the democratic process. (At present any type of “Free West Papua Party” is illegal under Indonesian law.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(vii) NATURAL RESOURCES &amp; ENVIRONMENTAL JUSTICE: West Papua is blessed/cursed with abundant natural resources; gold, copper, nickel, natural gas, timber etc. With the help of Western multi-nationals such as BP&lt;br /&gt;&amp; Rio Tinto, Indonesia &amp; the West are making vast profits at the expense of the West Papuan people and their&lt;br /&gt;natural environment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many observers believe that Western governments' reluctance to condemn human rights abuses committed by the Indonesian military in West Papua is to avoid damaging their economic interests with Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;West Papua is almost entirely covered with virgin tropical rainforest, second only in size to the Amazon. It is therefore a key target for logging and clearance for palm oil production, one of the key ingredients for biofuels. This is made possible through widespread corruption involving the Indonesian military. West Papuans who object to natural resource exploitation are counted as “separatists” and “enemies of the state” and are threatened, tortured and killed by the Indonesian security forces. (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(viii) ARMS SALES TO INDONESIA: Western countries continue to sell arms to Indonesia despite overwhelming evidence that the Indonesian military uses such weapons to oppress civilian populations, including in West Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For example, in 2005, British-made Tactica armoured personnel carriers fitted with water-cannons were deployed against unarmed West Papuan demonstrators in Jayapura, the capital of West Papua. The Indonesian Police mixed acid with the water, leaving many Papuans permanently blinded. (8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CONCLUSION: Throughout the 45 year long Indonesian occupation, Western governments have turned a blind eye to Indonesian atrocities and oppression in West Papua to protect their economic and geo-political interests in Indonesia. But as the East Timor &amp; Anti-Apartheid cases so powerfully illustrate, concerted parliamentary, religious and grass roots pressure can eventually persuade Western governments to put their peoples’ core values of justice, freedom, democracy and the rule of international law before narrow national self-interest. This is what the West Papuans so urgently need – now, before it is too late.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Richard Samuelson&lt;br /&gt;Co-director, Free West Papua Campaign, Oxford, UK.&lt;br /&gt;NOTES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Report of the Special Rapporteur on torture and other cruel, inhuman or degrading treatment or punishment, Manfred Nowak: MISSION TO INDONESIA 7 March 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mr Nowak found that torture and other forms of inhuman &amp; degrading treatment or punishment of prisoners is widespread and "At some police stations, e.g. in … Polres Wamena [West Papua] …, severe beatings were ongoing as the Special Rapporteur conducted his visit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Special Rapportuer also particularly highlighted "the use of excessive force by [Indonesian] security forces"... "in particular in Papua" and called on the Government of Indonesia to "take all steps necessary to stop the use of excessive violence during police and military operations, above all in conflict areas such as Papua …". http://www2.ohchr.org/english/bodies/hrcouncil/docs/7session/A.HRC.7.3.Add.7AEV.doc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) See: West Papua: Genocide, Demographic Change, the Issue of 'Intent', and the Australia-Indonesia Security Treaty by Dr. Jim Elmslie, University of Sydney, West Papua Project.(2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) “He [The Rt Revd Richard Harries, Bishop of Oxford] is right to say that [in the 1969 Act of Free Choice] there were 1,000 handpicked representatives and that they were largely coerced into declaring for inclusion in Indonesia” Baroness Symons (Foreign Office Minister) speaking in the House of Lords, 13th December 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Report of the Special Representative of the Secretary-General Ms Hina Jilani on the situation of Human Rights Defenders on her visit to Indonesia (5-12 June 2007) 28 January 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Letter from Catherine Seaton, SE Asia &amp; Pacific Group, Foreign &amp; Commonwealth Office, London, to Richard Samuelson, Co-Director, Free West Papua Campaign (UK), 16 June 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) See Amnesty International UK Action on Filep Karma &amp; Yusak Pakage:&lt;br /&gt;http://www.amnesty.org.uk/actions_details.asp?ActionID=204&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) See: The Last Frontier - Illegal Logging in Papua Report by the Environmental Investigation Agency &amp; Telepak&lt;br /&gt;http://www.eia-international.org/files/reports93-1.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8) Indonesia deploys British arms against protesters: The Observer (UK) 27 November 2005 http://www.guardian.co.uk/world/2005/nov/27/indonesia.armstrade &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-979345237742853733?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/979345237742853733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=979345237742853733' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/979345237742853733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/979345237742853733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/international-lowyers-for-west-papua.html' title='International Lowyers For West Papua (ILWP)'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqxKrGfmrI/AAAAAAAAAmo/0LJoW5vPxs8/s72-c/ILWPbannernew2blue.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4463155055840692129</id><published>2009-05-01T16:58:00.003+09:00</published><updated>2009-05-01T17:04:30.012+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Danyon 751/BS Dicopot</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqsjLEZ1yI/AAAAAAAAAmg/IdwR0WieWao/s1600-h/tni-ad.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqsjLEZ1yI/AAAAAAAAAmg/IdwR0WieWao/s320/tni-ad.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330762829213062946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SENTANI(PAPOS) -Tindakan prajurit kompi E Batalyon Infantri Yonif 751/BS, yang mengamuk di markas mereka di kawasan Jalan Raya Kemiri Sentani, Rabu (29/4) lalu, mendapat perhatian serius dari markas TNI AD di Jakarta. Tak tanggung-tanggung Kepala Staf TNI-AD Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, tiba di Jayapura, Kamis (30/4) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kunjungan mendadak itu, Jenderal berbintang empat itu langsung mencopot tiga jabatan penting di markas militer tersebut. Mereka adalah, Letkol Inf Lambok Sihotang (Danyon), Kolonel Inf Raimon Fower Simanjuntak (Wandayon) dan Lettu Inf Marudud Simbolong (Pasi Intel), dari jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustadi dalam kunjuganya kerjanya mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah pemeriksaan atas kasus ini baik unsur pimpinan maupun anggota, selain konsolidasi internal, memperbaiki kerusakan, dan menjawab tuntutan prajurit disesuiakan dengan kemampuan. Sementara menurut Kasad, keluhan lain seperti Koporlap yang sedang dalam perjalanan dilaut, penyediaan perumahan tentunya  disesuaikan dengan kebutuhan anggaran. “Kami akan melengkapi semua kebutuhan prajurit, tetapi akan sesuaikan dengan dana yang ada,” ujarnya.      &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara, tegas Kasad, hingga kini belum ada tersangka dalam kasus tersebut. Dihadapan wartawan dari berbagai media baik cetak maupun elektronik, Kasad yang didampingi Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI A.Y Nasution menegaskan dalam kasus tersebut tidak ada korban seperti yang diberitakan sejumlah media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mohon wartawan jangan menambah-nambahin berita yang tidak benar termasuk dengan pemberitaan yang menyebutkan anggota membongkar gudang senjata," tegas Kasad seraya mengaku pemberitaan yang ditambah itu membuat masyarakat bertambah resah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasad yang tiba di Jayapura dengan menggunakan pesawat komersial (GIA) itu mengaku, sebelumnya di ruang VIP Bandara Sentani telah mendapat penjelasan dari Pangdam XVII/Trikora Mayjen TNI A.Y Nasution. Jenderal Agustadi tiba di Jayapura sekitar pukul 09.30 WIT dan disambut oleh AY Nasution dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Riadi Koni. Namun, pertemuan Pangdam dengan Kasad itu berlangsung tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai masukan yang disampaikan prajurit itu, aku Kasad, tidak dapat langsung terpenuhi karena keterbatasan dana yang diterima, namun diupayakan secara bertahap. Sementara itu,  tentang keinginan ditingkatkannya pendapatan prajurit, dengan tegas Kasad mengatakan itu tergantung kebijakan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Khusus untuk prajurit yang bertugas di Papua, pemerintah sudah menambah dengan memberi tunjangan kemahalan,” tegas Kasad seraya menambahkan bahwa dirinya juga pernah menikmati saat bertugas di Papua sebagai Kasdam XVII Trikora saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar diketahui, setelah melakukan tatap muka dengan prajurit Yonif 751/BS, Kasad langsung terbang mengunakan helly copter dari Sentani menuju Kompi E yang bertugas di Kerom untuk melihat secara langsung prajurit dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANGLIMA MINTA MAAF&lt;br /&gt;Sementara di Jakarta, panglima TNI Jendral Djoko Santoso meminta maaf kepada masyarakat dan media massa yang terganggu akibat insiden di markas Bataliyon Infanteri (Yonif) 751/Berdiri Sendiri, Sentani Senin (29/4) lalu. "Kondisi disana sudah terkendali. Saya menyesalkan kejadian itu dan meminta maaf kepada masyarakat di Sentani yang terganggu kenyamanannya dan rekan-rekan media massa yang terusik keamanannya," kata Panglima usai menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis (30/4) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4463155055840692129?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4463155055840692129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4463155055840692129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4463155055840692129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4463155055840692129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/05/danyon-751bs-dicopot.html' title='Danyon 751/BS Dicopot'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SfqsjLEZ1yI/AAAAAAAAAmg/IdwR0WieWao/s72-c/tni-ad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-2063018765393075883</id><published>2009-03-31T14:47:00.003+09:00</published><updated>2009-03-31T15:43:19.110+09:00</updated><title type='text'>Ingat! Pemilu Pilih ‘Dimi-Mana’  bukan ‘Puya-Mana’</title><content type='html'>Dimi-mana (bhs-Mee) dimi artinya pikiran, karakter, akal budi dan kebijaksanaan. Sedangkan, “mana” artinya tutur kata, bahasa, dan bunyi. Lalu, “puya mana” artinya bohong, tipu daya, tidak benar, keliru, tidak jelas.  Jadi, pilih, dimi-mana bukan puya mana artinya contreng atau centang orang-orang yang memiliki pikiran, karakter, akal budi, kebijaksanaan dan hati yang baik serta memiliki keberanian untuk menyampaikan aspirasi rakyat melalui “mana”. Pesan, filosofis ini lebih jauh lagi adalah bahwa ia tidak memandang partai politik, asal suku, gunung/ pantai, perbedaan agama, putra daerah atau pendatang, sistem kekerabatan atau kekeluargaan, tanpa bayar suara (money politic), intinya bahwa pilih calon legislatif (caleg) yang benar-benar punya hati (kegepa pukika) untuk membangun daerah ini.&lt;br /&gt;Pesta demokrasi tinggal hitung hari. Kurang lebih 17 hari lagi. Satu hari (tanggal 9 April) menentukan masa depan kabupaten ini kedepan selama 5 (lima) tahun. Bahkan, bukan satu hari tapi satu detik sangat berarti bagi kemajuan bangsa dan negara ini, terutama Kabupaten Nabire. Tanggal 9 April adalah hari penentuan, sebagai awal kemenangan dan kekalahan bagi para caleg. Menurut hemat saya, bagi para caleg yang tidak dipilih sebagai wakil rakyat, hari itu mungkin akan menjadi “awal menangung beban berat hidup” bagi kehidupan keluarga dan masa depannya. Mengapa? Karena pertama, semua/ sebagian sumber  daya yang dimilikinya telah dijual atau disewakan. Kedua, membayar utang politik. Ketiga, rugi waktu, tenaga pikiran dan uang. Keempat, awal konflik sosial dalam hubungan keluarga karena tidak memberikan atau mendapatkan dukungan suara. Kelima, konflik internal partai, karena tidak adil dalam mendapat dukungan.  Dan sebagainya dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sadar atau tidak sadar, demokrasi tanpa pemilihan umum bukanlah demokrasi hakiki. Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Anggota Legislatif DPR, DPRD Provinsi DPRD kabupaten dan Kota serta DPD pada pasal 1 disebutkan pemilihan umum disebut pemilu, adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dilaksanakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia, jujur dan adil. Jadi lewat pemilulah kedaulatan rakyat dilahirkan dan melalui pemilu rakyat dapat menentukan pilihannya secara bebas.&lt;br /&gt;Selain itu, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu. Maka, semua pihak yang terlibat harus menjalankan tugasnya sesuai dengan yang diamanahkan. Misalnya, KPU harus mampu menciptakan pemilu yang berkualitas dan sukses. Bawaslu/ Panwaslu dapat mengawasi pemilu ini lewat pengawasannya yang independen tanpa memihak siapa-siapa. TNI/ Polri dapat menciptakan suasana yang aman dan penuh kondusif.  Peserta pemilu partai politik maupun calon legislator bisa duduk dengan elegan proporsional dan prefesional. Dan yang paling penting adalah peran  masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya. &lt;br /&gt;Sosialisasi melalui poster, stiker dan baleho yang memuat wajah-wajah para caleg telah, sedang dan akan terpasang di berbagai sudut kota Nabire dengan pesan-pesan singkat yang begitu menggoda. Sehingga, disini rakyat diminta untuk memahami, melihat dan menentukan siapa yang benar-benar berbicara untuk membangun kabupaten ini. Disisi lain, poster, stiker dan baleho ini menjadi malapetaka bagi pengguna jalan raya, dimana wajah kota menjadi berubah, misalnya tanda-tanda rambu lalulintas menjadi tidak terlihat, lampu traficlight tertutup, sehingga bisa menimbulkan korban jiwa. Untuk, itu panwas pemilu perlu memperhatikan hal-hal ini. &lt;br /&gt;Cara-cara seperti ini memang merupakan trend baru didunia perpolitikan kita setelah diberlakukannya pemilihan langsung (pilkada) yang tidak kita jumpai dalam pemilu-pemilu yang lalu. Tetapi yang perlu diketahui oleh rakyat adalah pemilu bukanlah memilih wajah (ebe peka) yang telah terpampang di jalan-jalan. Selain itu, para caleg juga tidak lupa cantumkan nomor telepon seluler di media publikasinya. Tetapi menurut hemat saya, nomor-nomor itu adalah nomor sementara, karena kenyataan bahwa jika mereka terpilih sebagai anggota wakil rakyat di kursi empuk. Maka, nomor HP seperti ini kadang di luar jangkauan, padahal orangnya ada bersama rakyat  yang mendukung dia untuk naik dalam mobil plat merah. &lt;br /&gt;Setelah saya melakukan wawancara kepada beberapa orang caleg, jawaban yang saya dapatkan adalah “saya sudah mengantongi 1000-2000 suara”, hampir semua caleg jawabannya sama. Lebih aneh lagi adalah bahwa mereka sama-sama satu wilayah daerah pilihan (dapil). Jika, demikian yang menjadi pertanyaan adala masyarakat seperti apa yang dimaksud oleh masing-masing para caleg? Karena, sama-sama masyarakat yang menjadi target untuk mendapat suara adalah satu daerah pemilihan, hanya beda partai politik. Sebuah kekawatiran bagi saya adalah bahwa masyarakat/ rakyat saat ini sedang berada pada “persimpangan jalan kebingungan”. Mengapa? Karena “puya mana” (gula-gula) politik yang diberikan oleh para caleg kepada masyarakat itu semua manis, walau beda partai. Selain itu, yang saya khawatir juga adalah jika tidak mendukung, maka ini merupakan momen untuk munculnya konflik sosial terutama bagi kelurga yang masih ada hubungan kekerabatan.   &lt;br /&gt;Pesan-pesan singkat yang mempesona, yang menjadi kata-kata bijak bagi para caleg misalnya, “berjuang untuk rakyat, pilih partai salib, bangkit bersama kami untuk perubahan, membela yang benar, mohon dukungan dan doa restu, bersama kita bisa” dan sebagainya. Tidak berhenti sampai disitu, wajah-wajah yang mungkin sebelumnya kita tidak kenal, banyak bermunculan dengan berbgai gaya masing-masing. Wajah-wajah ganteng dan cantik belum tentu dimi-mana juga ganteng dan cantik. Selain itu, keberhasilan sebuah partai di tingkat provinsi atau pusat, belum tentu akan mempengarui ditingkat kabupaten dari partai itu. Karena, yang mempengaruhi itu bukan nama partai, tetapi yang menentukan adalah orang-orang yang akan duduk di kursi empuk.    &lt;br /&gt;Pemilih tidak akan menemui wajah caleg dalam kertas suara.  Yang akan kita contreng sebagaimana maraknya pemasangan atribut gambar wajah seperti di ruas-ruas jalan atau ruang publik kota Nabire, tetapi yang ada hanya tanda gambar partai dan nomor urut dan nama calon legislator. Maka jauh-jauh hari kenalilah para calon legislator lewat sosialisasi dan kampanyenya. Oleh karena itu tentukanlah hak pilih anda, sesuai dengan hati nurani anda. Karena anda yang memilih dan anda yang menentukan masa depan kota ini selama 5 tahun.&lt;br /&gt;Rakyat harus hati-hati dalam menentukan pilihnnya. Karena, semua orang (para caleg) memiliki visi dan program untuk membangun daerah ini. Jika demikian menurut hemat saya, semua visi dan program itu perlu kita tinjau dengan konsep melihat “dimi-mana”  mereka dari masing-masing caleg. Dan satu hal yang tidak kalah penting adalah rakyat sebaiknya menentukan pilihannya berdasarkan dimi-mana dan pengalaman hidup, bukan berdasarkan kekeluargaan, kesamaan suku asal, sama marga, sama-sama pantai atau gunung dan apapun relasi yang dimilki kepada siapapun dia. Semua, caleg mempunyai program yang baik untuk membangun. Namun, yang menjadi pertanyaannya adalah siapa yang akan mewujudkan program itu (pekerja/ pelaksana lapangan) karena banyak orang Papua tidak mau hidup sabar bersama rakyat kecil yang ada di balik gunung dan di tengah samudra. Karena, semua mahasiswa dan sarjana (seperti saya) telah mengidap budaya “ikut-ikutan”. Ramai-ramai menumpangi sebuah kapal tanpa nakoda, entah kemana arah kapal itu. Enaimo; Dou-Gaii-Ekowai (Bersama; Melihat, Berpikir dan Bekerja/ Membangun).    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur, Kuliah di Yogyakarta. Dan pendiri Lembaga Studi Kampung-Kota dan Pengembangan Arsitektur Papua &lt;br /&gt; Oleh: Yunus E. Yeimo *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-2063018765393075883?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/2063018765393075883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=2063018765393075883' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2063018765393075883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2063018765393075883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/03/ingat-pemilu-pilih-dimi-mana-bukan-puya.html' title='Ingat! Pemilu Pilih ‘Dimi-Mana’  bukan ‘Puya-Mana’'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7794340255004283569</id><published>2009-03-13T22:07:00.000+09:00</published><updated>2009-03-13T22:10:41.454+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA BARAT'/><title type='text'>Halangi Pemilih Hukuman Penjara 4 Bulan</title><content type='html'>JAYAPURA (PAPOS)- Program scenario system pengaman (Sispam) kota gelar pelatihan pemilu di taman Imbi, Kamis (12/3). Untuk itu, diharapkan pada saat pelaksaan pemilu tidak ada tindakan-tindakan yang mengarah kepada pelanggaran hukum.   Dan bila ada yang sengaja menghalang-halangi memberikan hak pilihnya bisa di jerat dengan pidana penjara paling singkat 4 bulan atau paling lama 60 hari sesuai dengan undang-undang No. 10 tahun 2008. ‘’Karena itu, jangan ada yang coba-coba menghalangi orang lain untuk memberikan hak pilihnya. Sebab bila terjadi seperti itu, maka pihak keamanan akan memberikan tindakan tegas, karena pemilihan ini pesta Demokrasi yang di laksanakan secara nasional dan tetap harus kita amankan,’’ ujar Kapolresta Jayapura AKBP Roberth Djoenso SH kepada wartawan &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Kapolresta,  untuk pengamanan pemilu pemerintah Kota Jayapura disiapkan sekitar 600 personil untuk melakukan pengamanan di 578 TPS di Kota Jayapura. Disamping itu juga pihaknya menyiapkan cadangan yakni satu  SSK dari Dalmas, satu SSK dari Brimob Polda Papua dan SSK dari TNI-AD. Dengan demikian nantinya saat dalam pelaksanaan pemilu di Kota Jayapura tidak ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam simulasi pemilu ini kita melibatkan masyarakat untuk bersama-sama dengan anggota berada di TPS. Artinya, kalau ada yang mengacaukan dalam satu perkara, masyarakat ikut mengamankan. Sekedar infomasi juga dari Polda Papua sendiri memberikan tambahan pasukan kurang lebih 15 SSK dan 1800 personil  yang akan disiapkan untuk diterjunkan dibeberapa Polres di Jayapura.&lt;br /&gt;Dikatakan kegiatan ini pada intinya untuk melatih anggota agar memiliki kemampuan secara teorotis maupun kemampuan di lapangan, termasuk pihak Polri untuk memberikan respon terhadap masyarakat. Nah, apabila ada yang sengaja menghalang-halangi memberikan hak pilihnya bisa dijerat denga pidana penjara paling singkat 4 bulan atau paling lama 60 sesuai dengan undang-undang No. 10 tahun 2008.(cr-50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7794340255004283569?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7794340255004283569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7794340255004283569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7794340255004283569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7794340255004283569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/03/halangi-pemilih-hukuman-penjara-4-bulan.html' title='Halangi Pemilih Hukuman Penjara 4 Bulan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4498166419047133198</id><published>2009-03-13T22:05:00.000+09:00</published><updated>2009-03-13T22:06:42.148+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>MPB Serukan Tahanan Politik Dibebaskan</title><content type='html'>JAYAPURA (PAPOS)- Masyarakat Papua Barat (MPB) menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk melepaskan semua narapidana politik Papua Barat dari seluruh pusat-pusat tahanan di Papua Barat dan di Jakarta. Sebab tidak ada alasan untuk menahannya karena mereka adalah masyarakat pribumi Papua Barat yang sedang mencari kebebasan dan kebenaran hak politik.   Demikian disampaikan Presiden Eksekutif Otoritas Nasional Papua Barat, Edison Waromi, SH pada saat pendeklarasian hari bebas berbicara dihalaman Universitas Cenderawasi Jayapura, Kamis (12/3). ‘’Kami masyarakat Papua Barat menyatakan Hari Bebas Berbicara,’’ imbuhnya seraya menambahkan bahwa kebebasan berbicara telah dijamin dalam pasal 28 Undang-undang dasar 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia, Deklarasi Universitas Hak-Hak Asasi Manusia (945), konverensi hak-hak politik dan sipil internasional (1966) yang disahkan di Indonesia tahun 2005, dan deklarasi PBB tentang hak-hak masyarakat pribumi (September) yang disahkan di Indonesia Oktober 2007.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adapun narapidana politik Papua Barat yang masih didalam tahanan diantaranya Philip Karma, Yusak Pakage, Buktar Tabuni, Saby Sablom dan lainnya yang ditahan di lembaga permasyarakatan Abepura. Selain itu, Jack Wanggai dan 10 rekannya dipenjara kampung Ambon, Manakwari dan Simon Teturop dan kawan-kawannya dipenjarakan di Fakfak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Presiden Eksekutif Otoritas Nasional Papua Barat pemerintah sementara di Papua Barat mendeklarasikan masyarakat Melanesia Papua Barat sedang mengembangkan dan mengorganisir masa depan Papua tanpa campur tangan Pemerintah Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sekretaris transisi Marielem Manggapro menyatakan atas nama pemerintah Papua Barat adalah pemerintah transisi yang dibentuk untuk memenuhi penyelesaian Papua Barat untuk menentukan nasibnya sendiri yang dibutuhkan oleh masyarakat internasional. ‘’Sejarah menyatakan kepada kami semua bangsa Papua memiliki tanah Papua ini, sejarah membuktikan melalui saudara-saudara kami atau orang tua kami dengan keterbatasan kemampuan mereka berjuang untuk membebaskan kami dari pemerintah inverialis Indonesia,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya mengalami tantangan atau hambatan luar biasa dari akademisi atau intelektual untuk menyelesaiakan masalah Papua harus diselesaikan secara bermartabat. Untuk itu, pihaknya berusaha untuk membawah persoalan Papua dapat diselesaikan melalui mekanisme yang diakui secara internasional. ‘’Untuk memenuhi syarat-syarat itu maka pemerintah nasional Papua Barat lahir dijadikan lembaga politik untuk mengantarkan masalah Papua ke PBB melalui komisi depaluisasi dan kami sudah menyiapkan segala sesuatunya,’’ tandasnya. (cr-47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4498166419047133198?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4498166419047133198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4498166419047133198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4498166419047133198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4498166419047133198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/03/mpb-serukan-tahanan-politik-dibebaskan.html' title='MPB Serukan Tahanan Politik Dibebaskan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8385049197954609086</id><published>2009-03-13T20:51:00.002+09:00</published><updated>2009-03-13T20:56:28.147+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Wagub Geram Aksi OPM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SbpJhpM8OyI/AAAAAAAAAlQ/-vyL-bVRuiA/s1600-h/esegem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 177px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SbpJhpM8OyI/AAAAAAAAAlQ/-vyL-bVRuiA/s320/esegem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312639552781564706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jAYAPURA (PAPOS)- Kelompok separatis bersenjata (TPN/OPM) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya terus menunjukkan kekuatannya dengan menembak  warga sipil, menewaskan dua tukang ojek dan dua warga lainnya, membuat Wakil Gubernur Papua, Alex Hesegem SE, geram (marah-red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, Wagub mendesak aparat keamanan di Papua khususnya di Kabupaten Puncak Jaya menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “saya minta kepada seluruh aparat keamanan, cari dan tangkap pelaku untuk mempertanggungjawab apa yang telah dilakukan kepada rakyat sipil,’’ tegas Wagub ketika ditemui Rabu, (11/03) pada penutupan Musayawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Provinsi Papua di Sasana Krida, Kantor Gubernur DOK II Jayapura.&lt;br /&gt;Dikatakannya, di negara ini tidak ada yang bermain-main dengan hukum, serta menghilangkan nyawa orang lain begitu saja, karena tidak ada di mata tuhan. “Untuk itu, pelaku harus ditangkap. Tegasnya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wagub mengharapkan TNI/Polri bisa saling koordinasi dan kerja ekstra keras untuk melokalisir tempat pelaku berada, karena jangan sampai bereka bergabung dengan masyarakat dan bisa berakibat fatal, dimana masyarakat yang tidak berdosa menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wagub juga menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya untuk melayani lebih dekat dengan rakyat di Puncak Jaya. “Saya kira mereka juga harus berdialog dengan masyarakatnya, jadi sebaiknya pro aktif dengan rakyat di sana,’’ tutur Wagub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan distribusi logistik Pemilu dan Pemilu Legislatif 9 April mendatang yang tinggal hitungan minggu ini, Wagub mengatakan bahwa, kalau ada pihak-pihak yang mengganggu, aparat keamanan harus bertindak tegas untuk menjaga wilayah Puncak Jaya tetap kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga agenda nasional bisa berjalan sesuai rencana, karena kalau gagal di Kabupaten Puncak Jaya, maka Pemda setempat juga yang rugi. Soalnya seluruh program pembangunan akan terganggu dengan tidak terpilihnya anggota legislative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebagai Wakil Gubernur mewakilih seluruh rakyat Papua, saya minta kepada kelompok pengacau di Kabupaten Puncak Jaya untuk hentikan seluruh gerakan yang bisa menghambat pembangunan di Papua, khusunya  di daerah Puncak Jaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketahui juga bahwa selamtiga bulan terakhir ini, kelompok bersenjata tersebut sudah beberapa kali terjadi kasus di Kabupaten Puncak Jaya tersebut. Awalnya dari penyerangan Pos Polisi di Tingginambut, penghadangan anggota polisi hingga berhasil melumpuhkan seorang anggota kelompok tersebut bernama Yendenak Wenda, pencabutan dan pembakaran bendera merah putih dan terakhir adalah penghadangan dan penembakan terhadap 4 warga sipil yang menewaskan dua tukang ojek.(islami)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8385049197954609086?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8385049197954609086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8385049197954609086' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8385049197954609086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8385049197954609086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/03/wagub-geram-aksi-opm.html' title='Wagub Geram Aksi OPM'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SbpJhpM8OyI/AAAAAAAAAlQ/-vyL-bVRuiA/s72-c/esegem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8726411561923057928</id><published>2009-02-24T18:17:00.004+09:00</published><updated>2009-02-24T18:31:52.453+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUPUTER'/><title type='text'>INGIN MAU BELI HOSTING DOMAIN SILAKAN KUNJUNGI WEBSITE KAMI</title><content type='html'>Sekilas BalaiWeb&lt;br /&gt;BalaiWeb Nusantara adalah penyedia layanan web hosting, registrasi nama domain ( .com .net .org .info .biz .us .name, dll ) / domain provider untuk Indonesia, dan web desain serta web development. Memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik adalah salah satu alasan untuk anda kami tercipta. Kecepatan menyebarkan informasi tentang Jasa, Produk, Layanan Publik dan lainnya merupakan salah satu tolak ukur kami untuk keberhasilan bisnis individu atau perusahaan anda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;BalaiWeb menggunakan server dengan teknologi masa kini, dilengkapi dengan control panel serta Fantastico, memudahkan anda dalam manajemen dan pembuatan website. Anda tidak perlu bingung, kami sediakan server dalam Negeri (Indonesia / IIX) dan Luar Negeri, semua server dapat di akses dari manapun secara cepat bilamana tersedia jaringan internet. Semaksimal mungkin kami kalkulasi dan berikan harga yang ekonomis dengan tidak mengurangi atau memberikan kualitas rendah. Melalui paket kami yang antara lain personal hosting, blog hosting, joomla hosting, dan web bisnis desain dan hosting dengan harga yang pantas dan terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin punya website seNdiri silakan kunjungi agen kami ATAU WEBSITE www.balaiweb.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8726411561923057928?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8726411561923057928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8726411561923057928' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8726411561923057928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8726411561923057928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/ingin-mau-beli-hosting-domain-silakan.html' title='INGIN MAU BELI HOSTING DOMAIN SILAKAN KUNJUNGI WEBSITE KAMI'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6316919736582065980</id><published>2009-02-14T19:59:00.004+09:00</published><updated>2009-02-14T20:21:00.551+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Nasional'/><title type='text'>413 Mahasiswa STTKD Diyogyakarta Diwisuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SZaogLVX5YI/AAAAAAAAAlA/VVs9HErCSAM/s1600-h/yosep+gobai.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SZaogLVX5YI/AAAAAAAAAlA/VVs9HErCSAM/s320/yosep+gobai.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302610882027054466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jumat,13 Februari 2009 - 11:31 PM&lt;br /&gt;yogyakarta, Sebanyak 413 lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STKD) Dibantul Yogyakarta diwisuda,jumat (13/02). Dari 413 lulusan tersebut, 53 mahasiswa program strata 1(S-1)Teknik Penerbangan dan 360 lainnya diploma 3 (D-3)Pramugari/ra dan lain lain. Wisuda itu dihadiri sejumlah Menteri Perhubungan diwakili deputi perhubungan Dibantul dan ratusan undangan lainnya.Wisuda bagi seorang mahasiswa merupakan peristiwa yang sangat penting dan membahagiakakan, karena momentum tersebut merupakan klimaks dari masa-masa perkuliahan di kampus. Oleh karena itu Pemkab Jogjakarta sangat menghargai dan menyampaikan salut atas pelaksanaan wisuda tersebut. Hal itu dikemukakan Gubernur Angkatan Udara Adisucipto karseno, SH, MM yang diwakili Wakil Gubernur Angkatan Udara Yogyakarta Drs Agus dalam acara wisuda STTKD yang dipusatkan di Hotel Mercury Yogyakarta Dikatakan, Ketua Yayasan STTKD Diyogyakarta&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sebagai lembaga yang menyiapkan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang pendidikan penerbangan Dunia telah menunjukkan bahwa kampus ini tidak mati, sebaliknya sedang tumbuh dan terus melakukan proses akademis perguruan tinggi secara formal.Ada banyak contoh di negeri ini, dimana kehadiran sebuah kampus hanya mengejar target secara kuantitas, namun secara kualitas masih jauh dari yang diharapkan. Hasil statistik kelulusan bagi mahasiswa STTKD Diyogyakarta menunjukkan bahwa dari sisi kemapuan teoritis hasilnya sangat menggembirakan.Sementara itu Direktur Jenderal DEPARTEMEN PERHUBUNGAN RI dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Deputi Menteri perhubungan minta kepada perguruan tinggi khususnya STTKD Diyogyakarta untuk mengawal, memotivasi dan memfasilitasi mahasiswanya dari masuk hingga menyelesaikan studinya agar selalu aktif dalam pengembangan dirinya.(yos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6316919736582065980?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6316919736582065980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6316919736582065980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6316919736582065980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6316919736582065980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/413-mahasiswa-sttkd-diyogyakarta.html' title='413 Mahasiswa STTKD Diyogyakarta Diwisuda'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SZaogLVX5YI/AAAAAAAAAlA/VVs9HErCSAM/s72-c/yosep+gobai.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3674811949012986978</id><published>2009-02-12T01:38:00.001+09:00</published><updated>2009-02-12T01:49:43.845+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKSI DEMO'/><title type='text'>TANGGAPAN LAPORAN DAN SERUAN AKSI NASIOANAL</title><content type='html'>TANGGAPAN LAPORAN DAN SERUAN AKSI NASIOANAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber From Email: kkampjogya@yahoo.com&lt;br /&gt;Menanggapi seruan Aksi Sosialisasi HAM Nasional Papua Barat yang ditujukan kepada Rakyat Papua Barat bahwa perlu kita cermati dan kehati-hatian kita sebagai intelektual yang dapat terjerumus dalam pola pikir terkotak-kotakan. Kita sebagai masyarakat dan intelektual yang harus dapat menjunjung tinggi harkat dan martabat semua elemen bangsa ini.&lt;br /&gt;Kita jangan lagi mau diadu domba dan dibodoh-bodohi oleh kekuatan imperialisme asing. Isu HAM dan sentimen Agama (kristen) hanyalah alat bagi mereka untuk memprovokasi keadaan. mereka tidak punya otoritas moral dan politik lagi bicara HAM. Justru negara itu adalah pelanggar HAM nomor wahid di dunia. Mereka juga tidak peduli nasib umat kristiani di Afrika dan Amerika Latin yang miskin. Justru mereka punya andil besar memiskinkan wilayah itu dengan ekonomi kapitalisme globalnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semua itu untuk kepentingan penjajahan ekonomi mereka. Negara Imperialis seperti AS tidak akan pernah berpikir untuk mensejahterakan rakyat Papua. Yang menjadi fokus mereka adalah menjarah kekayaan alam Papua. Apa yang terjadi di Irak menunjukkan hal itu. Setelah Timor Timur lepas dari Indonesia, alih-alih menjadi negara yang sejahtera, Timor Timur malah diterlantarkan oleh negara-negara Barat dan menjadi salah satu negara termiskin di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu mari kita berjabat erat tangan kita dengan seluruh rakyat Indonesia dimanapun, kapanpun, suku apapun, agama apapun. Toh mahasiswa papua yang mengenyam pendidikan di pulau Jawa dan Bali mendapat perlakuan yang sama bahkan masyarakat mereka sangat ramah dengan kita semua. Janganlah kita menambah persoalan dimasyarakat terutama yang masih miskin di daerah kita, mari kita bantu pemerintah mensejahterakan mereka dengan pembangunan yang sedang digalakkan dan jangan ada lagi perang antar suku, agama maupun ras. Berfikirlah rasional dan maju !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3674811949012986978?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3674811949012986978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3674811949012986978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3674811949012986978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3674811949012986978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/tanggapan-laporan-dan-seruan-aksi.html' title='TANGGAPAN LAPORAN DAN SERUAN AKSI NASIOANAL'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5891305393833768124</id><published>2009-02-11T01:05:00.001+09:00</published><updated>2009-02-11T01:07:17.569+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKSI DEMO'/><title type='text'>LAPORAN DAN SERUAN AKSI DAMAI</title><content type='html'>Seruan Aksi Sosialisasi HAM Nasional Papua Barat Mendesak Utusan Komisi Ham Departemen Luar Negeri Jerman Segera Bertolak Ke Papua Barat Guna Melakukan Investigasi Atas kejahatan Kemanusiaan Di Papua barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada, Yth. Rakyat Papua Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Pembebasan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Oktober yang silam, tepatnya 15 oktober 2008 di kabupaten Jayawijaya- Desa sinapuk Wesaput, Rakyat Papua Barat di Kejutkan dengan penembakan satu orang warga petani sinapuk (opinus Tabuni), penembakan dilakukan oleh satuan setingkat kompi birgade Mobil (SSK-BRIMOB), kejadian penembakan berawal dari pengibaran bendera PBB yang di barengi  dengan bendera Tanah Air Bintang Kejora dalam kegiatan upacara penyambutan Hari Masyarakat Pribumi se-dunia, lantas komando satuan kopral langsung diturungkan dan dilakukan penyerbuan membabibuta yang mengakibatkan warga petani optinus tabuni tewas tersimbah darah, jelas tindakan tersebut merupakan kejahatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) berat.namun kini peristiwa penembakan tersebut belum mendapat perhatian khusus dan perlindungan hukum yang adil, bahkan kasus tersebut dipolitisir makar dan korban tewas distigma separatis berbahaya oleh aparat kaparat POLDA PAPUA beserta jajarannya, sejak peristiwa tersebut berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selainkasus pelanggaran HAM diatas, juga beberapa kasus-kasus pelanggaran HAM berat lainnya sejak invansi militer 1 mei 1961-1969 ke Papua Barat, hinggasampai pada kasus-kasus Pelanggaran HAM lainnya sejak bangsa Papua Barat diIntegrasikan secara sepiahk kedalam pangkuan Negara Republik Indonesia (NKRI) 1969-2009. kondisi HAM di atas akan menjadi agenda pembahasan selama berkunjung ke Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna membuktikan korban pelanggaran HAM tersebut, kini dunia Internasional dari departemen HAM (jerman), telah mengutuskan delegasinya untuk melakukan pembuktian atas kebenaran kasus pelanggaran HAM tersebut, selain pembuktian atas kasus-kasus Ham tersbut, delegasi tersebut juga akan melakukan kunjungannya ke seluruh Wilayah Papua Barat guna melaporkan korban-korban pelanggaran HAM berat lainnya yang kini tidak mendapat perlindungan Hukum, serta laporan kondisi HAM terakhir mengenai kegagalan otonomi khusus pada sidang perdana PBB, yang akan berlangsung 15-20 maret 2009 di jenewa, jerman. Namun misi tersebut jelas akan mendapat kecaman keras dari komprador-komprador nasionalis NKRI, rezim SBY-JK serta akses administrasi tournya dipastikan akan di cegat langsung pihak pertahanan keamanan Nasional dengan alasan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seruan aksi solidaritas nasional ini kami kaluarkan sebagai bentuk keprihatinan dan desakan langsung kepada pemerintah indonesia guna memuluskan agenda delegasi yang diutus. Maka seruan ini dapat membantu kerja-kerja konsolidasi selanjutnya bagi kawan-kawan di seluruh tingkat basis rakyat Papua barat Se-jawa dan Bali untuk melakukan mobilisasi massa secvara besar-besaran dan akan difokuskan dijakarta. kegiatan yang dimaksudkan diadakan pada,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HaRI/TANGGAL  : KAMIS, 12 PEBRUARI 2009.&lt;br /&gt;WAKTU   : PUKUL, 10:30 WIB&lt;br /&gt;SASARAN   : ISTANA-KEDUTAAN JERMAN (Longmac)&lt;br /&gt;BENTUK KEGIATAN : AKSI DAMAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat agenda ini sangat penting, maka kami sangat mengharapkan kehadiran dan dukungan dari kita semua (elemen Bangsa Papua Barat).Terima Kasih atas pertisipasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam 1 Jiwa!&lt;br /&gt;“lawan atau Terinjak Mati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Pembebasan!&lt;br /&gt;“Persatuan Tanpa Batas, Perjuangan Sampai Menang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komite Aksi Nasional Rakyat Papua Barat&lt;br /&gt;Kordinator Kolektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Victor k, Agus K, Sandino B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Selanjutnya: 081398075581,081280128877.0852850717104&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5891305393833768124?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5891305393833768124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5891305393833768124' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5891305393833768124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5891305393833768124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/laporan-dan-seruan-aksi-damai.html' title='LAPORAN DAN SERUAN AKSI DAMAI'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6869951162330937809</id><published>2009-02-09T18:54:00.002+09:00</published><updated>2009-02-09T19:00:05.138+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalis'/><title type='text'>SEMINAR DAN DEMO YOGYAFREE - Cracking Software (PERTAMA DI INDONESIA)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_-Jll4ezI/AAAAAAAAAk4/1ZvqEfYQWPM/s1600-h/yogyafree.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 235px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_-Jll4ezI/AAAAAAAAAk4/1ZvqEfYQWPM/s320/yogyafree.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300734727101643570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEMINAR DAN DEMO YOGYAFREE - Cracking Software di Jogja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_9pOos_PI/AAAAAAAAAkw/YeV5CGbgq_0/s1600-h/seminar2009.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 68px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_9pOos_PI/AAAAAAAAAkw/YeV5CGbgq_0/s320/seminar2009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300734171183643890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;SEMINAR DAN DEMO YOGYAFREE - Cracking Software (PERTAMA DI INDONESIA)&lt;br /&gt;Pembicara&lt;br /&gt;- Hanjian (Moderator Forum Software Yogyafree)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi :&lt;br /&gt;Software CRACKING dan demo-demonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan :&lt;br /&gt;- Tanggal 21 Februari 2009&lt;br /&gt;- Hari Sabtu&lt;br /&gt;- Jam 16:00 - selesai&lt;br /&gt;- Tempat JogjaTronik Mall (Jogja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi Pendaftaran Rp.30.000,- dibayar saat seminar&lt;br /&gt;Yang didapat :&lt;br /&gt;- CD Yogyafree bisa pilih Express / Raider 2.0 / Raider III / Pro 10, jika tidak disebut defaultnya raider III (request lewat sms)&lt;br /&gt;- Makan Malam + Minum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran : SMS dengan isi nama, umur dan kota ke 0817278477 (masdapit)&lt;br /&gt;Peserta dibatasi, disarankan mendaftar lebih awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6869951162330937809?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6869951162330937809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6869951162330937809' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6869951162330937809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6869951162330937809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/seminar-dan-demo-yogyafree-cracking.html' title='SEMINAR DAN DEMO YOGYAFREE - Cracking Software (PERTAMA DI INDONESIA)'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_-Jll4ezI/AAAAAAAAAk4/1ZvqEfYQWPM/s72-c/yogyafree.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6114441078811556572</id><published>2009-02-09T18:38:00.002+09:00</published><updated>2009-02-09T18:54:07.679+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YLSM KOMOPA'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_84-MeWcI/AAAAAAAAAko/WMeFN8gtrKk/s1600-h/Kalender+.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_84-MeWcI/AAAAAAAAAko/WMeFN8gtrKk/s320/Kalender+.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300733342136555970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kalander ylsm 2009&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6114441078811556572?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6114441078811556572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6114441078811556572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6114441078811556572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6114441078811556572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/kalander-ylsm-2009.html' title=''/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY_84-MeWcI/AAAAAAAAAko/WMeFN8gtrKk/s72-c/Kalender+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8862718511380976158</id><published>2009-02-07T02:55:00.000+09:00</published><updated>2009-02-07T02:56:53.215+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Pengacara Bucthar Konfirmasi Kalapas</title><content type='html'>Jayapura (PAPOS) –Setelah bertemu Kapolda Papua Irje Pol Bagus Ekodanto, tim Pengacara Bucthar Tabuni dan beberapa LSM, kembali bertemu dengan Kalapas Klas II A Abepura, Jumat (6/1) kemarin.   Kalapas Klas II Abepura Anthonius Ayorbaba SH M.Si, saat dikonfirmasikan Papua Pos di ruang kerjanya, Jumat (6/1) kemarin, membenarkan pihaknya baru saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menerima kunjungan tim Pengacara Bucthar Tabuni dan beberapa LSM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan sekitar setengah jam itu terkait pemindahan tahanan politik Bucthar Tabuni dan lima Nara Pidana Politik lainnya ke tahanan Polda Papua.”Hanya sebatas koordinasi saja,”katanya usai pertemuan.  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak yang dapat dikorek keterangan dari Kalapas mengenai santernya isu bahwa Bucthar Tabuni akan dipindahkan ke luar.”Issu itu, tidak jelas. Bucthar mau dipindahkan ke luar kemana, oleh siapa, dan tidak tahu siapa yang menyebarkan issu tersebut,”tegas Anthonius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jelas selaku Kalapas dirinya tidak punya kewenangan untuk pemindahkan apakah itu tahanan ataupun nara pidana ke luar.” Saya tidak punya kewenangan untuk itu,”tandas Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim kuasa hukum kasus makar Bucthar Tabuni dan Sebi Sembom Piter Ell SH yang dihubungi Papua Pos tadi malam (6/1) menjelaskan, pertemuan pihaknya dengan Kalapas untuk mengetahui duduk permasalahan sebenarnya pemindahan tahanan Bucthar Tabuni ke Polda Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menanyakan alasan pemindahan,”kata Piter Ell melalui telepon selulernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemindahan tahanan Bucthar ke tahanan di Mapolda membuat Piter Ell merasa kuatir. Soalnya semasa masih menjadi tahanan penyidikan Bucthar mendapat perlakuan yang tidak menyenaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada isu bahwa Bucthar akan di bawa ke luar. “Alasan selama ini tidak jelas, jadi kami konfimasi,”ujar Piter Ell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8862718511380976158?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8862718511380976158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8862718511380976158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8862718511380976158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8862718511380976158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/pengacara-bucthar-konfirmasi-kalapas.html' title='Pengacara Bucthar Konfirmasi Kalapas'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4122738648459834712</id><published>2009-02-07T02:51:00.001+09:00</published><updated>2009-02-07T02:54:02.914+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>KPU Provinsi Papua “Tidak Becus”</title><content type='html'>AYAPURA (PAPOS)- Kembali kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua dipertanyakan. Pasalnya, aspirasi masyarakat Paniai yang dialamatkan ke KPU Papua agar melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang oknum anggota KPUD Paniai yang terlibat dalam kepengurusan partai, hingga kini tidak ditindaklanjuti.   Hal itu disampaikan Ketua Tim kerja pencinta demokrasi yang bersih, jujur dan adil Kabupaten Paniai, Manakim Mote di redaksi Papua Pos, Jumat (6/2) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, berdasarkan laporan masyarakat yang diajukan kepada KPU Provinsi Papua sejak 27 Juni 2008 lalu, agar KPU Papua segera melakukan PAW terhadap ketiga anggota KPUD Paniai tersebut, berdasarkan laporan yang diajukan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana, hal itu juga telah mendapat tanggapan dari KPU Pusat melalui surat yang bersifat rahasia kepada KPU Provinsi Papua tertanggal 11 juli 2008 dengan nomor surat 2373/15/VII/2008, kini telah ditentutakan batas waktu penyelesaianya oleh KPU Pusat, namun hal itu tidak diselesaikan oleh KPU Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa bisa terjadi demikian, ada apa dibalik ini,” ujar Manakim Mote.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Manakim yang didampingi dua orang rekanya menjelaskan, peran KPU Provinsi Papua sangat tidak jelas, pasalnya masalah tersebut sudah diajukan kepada KPU pusat, Panwaslu Papua, kepada dewan kehormatan KPU Provinsi Papua dan kepada Ketua KPU Provinsi Papua melalui surat resmi, namun belum dapat diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, masalah oknum anggota KPU Paniai yang terlibat didalam partai politik sudah diajukan sebelum 2 anggota KPU Provinsi Papua yakni, Zadrak Nawipa S,Sos dan Irianto Jakobus diajukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu, hingga kini belum juga dilakukan proses hukum sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2008, tentang penyelengraan Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami minta KPU Provinsi Papua, secara bijaksana selesaikan masalah ini, jika tidak kami proses hukum saja,” tegas Menakim.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4122738648459834712?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4122738648459834712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4122738648459834712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4122738648459834712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4122738648459834712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/kpu-provinsi-papua-tidak-becus.html' title='KPU Provinsi Papua “Tidak Becus”'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6689869745487493340</id><published>2009-02-02T22:53:00.003+09:00</published><updated>2009-02-02T22:56:29.787+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Nasional'/><title type='text'>Melupakan Guru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb6-6t6B0I/AAAAAAAAAkA/CugsvqRoE0A/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb6-6t6B0I/AAAAAAAAAkA/CugsvqRoE0A/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298197970468603714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melupakan Guru&lt;br /&gt;Oleh: Yosep Gobai&lt;br /&gt;KALAU ada pertanyaan siapa yang menjadikan seseorang terdidik? Pertama-tama adalah guru. Sekalipun, faktor paling inti yang menjadikan pintar, cerdas, kompeten, atau apa pun istilahnya, adalah diri kita sendiri. Kalau akarnya dikaji secara radiks akan bersua faktor keluarga, lingkungan, atau pemotivasi lainnya. Setidaknya, guru sangatlah lazim dan rasional sebagai jawabannya. Guru pejasa kehidupan.&lt;br /&gt;Hampir mustahil seseorang tidak dididik melalui sentuhan guru. Sekolah dan berbagai lembaga pendidikan memang dirancang untuk membantu mengembangkan potensi melalui sentuhan guru. Dari ‘tangan’ gurulah tokoh masyarakat, alim ulama, cerdik cendekia, pejabat pemerintah, pengusaha, para profesional menjadi orang dan mendaki sukses.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pertanyaan ditajamkan, apakah perhatian terhadap guru sudah sepadan dengan apa yang didapat dari guru? Mungkin akan banyak analisis mengemuka. Tapi, satu hal, hampir dapat dipastikan, kontribusi guru dalam perjalanan kehidupan seseorang pastilah ada kalaulah terlalu bersemangat dikatakan guru sangat berpengaruh atas keberhasilan seseorang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Derita Bathin Guru&lt;br /&gt;Kalau seorang dosen, pengusaha, pejabat pemerintah, apalagi birokrat pendidikan, atau apa saja, melakukan kilas balik dalam kaitan dengan guru, pastilah akan menjalani wisata kehidupan menarik. Pada tataran tertentu, bisa jadi, nostalgia berbuah kerinduan ke masa lalu. Mulai dari bagaimana sabarnya guru mendidik sampai melakukan kenakalan-kenakalan konyol. Bisa pula bersua guru-guru yang tidak ‘memuaskan’, guru-guru berpikiran kuno. Semua bisa berpadu dalam memori.&lt;br /&gt;Tetapi, Saudara-saudara. Satu hal yang jarang kita renungkan, betapa guru hidup akrab dengan deritanya. Tidak saja mendidik agar kita cerdas, berwatak, dan ‘menjadi manusia’, tetapi sekaligus menghadapi hidup yang tidak kalah perihnya. Kehidupan ekonominya yang Senin-Kamis namun tampil charming di kelas. Guru pandai menutupi, menyembunyikan derita, namum memberi kelebihan, mengajar dan mendidik.&lt;br /&gt;Dulu, saya pernah mendengar, tega-teganya birokrat pendidikan ‘meminta’ sejumlah uang manakala guru mengusulkan naik pangkat. Bayangkan, orang yang gajinya memprihatinkan, para birokrat yang  seharusnya ‘melayani’ hal-hal administratif berkenaan karirnya, tega-teganya dimintai ‘partisipasi’. Tidak mudah seorang guru berjuang naik pangkat. Bahkan, tidak sedikit yang mentok manakala mendaki ke golongan IV. Banyak pengendala.&lt;br /&gt;Juga, sangat sering berita tentang pemotongan gaji guru —yang sedikit itu— untuk berbagai keperluan dengan berbagai alasan. Setidaknya itu dulu.  Belum lagi manakala urusan semacam kampanye sangat mudah ‘mengerahkan’ guru. Kata seorang teman, sediakan truk pengangkut dan nasi bungkus, urusan beres. Begitu mudahnya memobilisir guru.&lt;br /&gt;Nampaknya, bagaimanapun guru memperlihatkan loyalitasnya, kehidupannya terus bergulir sebagaimana iramanya. Murid-muridnya mungkin menjadi kongomerat, menteri, atau pembobol bank, guru tetap saja berkutat hari-hari menggores papan tulis.&lt;br /&gt;Sudah begitu, ada pula pejabat yang memaksa guru curang —terlepas guru mau atau memang beprilaku curang juga, he … he … Misalnya, diberitakan seorang Kepala Daerah melalui Kepala Dinas Pendidikan agar ‘mencurangi’ pelaksanaan ujian nasional (UN). Berjamaah mengotori UN agar siswa-siswa lulus 100%. Terkutuklah.&lt;br /&gt;Ada ibarat menyedihkan. Kalau hasil kerja guru bagus, misalnya peserta didik cerdas-cerdas yang dapat nama sekolah, ayam bertelur sapi dapat nama. Bukankah telur yang dimasak setengah matang populer dengan telur mata sapi?&lt;br /&gt;Tapi baiklah. Kalau sekolah diperhatikan, guru ‘ditinggalkan’ sebenarnya tidak mengapa. Guru dan sekolah adalah kesatuan dalam peran dan tugas memintarkan peserta didik. Sekolah bagus berkorelasi positif dengan bagusnya guru (kehidupannya?).&lt;br /&gt;Guru Derita Mengalir&lt;br /&gt;Saya punya contoh memprihatinkan. Suatu kali melakukan penelitian kecil-kecilan. Alamaaaak, bagaimana guru akan bergairah bertugas. Gajinya berkisar antara Rp1,5 juta-Rp2,5 juta. Banyak? Tunggu dulu. Saya pernah dibawa seorang pengusaha ke karaoke dan dia membayar untuk fasilitas bernyanyi enam jam tersebut Rp2,1 juta.&lt;br /&gt;Gaji guru tidak bisa dibawa pulang utuh. Apa pasal? Ternyata harus dipotong untuk cicilan rumah, kendaraan, pinjaman koperasi untuk biaya kuliah anak, dan deretan macam-macam lainnya. Alhasil untuk hidup dan berkehidupan sebulan tersisa gaji Rp250 ribu. Rp250 ribu? Begitulah. Artinya, kalau tidak mau wafat, harus mencari tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apa itu?&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini tidak dikemukakan, begitu juga guru kaya raya. Bayangkan. Disatu sisi mencurahkan potensi mendidik, disisi lain berjuang agar dapur tetap berasap. Dua-duanya harus dijalankan, dan memang telah dilakukan. Coba renungkan! Wajarkah?   &lt;br /&gt;Memang, siapa suruh jadi guru. Namun, apakah pemerintah menyediakan rumah dan transportasi? Bagaimana mungkin guru membeli buku, surat kabar, majalah, jurnal, bersilancar di internet, memperkaya ilmu mandiri.&lt;br /&gt;Sebenarnya, jika fasilitas sekolah memadai tugas mencerdaskan bangsa akan tertolong. Hanya saja, datangilah sekolah-sekolah kita. Dibanding ruang tunggu pejabat saja kalah. Fasilitas pendidikan jauh dari ideal. Kalau dipikir-pikir, tabek harus diberikan pada guru. Bukankah guru ditenggarai sebagai ‘koruptor’ kecil-kecilan? Misal menyelewengkan dana BOS, iuran ini-itu.  Untuk yang satu ini saya tidak berpendapat.&lt;br /&gt;Ketika menjadi Ketua Komite di satu sekolah  pernah terdiam. Orang tua murid gelisah campur marah guru menjual buku seharga Rp25 ribu. Mahal. Guru korup, menyalahkan wewenang. Masya Allah. Alhasil disepakati buku pelajaran dicari masing-masing. Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Mengaduk-aduk satu kota tidak dapat. Ongkos mencari buku lebih mahal dari harga buku.  Terlepas ada unsur bisnisnya, kenapa begitu ‘keras’ terhadap guru anak sendiri? Penasaran saya telusuri.&lt;br /&gt;Seorang guru, isteri seorang pejabat BUMN, bicara dari hati ke hati. Untuk satu kelas dijual 30 buku aRp.25 ribu. Dapat diskon 10% alias kalau semua bayar 10%X30XRp25.000,00 dapat untung Rp750 ribu.  Biasanya ada empat sampai lima siswa tidak mampu membayar. Setoran ke distributor harus penuh dan … mana untungnya. Bahwa ada juga cerita guru dan kepala sekolah korup, nanti ditulis khusus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hargai Guru&lt;br /&gt;Kembali ke esensi tulisan ini, janganlah pernah melupakan guru. Kalu Sampeyan sudah ‘menjadi orang’ datangilah guru SD, SMP, SMA, atau PT. Minimal bersilaturrahmi. Guru akan senang, gembira anak didiknya sukses. Kalau tidak muridnya yang menghormati dan memberi kebanggaan siapa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, apa pun jadinya, guru telah ‘mewarnai’ etape kehidupan kita. Menghargai guru adalah cara terbaik berterima kasih. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6689869745487493340?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6689869745487493340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6689869745487493340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6689869745487493340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6689869745487493340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/melupakan-guru.html' title='Melupakan Guru'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb6-6t6B0I/AAAAAAAAAkA/CugsvqRoE0A/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7713020307732050847</id><published>2009-02-02T22:16:00.007+09:00</published><updated>2009-02-03T12:03:53.725+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalis'/><title type='text'>Menulis Tanpa Berguru, Silahkan!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb1MklORbI/AAAAAAAAAj4/Y1vIUvMLOHc/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb1MklORbI/AAAAAAAAAj4/Y1vIUvMLOHc/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298191607975003570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menulis Tanpa Berguru&lt;br /&gt; Oleh: yosep gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kalau berkehendak menjadi penulis, tidak perlu berguru  pada kakak siapa pun. Guru menulis sesungguhnya adalah diri kita masing-masing. Tulis apa yang hendak ditulis, jadilah tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, atas permintaan ersad, yosep dan jhon temanku diminta menjadi team Majalah mellenium 2009 diyogyakarta Menulis Kreatif pada bahasa indonesia. Permintaan ersad, entah karena kami sama-sama penulis atau pemred media cetak atau karena temannya, tidak tahulah. Saya antusias, bukan hendak menggurui, tetapi memotivasi. Pertama, kami berdua diminta jadi team Majalah mellenium karena dianggap (ersad) kompeten dalam tulis-menulis (banyak bukti nyatanya, khan). Bagi saya ini penghargaan. Menjadi team Majalah mellenium, memang karena secara nyata dan terbukti mempunyai kemampuan menulis. Bukan karena alasan-alasan lain. kata jhon&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dari pengelanaan sebagai dosen berkesimpulan, mahasiswa —sebenarnya dosen juga, banyak yang sulit ‘mengeluarkan’ pikiran, kalau menulis payah. Balikannya, kalau berbicara, berdiskusi hebat. Terkadang saya memilih diam, tersebab tidak mampu mengimbangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking kedernya, akhir-akhir ini jarang ikutan diskusi. Kenapa? Masalah apa saja, mulai dari yang menyejarah, kekinian sampai futuris, dimamah habis. Bahkan, berbagai buku dari beragam pengarang dibahas tuntas. Saya tidak cukup punya kecerdasan untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, sedang serius belajar menulis dengan langsung menulis. Lucunya, sampai pada kesimpulan, menulis itu mudah, sangat mudah malahan. Kenapa? Tinggal mengalihkan apa yang ada di pikiran ke komputer. Dan … ini intinya … ingin berbagi pengalaman, bahwa menulis itu sangat mudah. Ketika ditawari menjadi dosen tamu, sangat klop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, saya menemukan ‘rahasia’ kenapa menulis itu terkesan begitu sulit. Rupanya, selama ini (bisa jadi berlaku buat saya saja) terlalu dikungkung berbagai aturan hingga menjadi penghalang menulis. Harus ikut tata bahasa begini-begitu, kerangka karangan begana-begene, teori ini-itu, dan seabreg lainnya yang bukannya menyuburkan semangat menulis, malahan mematahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi ingin mendobrak metode tidak keru-keruan tersebut. Menulis harus dimulai dari menulis itu sendiri. Teori dan berbagai aturan kebahasaan dan logika bahasa, soal belakang, bisa menyusul.&lt;br /&gt;Faktanya, banyak orang (katanya sih) menguasai teori, tetapi tulisannya jarang kita baca, bukunya tidak ada walau berkompeten menilai karya orang lain. Persetan dengan teori. Kalau sudah lancar, barulah berbagai teori dikenakan. Banyak sarjana, magister atau doktor kalah jauh dari mereka yang tidak bergelar. Penulis-penulis besar banyak yang bukan sarjana sekolahan. Mau bukti lebih merangsang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba amati guru-guru atau dosen. Ada yang sudah belasan, bahkan puluhan tahun menjadi pengajar. Buku siapa yang dipakai? Logikanya, kalau memang terampil menulis, kan lebih afdol menyusun buku sendiri untuk dijadikan bahan ajar. Mayoritas pengajar hanya ‘menyampaikan’ pikiran dan hasil pikiran orang lain. Dari itu mendapat upah. Coba, apa tepat belajar menulis dari mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Perlu Belajar&lt;br /&gt;Anda ingin jadi penulis? Sangat mudah, gampang itu. Syaratnya satu saja, jangan sekali-kali mengandalkan orang lain, mencari guru. Menulis bukan ilmu yang mempunyai dasar filosofis, ruang lingkup, metode, apalagi body of knowledge. Menulis adalah keterampilan dan atau kebiasaan. Sesuatu yang tidak perlu dipelajari, cukup dilakukan, dilatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kenang-kenang, ingat-ingat ketika sekolah di SD, SMP, SMA sampai PT, kita sudah belajar kosakata, paragraf, alinea, kalimat dengan varian dan tetek-bengek lainnya. Pokoknya lengkap. Lalu apanya lagi yang mau dipelajari? Yang benar, saatnya menulis. Kan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, menulis berhubungan dengan pikiran, pengetahuan dan keterampilan mengolah kata —memilih, memilah, menggabungkan— agar bermakna. Kalau pikiran pasti sudah punya. Begitu pula pengetahuan, tinggal ‘diambil’ dengan membaca, melihat, merasakan atau berkhayal. Semua orang punya kemampuan sedemikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang agak susah, keterampilan mengolah kata, dan itu tidak ada sekolahnya. Orang lain tidak mungkin dijadikan guru. Berpikir menggunakan otak dan diolah di otak. Hayo siapa yang bisa mengasah keterampilan otak kita kalau tidak kita sendiri.&lt;br /&gt;Jadi, latih saja kerja otak dengan langsung menulis. Tulis, baca, perbaiki, tulis lagi. Begitu seterusnya. Kalau belum percaya diri, tulis lalu perlihatkan kepada penulis agar diberi saran ini-itu. Begitu mudahnya. Yang sedemikian tidak ada sekolahnya, tidak perlu ikut penataran atau seminar tentang menulis segala rupa. Itu pekerjaan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermacam bentuk kuliah atau penataran tidak banyak menolong, bahkan bisa jadi kesia-siaan. Yang pas, kalau ikut program semacam itu meraup motivasi atau latihan langsung. Itu kalau Sang Penatar punya keterampilan, ada contoh karyanya dan bagus. Nah, kalau ikut program sedemikian, minta pengajar memberi contoh. Dari contoh nyata Sampeyan kreatifi dan kreasii sendiri sesuai kemampuan, pasti tu bisa jadi penulis. Tapi, kalau ceramah dan ditimpakan segerobak teori, tidak usah. Menghabis-habiskan waktu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 26 Huruf&lt;br /&gt;Sehebat-hebatnya penulis mengolah kata dan kalimat hanya dari 26 huruf. Kombinasi 26 huruf itulah yang diutak-atik hingga menjadi buku, itu pun hanya beberapa huruf yang sering dipakai. Betapa mudahnya. Yang susah itu kan merangkai huruf menjadi kata, merangkai kata jadi kalimat, merangkai kalimat menjadi paragraf, merangkai paragraf menjadi tulisan, merangkai tulisan menjadi buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua itu dapat maujud manakala Sampeyan lakukan, dilatih. Pelajaran yang didapat dari guru di bangku sekolah, lebih dari cukup. Pengetahuan tingkat SD saja cukup asal dikembangkan secara pribadi. Rajin membaca hingga berbagai ‘ilmu’ nyangkut di otak. Nah, keseluruhan pengetahuan di otak itu, di olah di otak, jadilah tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan setiap hari. Mulai dengan membuat catatan kecil, menulis di diari. Rajin berkirim surat kepada teman atau siapa saja, merupakan latihan yang bagus. Aktif menulis di majalah dinding atau apa sajalah yang berkaitan dengan menulis. Kalau jadi kebiasaan, saya jamin keterampilan akan menjadi milik Sampeyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin saya tandaskan, belajar menulis itu dengan menulis. Karena menulis lahir dari pikiran kita, ya kita yang melakukan. Jangan dululah berpikir menuliskan pikiran orang lain, cukup pikiran sendiri. Kalau sudah sekelas saya, bolehlah menuliskan pikiran orang, he … he …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-akhir, jangan pula gara-gara membaca tulisan ini, Sampeyan mempersetankan guru bahasa, misalnya. Itu menambah dosa saja. Maksud saya, dari guru-guru itu menimba pengetahuan bahasa dan prakteknya menjadi urusan sendiri. Di sekolah belajarlah teori tapi kalau menulis, lakukan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau resep tersebut dilakukan, Insya Allah, beberapa tahun ke depan Sampeyan menjadi penulis beken. Minimal, menulis untuk kepuasan sendiri. Dan, Sampeyan tidak akan terjerumus menjadi tukang omong, apalagi menjadi pencaci tulisan orang. Kalau bertemu model manusia seperti yang saya tulis terakhir, tinggalkan dia. Nanti kena pengaruh tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menjadi penulis, profesi gampang, tetapi bukan gampangan, yang kalau Sampeyan cerdas merupakan jalan pembuka ke berbagai area kehidupan. Satu pesan saya, jangan menjadi penulis dengan kedengkian.&lt;br /&gt; nb: tulisan diatas ini beberapa minggu lalu saya mengkritik dari beberapa teman teman setelah saya kopi paste beritanya okto pogau dan kesalahan saya &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7713020307732050847?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7713020307732050847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7713020307732050847' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7713020307732050847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7713020307732050847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/menulis-tanpa-berguru.html' title='Menulis Tanpa Berguru, Silahkan!!'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYb1MklORbI/AAAAAAAAAj4/Y1vIUvMLOHc/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3081580840609923115</id><published>2009-02-02T22:09:00.001+09:00</published><updated>2009-02-02T22:11:37.840+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalis'/><title type='text'>Menulis Tiada Henti</title><content type='html'>Menulis Tiada Henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Yosep Gobai&lt;br /&gt;DENGAN menulis kita belajar untuk peduli dengan lingkungan sekitar, juga lingkungan sosial. Dari peduli mencari tahu lebih dalam permasalahan, referensi. Menulis proses belajar yang tiada henti, aktualisasi diri dan sumbangan pemikiran, menulis menjadi ibadah. &lt;br /&gt;Menulis tentu memerlukan bahan. Ibarat memasak, kalau tidak ada bahan pokok, apa yang akan dimasak. Bahan pokok dibubuhi bumbu. Jadilah masakan enak. Untuk itu mengenali, mencari referensi. Begitu semestinya. Tapi, sekadar ‘becanda’. Kalau menanak nasi, pertanda bermaksud membuat bubur . Kalau tidak pernah belajar makna, belajar bahasa, tidak bisa membedakan beras dan nasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah hakikat menulis. Kita tidak bisa mengabaikan lingkungan, juga lingkungan sosial lebih besar. Bilamana memperhatikan banjir, manakala bermaksud menulis tentang banjir, tidak boleh tidak kita mengamati, memperhatikan fenomena banjir dan hal terkaitnya. Tulis secara solutif, tulisan bermakna.&lt;br /&gt;Misal, akibat membuang sampah sembarangan. Pada tulisan ada muatan kesadaran lingkungan. Bila ada yang tergugah dan mempraktikkan, jelas bermanfaat. Bagi yang beriman, mana tahu ditandai sebagai pahala. Bentuk kepedulian.&lt;br /&gt;Pada proses demikian, kita bukan saja belajar tentang sekitar, baik fisik maupun non-fisik. Kita pun belajar menggunakan pemikiran, belajar menuangkan perasaan, dan belajar mensikronkannya. Kesemua itu bermuara pada tulisan, proses pembelajaran diri.&lt;br /&gt;Kualitas tulisan, apabila rutin dilakukan, secara logika akan membaik. Latihan menulis dengan menulis adalah pembelajaran itu sendiri. Artinya, menulis menjadikan kita makhluk pembelajar sekaligus pemberi, berbagi. Menulis bukan untuk manusia egois.&lt;br /&gt;Hebatnya, permasalahan semakin bercabang, femomena semakin susah dimengerti, ilmu dan teknologi berkembang, kita berpacu mengikutinya. Penulis hebat Abad Pertengahan, kalau hidup saat ini, menulis dengan persfketif Abad Pertengahan, ya tidak lucu.&lt;br /&gt;Dulu orang menulis dengan tinta pakai moda bulu ayam, lalu memakai mesin tik. Kini, komputer lebih memudahkan. Kita tidak bisa mengandalkan program seri WS kuno atau symphoni, software itu tidak diproduksi lagi. Dari WS meloncat ke PageMaker. InDesngn pun boleh. Windows mengeluarkan aneka rupa. Pokoknya membacanya saja pusing, apalgai aplikasinya. Kita terus belajar —dan ini lebih penting— memilih sesuai kebutuahn. Banyak yang ditawarkan, pilih mana yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, kita tidak sekadar memerlukan bahan pokok atau bumbu, tetapi juga hardware. Kesemua itu dipelajari demi meningkatkan kualitas; kreativitas sampai produktivitas. Apa boleh buat, begitulah kalau mau menjadi penulis. Penulis bukan untuk para pemalas, para pengeluh. Kalau malas belajar, mati saja.&lt;br /&gt;Lagi pula, menulis itu menciptakan kebaruan. Setiap kalimat yang diketik adalah buah pikiran. Esensi boleh sama, tetapi sajian berbeda. Masalah bisa jadi sama, tetapi analisis tidak harus sama sebangun. Setiap kita menulis menciptakan hal baru.&lt;br /&gt;Sebagai pencipta, gerakan tidak boleh berhenti. Berhenti berarti mati. Inovasi tiada henti, begitu sajian iklan. Menjaga kondisi demikian dengan belajar. Belajar paling mudah, membaca. Membaca itu menulis, menorehkan informasi di otak, di memori.&lt;br /&gt;Jadi, Tomy benar adanya. Menulis adalah proses pembelajaran. Menulis bukan untuk gagah-gagahan. Proses pembelajaran, satu diantaranya, tertampak dari tulisan. Kalau boleh sedikit nakal, agar rapor belajar tersembunyi, tidak usahlah menulis he he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3081580840609923115?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3081580840609923115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3081580840609923115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3081580840609923115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3081580840609923115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/menulis-tiada-henti.html' title='Menulis Tiada Henti'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-2697630085211404437</id><published>2009-02-02T21:49:00.001+09:00</published><updated>2009-02-02T21:51:48.720+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><title type='text'>Belanda Minta Hukuman Warganya Diringankan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbsP8ZoMJI/AAAAAAAAAjw/EhjSeisCvKU/s1600-h/Andi-Mattalatta-dalam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbsP8ZoMJI/AAAAAAAAAjw/EhjSeisCvKU/s320/Andi-Mattalatta-dalam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298181770303778962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sumber detiknews&lt;br /&gt;detiknews-Pemerintah Belanda proaktif membela warganya yang sedang menjalani hukuman di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya rencana kunjungan menteri kehakiman Belanda untuk meminta keringanan hukuman bagi 10 warga Belanda yang sedang menjalani pidana dan proses peradilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia minta agar ada keringanan hukuman, " ujar menteri hukum dan HAM Andi Mattalata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut ia sampaikan usai menerima kunjungan Menlu Belanda Maxime Verhagen di Depkumham, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Andi, dari 10 warga Belanda tersebut, ada 8 yang sudah menjalani hukuman. Sedangkan 2 orang lainnya sedang menjalani proses peradilan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 yang sedang menghadapi hukuman mati," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana Indonesia merespon hal tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya jelaskan kepadanya, kalau terpidana memperoleh hukuman sementara, dibawah 20 tahun dia berhak memperoleh remisi 2 kali setahun. Tapi hukuman mati dan hukuman seumur hidup tidak ada remisinya," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Andi menjelaskan, untuk hukuman mati bisa dirubah menjadi hukuman seumur hidup. Sedangkan hukuman seumur hidup bisa menjadi hukuman sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya beri tahu untuk itu harus ada keputusan presiden, tapi lewat jalur diplomatik, menlu dengan menlu," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana kunjungan tersebut akan digelar pada bulan Februari 2009. Selain permohonan keringanan hukuman, Belanda juga akan melakukan kerjasama dalam bidang imigrasi, pengembangan hukum dan perjanjian ekstradisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-2697630085211404437?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/2697630085211404437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=2697630085211404437' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2697630085211404437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2697630085211404437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/belanda-minta-hukuman-warganya.html' title='Belanda Minta Hukuman Warganya Diringankan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbsP8ZoMJI/AAAAAAAAAjw/EhjSeisCvKU/s72-c/Andi-Mattalatta-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5201441744526894723</id><published>2009-02-02T21:29:00.002+09:00</published><updated>2009-02-02T21:32:27.834+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPAKBOLA'/><title type='text'>Bobotoh Masih Dilarang Pakai Atribut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbnj-VvSKI/AAAAAAAAAjo/aW09-Mlvvg8/s1600-h/persiwa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbnj-VvSKI/AAAAAAAAAjo/aW09-Mlvvg8/s320/persiwa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298176616863582370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang Persib vs Persiwa&lt;br /&gt;sumber kompas &lt;br /&gt;SENIN - Penonton Persib Bandung masih dilarang memakai atribut bobotoh saat Maung Bandung menjamu Persiwa Wamena di Stadion di Jalak Harupat, Senin (9/2). Hal ini ditegaskan Ketua Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan Persib Iwan Kartiwan Senin (2/1).&lt;br /&gt;Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman percobaan larangan penggunaan atribut selama enam bulan pada bobotoh pascakerusuhan di Stadion Siliwangi, Juli tahun lalu. Jika dihitung sejak Agustus, pada Februari ini seharusnya hukuman sudah berakhir.&lt;br /&gt;"Kami sudah melobi Komdis. Namun, sampai sejauh ini kami belum mendapatkan surat resmi tentang pencabutan sanksi. Jadi kami tetap menerapkan larangan itu," kata Iwan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertandingan lawan Persiwa, panpel tetap akan menerapkan peraturan ketat. Pada putaran pertama, panpel menjual tiket yang dilengkapi barcode bagi penonton tribun VIP, samping, dan timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, untuk laga lawan Persiwa nanti, tiket di seluruh tribun dilengkapi barcode. "Penggunaan barcode ini untuk menekan kebocoran tiket," kata Iwan. (LSD)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5201441744526894723?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5201441744526894723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5201441744526894723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5201441744526894723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5201441744526894723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/bobotoh-masih-dilarang-pakai-atribut.html' title='Bobotoh Masih Dilarang Pakai Atribut'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbnj-VvSKI/AAAAAAAAAjo/aW09-Mlvvg8/s72-c/persiwa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5997028250896176631</id><published>2009-02-02T21:15:00.002+09:00</published><updated>2009-02-02T21:21:17.142+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Papua Barat'/><title type='text'>SD YPPGI Meuwo Timika Menanti Uluran Tangan</title><content type='html'>Dua Tahun Sekolah di Gedung Gereja&lt;br /&gt;sumber (simpa) e-mail: alebu_mogopia@yahoo.co.id &lt;br /&gt;FASILITAS belajar yang lengkap merupakan dambaan semua lembaga pendidikan, karena dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat belajar anak didik, yang tentunya akan berimplikasi pada mutu dan prestasi siswa itu sendiri. &lt;br /&gt;Tetapi bagaimana dengan mereka yang belajar tanpa sarana dan prasaran pendukung? Di lubuk hati pasti mereka juga ingin menikmati pendidikan dengan fasilitas yang komplit, meski sebenarnya keinginan itu masih sebuah mimpi. &lt;br /&gt;Minimnya sarana dan prasana pendukung kini dialami oleh lembaga sekolah dasar yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Persekolahan dan Gereja Indonesia (YPPGI) Meuwo. &lt;br /&gt;Sejak dua tahun lalu pasca kerusuhan di Kwamki Lama 2006, pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak lagi dilaksanakan dalam gedung layaknya lembaga sekolah lainnya. Sekolah yang terpaksa dipindahkan ke Timika, kini melaksanakan KBM di salah satu rumah ibadah di Timika Indah. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Membangun gedung sekolah yang 99 persen anak didiknya adalah putra daerah itu, masih jauh dari harapan. Anak-anak dengan latarbelakang orang tua yang kurang mampu membuat pihak sekolah tidak meminta dukungan dana dari orang tua untuk membangun sebuah gedung sekolah. &lt;br /&gt;Karena tidak ada tempat bagi anak-anak untuk melaksanakan KBM meluluhkan hati jemaad gereja KINGMI dengan memberi ijin gedung gereja untuk dijadikan sarana belajar bagi sekitar 332 anak didik. &lt;br /&gt;Tempat tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa kelas yang hanya dibatasi dengan papan tulis. Memang agak rumit suasana belajar seperti ini, karena tentu konsentrasi belajar akan terganggu dengan keadaan di sekitarnya. &lt;br /&gt;"Kondisi kelas yang terbuka kadang membuat mengganggu konsentrasi belajar anak. Tapi mau bagaimana lagi yang terpenting mereka bisa mendapatkan pelajaran,"ujar Petrus Pakage, Kepala Sekolah SD YPPGI Meuwo kepada Radar Timika pekan kemarin. &lt;br /&gt;Melaksanaan KBM dalam suatu ruangan besar dengan tingkatan kelas yang berbeda, jelas sangat menggangu pelaksanaan KBM. Apalagi kelas I umumnya didominasi anak-anak yang masih suka ribut ketika proses belajar mengajar berlangsung. "Tapi bagaimanapun tetap harus dijalani karena kalau tidak anak-anak mau belajar dimana,"tuturnya. &lt;br /&gt;Selain ruangan, kondisi meja yang saat ini digunakan tidak efektif. Maklum yang digunakan bukan meja belajar, tetapi anak didik menjadikan sandaran bangku sebagai alas untuk menulis. &lt;br /&gt;Meski kondisi fasilitas belajar tidak mendukung namun membuat guru dan anak didik patah semangat. Mereka terlihat aktif menjalankan kegiatan belajar mengajar. "ami sebagai guru tetap menjalankan kewajiban dengan baik,"tuturnya. &lt;br /&gt;Masihkah kita terus mengkampanyekan bahwa akan memberikan perhatian penuh terhadap sektor pendidikan, jika mereka yang ada di depan mata saja belum sepenuhnya tersentuh. Terus bagaimana dengan pengembangan pendidikan yang jauh di pelosok Mimika? Kita berharap tidak lebih parah dari yang kini dialami anak-anak SD YPPGI Meuwo, Timika Indah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5997028250896176631?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5997028250896176631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5997028250896176631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5997028250896176631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5997028250896176631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/sd-yppgi-meuwo-timika-menanti-uluran.html' title='SD YPPGI Meuwo Timika Menanti Uluran Tangan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5062458148996438194</id><published>2009-02-02T20:59:00.001+09:00</published><updated>2009-02-02T21:01:35.050+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YLSM KOMOPA'/><title type='text'>MAJALAH YLSM KOMOPA EDISI KE-11</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbgafjg-_I/AAAAAAAAAjY/J0QZR5bvTt4/s1600-h/ylsm+komopa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbgafjg-_I/AAAAAAAAAjY/J0QZR5bvTt4/s320/ylsm+komopa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298168757399649266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teman teman sekalian kami informasihkan bahwa setelah kami terbitkan majalah ylsm komopa edisi pertama dengan judul: FAMISASI MELINDUNGI HAK-HAK MASYARAKAT PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA BARAT KABUPATEN PANIAI&lt;br /&gt;pada edisi ke-11 ini kami dari redaksi mengambil judul &lt;br /&gt;HAK ULAYAT MILIK MARGA, BUKAN MILIK SUKU DAN NEGARA BERDASARKAN SEJARAH ADAT ASAL USUL MARGA PAPUA BARAT DI SEKITAR AREAL KONSESI PT. FREEPORT INDONESIA, PAPUA BARAT &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;maka kami Team Redaksi Majalah Ylsm komopa  sangat membutukan pendapat dari teman-teman sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bila teman teman ingin mau mengirim pendapat, kritik, masukan&lt;br /&gt;segera kirim via E-mail: yosep_gobai@yahoo.com / ylsmkomopa@yahoo.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5062458148996438194?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5062458148996438194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5062458148996438194' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5062458148996438194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5062458148996438194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/02/majalah-ylsm-komopa-edisi-ke-11.html' title='MAJALAH YLSM KOMOPA EDISI KE-11'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SYbgafjg-_I/AAAAAAAAAjY/J0QZR5bvTt4/s72-c/ylsm+komopa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-273098640205578604</id><published>2009-01-27T19:18:00.003+09:00</published><updated>2009-01-27T19:24:03.972+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>Variasikan Rutinitas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SX7gZQcJFtI/AAAAAAAAAjM/caa3NnKIggs/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SX7gZQcJFtI/AAAAAAAAAjM/caa3NnKIggs/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295916936348636882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;            Variasikan Rutinitas&lt;br /&gt;            ditulis oleh: yosep w Gobai&lt;br /&gt; saya pernah mengibaratkan dunia ini sebagai kebun buah jeruj,jika kita hanya tinggal dalam satu sudut di kebun buah jeruj, tidak lama kemudian pohon jeruk di sudut tersebut akan kehabisan buahnya, dan kita hanya mengabiskan pelung kita disana. Setelah buah-buah yang ada dipohon kita petik semua, butuh waktu untuk menunggu buah yang baru muncul kembali. Dan proses menunggu tersebut sama saja dengan mensia-siakan waktu kita yang berharga.&lt;br /&gt; Cobalah Variasikan Rutinitas anda setiap hari. Jika anda berhubungan dengan lingkungan pertemanan yang itu-itu saja, dan tidak pernah mencoba sesuatu atau hal-hal baru,itu sama saja dengan tinggal dalam satu sudut kebun buah.anda tidak pernah tauh bahwa di sudut atau dunia lain ada banyak buah-buah yang baik. Anda banyak peluang-peluang yang mengungtunkan &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;saya percaya ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menvariasikan rutinitas anda. Salah satunyacobalah anda masuk keinternet lalu menjelajai berita-berita hangat dari manca negara maupun dalam negeri “maka kamu akan keliling dua tanpa pake pesawat dalam sedetik,” atau bergabung dengan klup hobi yang anda ada kota anda. Seperti olah Raga dan bidang lain yang menguntukan anda, baca koran,ikut khursus sesuai dengan jurusan anda, pelatihan-pelatihan. Disamping kita bisa menyalurkan hobi kita, pikiran kita yang jenuh terhadap kuliah sehari-hari pun bisa dapat disegarkan kembali. saya pribadi yosep gobai hobi saya sepak bola, namun satu hal yang tidak boleh kami lupakan, mintalah selalu hikma dan pengetahuan kepada Tuhan sepaya kami bisa mengambilkeputusan dengan bijaksana&lt;br /&gt; kesuksesan yang besar bermula dari kesuksesan-kesuksesan yang kecil.pelajaran yang berharga ini saya dapatkan ketika saya mengingat kembali perjalanan saya dalam menulis sebuah majalah YLSM (Yayasan Lembaga Swadaya Masyarakat) pegunungan tengah papua Barat kabupaten paniai.Hari demi hari saya mengerjakan2 sampai 3 Halaman naskah, minimal 2 halaman. Sebab batas minimal sebuah mejalah YLSM komopa (Agadide) untuk diajukan kepenerbitan adalah 42 halaman kertas A4. Dan saya disiplin, bagaiman mungkin saya bisa menyelesaikan 42 halaman.Bagi saya, dalam satu hari bisa membuat 2 halaman dengan langsung editing ini merupakan sebuah kesuksesan. meskipun itu bisa dikatakan sebuah hal yang kecil.&lt;br /&gt; Janganlah menganggap remeh hal-hal kecil.karena halhal yang kecil inilah yang akan membangun fondasi bagi kesuksesan yang besar. Dalambidang apa pun yang anda sedang ketaui sekarang ini di marketplace, jangan jau sepelekan hal-hal yang kecil. Saya ingin menginformasihkan kepada teman-teman untuk tetap disiplin hal apapun. Tidak ada jalan singkat menuju kesuksesan. Langkah-langkah kecil kitalah yang membuat kita bisa sampai ketujuan. Dan sayapercaya, harga yang teman-teman bayarkan untuk setiap masalah kecil tidak sia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                       By Yosep Watage Gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Buat Hidup saya menjadi lebih indah, kirimkan teman-temanbaru yang bisa membantu saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-273098640205578604?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/273098640205578604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=273098640205578604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/273098640205578604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/273098640205578604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/varisikan-rutinitas.html' title='Variasikan Rutinitas'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SX7gZQcJFtI/AAAAAAAAAjM/caa3NnKIggs/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-2549588860010921602</id><published>2009-01-20T20:18:00.001+09:00</published><updated>2009-01-20T20:21:10.540+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>COVER MAJALAH YAYASAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT YLSM KOMOPA</title><content type='html'>COVER MAJALAH YAYASAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT YLSM PEGUNUNGAN TENGAH PAPUA BARAT KABUPATEN PANIAI KOMOPA&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWzPfQlRmI/AAAAAAAAAi8/OdZkAN7DIls/s1600-h/Image-02.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWzPfQlRmI/AAAAAAAAAi8/OdZkAN7DIls/s320/Image-02.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293334015714346594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWzJfGLNpI/AAAAAAAAAi0/M_la0j-r0Ug/s1600-h/Image-01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWzJfGLNpI/AAAAAAAAAi0/M_la0j-r0Ug/s320/Image-01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293333912591480466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-2549588860010921602?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/2549588860010921602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=2549588860010921602' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2549588860010921602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2549588860010921602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/cover-majalah-yayasan-lembaga-swadaya.html' title='COVER MAJALAH YAYASAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT YLSM KOMOPA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWzPfQlRmI/AAAAAAAAAi8/OdZkAN7DIls/s72-c/Image-02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1436412838151016570</id><published>2009-01-20T19:43:00.001+09:00</published><updated>2009-01-20T20:10:32.176+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMILU'/><title type='text'>PEMIMPIN HARUS RELA BERKORBAN DEMI MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWw8Yvso8I/AAAAAAAAAis/VmBjRy1C0g0/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWw8Yvso8I/AAAAAAAAAis/VmBjRy1C0g0/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293331488525034434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PEMIMPIN HARUS RELA BERKORBAN DEMI MASYARAKAT&lt;br /&gt;paniainews  pemimpin harus rela berkorban jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.&lt;br /&gt;Jika kita mempunyai kesempatan untuk berbincang-bincang dengan seorang pemimpin yang berhasil, tanyakanlah apakah ia pernah berkorban untuk mencapai posisinya saat itu. Pastilah Anda akan mendapatkan jawaban bahwa dia sudah banyak berkorban demi mencapai apa yang dia harapkan. Anak tangga yang menghantarkan seseorang sehingga ia menjadi pemimpin yang berhasil namanya adalah pengorbanan. Pengorbanan adalah harga mutlak yang harus dibayar seseorang yang mau menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tinggi posisi yang dimiliki oleh seorang pemimpin, dituntut pengorbanan yang semakin besar pula. Kita akan semakin mengerti tentang arti pengorbanan seorang pemimpin jika sejenak melihat pengorbanan Presiden Amerika. Seseorang pernah mengatakan bahwa yang terpilih menjadi Presiden Amerika akan menjadi pemimpin dunia, artinya tanggung jawabnya sangat besar. Jika seseorang mencalonkan diri menjadi Presiden Amerika, maka sejak awal – bahkan sebelum kampanye – ia sudah harus berkorban didalam banyak hal. Ia harus berkorban materi, waktu, mengesampingkan kepentingan pribadi, keluarga, dll. Dan setelah terpilih menjadi presiden ia akan terus berkorban, bahkan lebih besar lagi. Bukan hanya dirinya sendiri yang dituntut untuk berkorban, tetapi keluarganya pun harus siap berada dalam tekanan yang besar, karena mereka menjadi figur publik.&lt;br /&gt;Seorang sukses memberi kita gambaran tentang pengorbanan seorang pemimpin besar. "Siang malam telepon kami berdering dan seseorang akan melontarkan kata-kata yang tak senonoh … seringkali percakapan telepon itu berakhir dengan satu ancaman yang ingin membunuh kami, jika kami tidak segera menyingkir keluar kota . Namun terlepas dari segala bahaya itu, maupun kekacauan kehidupan pribadi kami saat itu, kami malah terinspirasi dan bersukacita. "&lt;br /&gt;Tanpa pengorbanan maka seseorang tidak bisa disebut sebagai pemimpin yang baik. Oang yang sukses menerapkan prinsip ini didalam nya yang berasal dari berbagai latar belakang. Dengan rela hati melepaskan banyak hak yang sebenarnya dapat dinikmatiNya. Ia kehilangan waktu untuk beristirahat, menahan lapar, haus, dingin, &lt;br /&gt;Mungkin sebagai pemimpin anda sudah banyak berkorban, entahkah bentuknya perasaan, waktu, tenaga, perhatian dan materi. Semua pengorbanan itu tidaklah sia-sia karena lewat pengorbanan itu waktu akan menguji dan mengantar anda sebagai pemimpin yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1436412838151016570?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1436412838151016570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1436412838151016570' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1436412838151016570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1436412838151016570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/pemimpin-harus-rela-berkorban-demi.html' title='PEMIMPIN HARUS RELA BERKORBAN DEMI MASYARAKAT'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXWw8Yvso8I/AAAAAAAAAis/VmBjRy1C0g0/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7428765753109499401</id><published>2009-01-18T07:32:00.001+09:00</published><updated>2009-01-18T07:40:18.157+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>CEPAT DAN LAMBANYA PEMBANGUNAN TERGANTUNG  PEJABAT SETEMPAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXJeIVd4WuI/AAAAAAAAAik/XGbf6SbcNPI/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXJeIVd4WuI/AAAAAAAAAik/XGbf6SbcNPI/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292396009408191202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CEPAT DAN LAMBANYA PEMBANGUNAN TERGANTUNG  PEJABAT SETEMPAT&lt;br /&gt;Oleh Yos Watage Gobai&lt;br /&gt;Para masyarakat  ini merasa selama 13 tahun Umur Kabupaten Paniai, tidak juga memberi perubahan pada pembangunan kabupaten paniai. Masyarakat yang berada dalam kabupaten paniai ini merasa  masih tertindas.dan belum ada perubahan dari duluh sampai pada saat ini.&lt;br /&gt;Kabupaten paniai yang sudah lama dimekarkan dari kabupaten nabire bersama dengan kabupaten puncakjaya ini, sangat ketinggalan jauh dibanding dengan kabupaten puncakjaya, baik itu dalam bidang apa saja. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami bisa ambil salah satu contoh yang konkrit bahwa Para guru kabupaten paniai merasa selama 13 tahun Umur Kabupaten Paniai, tidak juga memberi perubahan pada nasib guru. Kaum pengajar ini mengaku masih tertindas. Para guru yang tergabung dalam PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) menggelar aksi demo di Halaman Kantor Bupati Pania, dan dalam aksi mereka mengecam Kinerja Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai. Mereka menilai pemerintah belum memberi perhatian terhadap perbaikan sistem pendidikan. Realisasi anggaran  untuk hak guru dan hak sekolah dari APBN maupun APBD masih belum terlihat dan dirasakan oleh para guru.   (Sumber berita papuaposnabire 8-10-2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada saat ini kabupaten paniai melanda dengan pengangguran mulai dari sd sampai sarjana S-2 dari berbagai jurusan, oleh sebab itu kepada pemerintah kabupaten paniai tolong merubah sistem keluargaismee itu, sebab salah satu dampak mengambat pembangunan di paniai. Dan penempatan pejabat-pejabat itu harus sesuai dengan JurusanNya, karena orang yang selesai dari jurusan ilmu Hukum dia tidak bisa ditempatkan di bagian pemerintahan sebab dalam kinerja dikantor otomatis tidak bisa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama samarannya sepi dia masuk di salah satu SMU di Nabire dan dari kelas satu sampai kelas 2 cawu 11 nilainya sih sepi jurusan IPS lebih bagus dari pada IPA tapi sepi punya cita cita dari kecil mau jadi dokter, dan sewaktu naik kelas 111 langsung pembagian jurusan dan sih sepi ini dia masuk di kelas tiga IPA secara terpaksa. sepi dia belum bisa masuk di kelas Tiga IPA sebab dari kelas satu sampai kelas 11 (dua) SMU nilainya sepi lebih baik IPS dari pada IPA. Selama satu tahun di IPA nilai sepi tidak baik semua di banding sewaktu kelas 1-11.dan pandangan dari teman teman kelas bahwa sih sepi tidak pantas masuk di IPA sebab sewaktu kelas 1-11 nilai IPA tidak baik dari pada IPS, kayaknya salah pilih jurusan jadi sepi bisa jatuh ujian Nasional kata teman teman dan akhir nya benar juga sih sepi ujiannya jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh diatas ini kami prediksi salah penempatan pejabat-pejabat kabupaten paniai yang selama ini terjadi dan itun pun factor menghambat pembanguan sebab hal penempatannya tidak sesuai dengan  bidang yang dia miliki sewaktu perguruan tinggi.&lt;br /&gt;Orang yang selsai dari hukum ditempatkan dipertanian begitu pun orang yang selesai dari pertanian ditempatkan bagian hukum maka kinerja di kantor pun akan kacau balau sebab orang bilang kalau jalan dalam kegelapan tapi satu dua kali sudah jalan maka tidak ada hambatan/tantangan di jalan, apa bila orang itu baru melewati jalan itu dalam kegelapan maka orang tersebut banyak tantangan dijalan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7428765753109499401?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7428765753109499401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7428765753109499401' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7428765753109499401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7428765753109499401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/cepat-dan-lambanya-pembangunan.html' title='CEPAT DAN LAMBANYA PEMBANGUNAN TERGANTUNG  PEJABAT SETEMPAT'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXJeIVd4WuI/AAAAAAAAAik/XGbf6SbcNPI/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3655144556926318877</id><published>2009-01-16T19:36:00.002+09:00</published><updated>2009-01-16T19:43:36.670+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>KEBUDAYAAN DAN BAHASA MERUPAKAN IDENTITAS SUATU BANGSA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBkrgXryVI/AAAAAAAAAiA/y-gfZiGQ6d4/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBkrgXryVI/AAAAAAAAAiA/y-gfZiGQ6d4/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291840260746758482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KEBUDAYAAN DAN BAHASA MERUPAKAN IDENTITAS SUATU BANGSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis Watage Gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia merupakan salah satu karia Tuhan YME, yang sangat mulia yang mana didalamnya dihuni oleh makluk hidup baik itu tumbuh-tunbuhan (tanaman), hewan, dan manusia serta daratan dan lautan yang terhampar luas diatasnya. Dari ketiga makluk hidup ini yang meiliki kesempurnaan yaitu manusia yang mana padanya diberikan alam pemikiran yang sempurna oleh Sang Pencipta dengan tujuan agar baginya yang memerintah akan segala mahluk hidup lainya yang bermukim di dataran bumi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang diciptakan-Nya pun mamiliki beberapa ciri khas yang berbeda-beda pula. Secara garis besar perbedaan tersebut terdapat pada warna kulit atau yang disebut Ras, Budaya, dan Bahasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ras adalah suku bangsa/kaum golongan/warna kulit dari orang (manusia) yang berfungsi sebagai alat yang dapat membedakan antara orang satu dan orang lain. Budaya adalah hasil ciptaan dan karya manusia yang bersifat keindahan peradaban. Bahasa adalah sistim lambing bunyi yang arbiter, yang biasanya digunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Di dunia ada beberapa ras yang di hitung secara garis besar yaitu; ras mogoloid, negroit, kaukosoit, yang berada diatas permukaan bumi ini, dan didalamnya terdapat berribu-ribu suku bangsa, budaya, dan bahasa yang sangat beranekaragam.Melalui ketiga unsur diatas ini yaitu Ras,Budaya, dan Bahasa merupakan alat yang dapat berfungsi untuk membedakan satu orang dengan orang lain sehingga ketiganya bersifat era dan tidak dapat dipisahkan. Sehingga orang aborigin di Australia, orang Indian di Amerika, orang madura jawa batak minangkabau di Indonesia, orang mandarin di kawasan asia, orang malanesia dikawasan timur yaitu papua, ambon, timor, Solomon, Vanuatu akan menyatakan dirinya masing-masing adalah orang asli disitu dan mempunyai budaya, bahasa yang sama maka dari situlah akan tampak identitas diri seseorang dan dari mana ia berasal. Contohnya papua;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua merupakan suatu daerah yang amat luas daratanya dibanding lautan, apabila dibandingkan dengan pulau jawa maka 4 kali lebarnya pulau jawa, didalamnya terdapat 312 suku yang bermukim di daratan tersebut. Secara topografi suku-suku di daerah papua tersebut terbagi dalam dua wilayah besar yaitu suku-suku di pesisir atau yang sering disebut pantai, dan suku-suku pingiran lereng pengunugan atau yang sering disebut pedalaman. Dari keseluruhan suku-suku yang telah disebutkan diatas memiliki karakter dan pola kehidupan serta  cara berkomunikasi yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Namun mereka memiliki rasa persaudaraan yang amat tinggi diantara suku satu dengan suku lainya, yang telah berlangsung sejak dahulu kala, sejak tete moyang kita, hingga kita anak-anaknya sekarang ini, dengan berakarnya rasa papuanisme yang sangat tinggi membuat persaudaraan tadi semakin erat adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3655144556926318877?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3655144556926318877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3655144556926318877' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3655144556926318877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3655144556926318877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/kebudayaan-dan-bahasa-merupakan.html' title='KEBUDAYAAN DAN BAHASA MERUPAKAN IDENTITAS SUATU BANGSA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBkrgXryVI/AAAAAAAAAiA/y-gfZiGQ6d4/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1032070310500182885</id><published>2009-01-16T19:27:00.001+09:00</published><updated>2009-01-16T19:33:01.842+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Papua Barat'/><title type='text'>Ujian Nasional Terhadap Sekolah dan  Kelulusan, Nama Baik Sekolah?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBiB1Y6PmI/AAAAAAAAAhw/7il2RBL6spk/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBiB1Y6PmI/AAAAAAAAAhw/7il2RBL6spk/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291837345811283554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ujian Nasional Terhadap Sekolah dan  Kelulusan, Nama Baik Sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis Oleh Yosep Gobai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Paniainews- Ujian nasional seakan-akan menjadi hakim penentuan masa depan sisiwa tanpa pertimbangkan riwayat belajar mereka.ujian nasionalb berisi soal-soal pilihan gandayang bersifat sangat otoriter,seolah-olah hanya satu jawaban yang benar.siswa tidak pernah bias mengajukan pertanyaan mengapa bias sampai pada pilihan jawaban tertentu.&lt;br /&gt;Ujian nasional berdampak pada reputasi dan nama baik sekolah, termasuk di dalam kepala sekolah, dan para guru, dimata masyarakat umum, ketika reputasi dan nama baik menjadi taruhan, segala cara untuk mempertahankannya seolah-olah sah untuk dilakukan.lebih-lebih jika yang pertaruhkan adalah reputasi kepala sekolah yang terencana dimutasi kepala dinas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat terlanjur beranggapan bahwa semakin tinggi tingkat kelulusan siswa disebuah sekolah semakin baik tersebut. Jika tingkat ketidak lulusan sebuah ekolah, jatulah reputasi sekolah pemerintah sendiri secara tidak langsung menanamkan cara pandang itu kedalam benak masyarakat.pemerintah pernah menggunakan Hasil Ujian Nasional (duluh disebut EBTANAS) untuk menentukan peringkat sekolah (dan seolah-olah kwalitas sekolah) secara Nasional, lepas dari proses belajar yang terjadi disebuah sekolah. Dari sinilah logika yang salah kipra itu berawal.masyarkat lalu tidak peduli lagi apakah skor tinggi ujian akhir disebuah sekolah merupakan hasil dari sebuah proses belajar yang benar, atau hasil dari drill mekanisme soal-soal pilihan ganda yang sejak awal diberikan oleh guru mereka.jika tingkat kelulusannya tinggi, kwalitas sekolah tersebut juga tinggi, jika tingkat kelulusannya rendah, kwalitas sekolah pun rendah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Demikianlah anggapan masyarakat. Tingkat kelulusan di sebuah sekolah akhirnya akan berdampak pada jumlah calon siswa yang mendaftar disekolah tersebut untuk tahun ajaran baru. Hal diatas ini sering terjadi setiap tahun dikabupaten paniai dan kabupaten nabire, ketika kami berhasil mengubungi via handphone Drs.Amatus Tatogo Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai tentang hasil ujian nasional terhadap sekolah,guru dan siswa Bapak tatogo pun langsung menjelaskan, sebab hal diatas itu benar benar di kabupaten paniai pada setiap tahun sering terjadi tegasnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Lanjut-Amatus setiap jumlah calon siswa yang mendaftar, tentu juga berpengaruh pada keberlangsungan sekolah. Segala cara pun lakukan agar sekolah tetap mempunyai nama baik di masyarakat bertahan Hidup kata kepala dinas pendidikan Paniai &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1032070310500182885?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1032070310500182885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1032070310500182885' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1032070310500182885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1032070310500182885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/ujian-nasional-terhadap-sekolah-dan.html' title='Ujian Nasional Terhadap Sekolah dan  Kelulusan, Nama Baik Sekolah?'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBiB1Y6PmI/AAAAAAAAAhw/7il2RBL6spk/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5440697118138468543</id><published>2009-01-16T19:09:00.002+09:00</published><updated>2009-01-16T19:21:43.144+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>PAPUA DIANTARA KONFLIK DAN KEPENTINGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBfWkAtxZI/AAAAAAAAAho/fQbks2PW-Fw/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBfWkAtxZI/AAAAAAAAAho/fQbks2PW-Fw/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291834403388769682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PAPUA DIANTARA KONFLIK DAN KEPENTINGAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis Oleh: Yosep Watage Gobai &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; Paniai- ada hal-hal yang kini tengah mengusik Hati nurani. Ada permasalahan yang benar-benar butuh perhatian kita, karena sangat sulit untuk dikaji. Mengapa tingkat kematian masyarakat, angka kematian ibu dan anak sangat tinggi, apakah kematian mereka akibat penyakit, kematian normal, kecelakaan murni atau merupakan starategi genocide terselubung ?? &lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan diatas terkadang sangat mengusik karena ada teman-teman yang menceritakan via handphone bahwa di kota enarotali (ibu kota kabupaten paniai) tingkat kematian sangat tinggi baik akibat muntaber (KLB), sakit, pembunuhan dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bila tingginya tingkat kematian diakibatkan karena muntaber murni, maka bisa kita renungkan seberapa ada perhatian dari pemerintah kabupaten paniai dan dari propinsi Papua sehingga penyakit  bisa menjadi penyebab utama tingginya tingkat kematian ? Selain itu jika memang itu akibat muntaber (KLB) murni, maka apakah motifnya ? mengapa korban-korban muntaber tersebut tidak belum ada perhatian dari pemerintah setempat ? Mengapa fenomena tingginya tingkat kematian sama sekali tidak mengusik masyarakat bahkan dianggap lumrah (pemakluman-pemakluman? sedangkan tingkat pertumbuhan atau pertambahan jumlah penduduk tidak terlalu pesat karena jumalah penduduk dari BPS (Pusat Statistik 1999-kini) tidak terjadi pertambahan penduduk yang signifikan apalagi dengan tingginya tingkat kematian ibu dan bayi di kabupaten paniai. &lt;br /&gt;Dengan tingginya tingkat rata-rata kematian orang Paniai setiap bulan bisa dibayangkan bahwa sebenarnya jumlah penduduk tanpa disadari semakin berkurang. Hal tersebutlah yang menyebabkan tingkat pertambahan penduduk tidak pernah lebih dari 1%. &lt;br /&gt;Dengan membeberkan fakta ini, saya tidak bermaksud untuk mengajak saudara sekalian untuk berfikir picik namun saya hanya bermaksud memberi wacana tentang fenomena yang ada dalam masyarakat kita. Dengan pemaparan permasalahn diatas kita bisa bertanya sebenarnya ada permasalahan kematian karena muntaber yang cukup akut ataukah ini bagian dari program genocide terselubung? Jika karena tingkat muntaber; maka kita harus kembali melihat bahwa Paniai sekarang sangat beda jauh dari keadaan dulu dimana tingkat kematian tinggi karena kebiasaan perang suku dimana dendam antar suku dibayar dengan kematian anggota suku tertentu namun di era yang sudah modern ini hal tersebut tidak terjadi lagi. &lt;br /&gt;Fakta yang ada adalah kasus kematian tersebut pada umumnya terjadi diwaktu malam.Selain itu, untuk didaerah pegunungan yang terkadang sulit dijangkau terjadi juga banyak kematian namun isu yang dimunculkan justru si A atau B adalah anggota GPK/OPM. Pembunuhan lebih legal dilakukan setelah terlebih dahulu di beri stigma bahwa ia anggota OPM. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang Papua akan semakin punah secara perlahan-lahan.&lt;br /&gt;Sudah bukan rahasia lagi bahwa sudah banyak operasi militer yang pernah dilakukan di Papua terkadang dengan terlebih dulu menghembuskan isu; misalnya isu suanggi perempuan bernama marta. Ketika isu ini berhembus terjadi banyak pembunuhan masyarakat khususnya laki-laki namun masyarakat bersikap pasif karena mitos local seperti ini yang dipakai. &lt;br /&gt;Satu contoh nyata lainnya adalah; sebelum pembunuhan Ketua Dewan Presidium Papua Theys Eluay didahului dengan berhembus isu manusia pembunuh bertopeng yang menyerang masyarakat yang keluar diwaktu malam. Sehingga bila ada peristiwa kematian, maka alasan utama yang akan dimunculkan adalah bahwa orang tersebut keluar dimalam hari sehingga dibunuh oleh kelompok ninja tersebut. &lt;br /&gt;Pemakluman akan keadaan tersebut sangat berbahaya karena dengan adanya permainan isu maka penghilangan ataupun pembunuhan kilat terhadap orang Papua, atau aktivis gerakan, dan para pekerja kemanusiaan dan LSM akan semakin legal. Sebagai orang Papua, kita sendiri tahu bahwa isu seperti suanggi terbang dan sebagainya tidak akan terjadi tanpa alasan yang tepat dan jelas apalagi kematian yang terjadi dilakukan secara acak dan bukan pada suku atau klan tertentu saja. Bisa dipastikan bahwa ada scenario besar dengan label genocide yang sedang dilakukan di Papua dan harus kita waspadai. Fakta yang pernah terpublikasi dalam bentuk tulisan; jurnal ataupun buku memaparkan dengan jelas bahwa semenjak masyarakat mulai melancarkan protes ke Pusat (Jakarta) maka tingkat kematian semakin tinggi baik oleh penyakit (AIDS) pembunuhan (panyakit), kematian ibu dan anak pada saat proses kelahiran, tingkat kematian akibat pengaruh zat aktif misalnya alcohol dan narkoba. Kita bisa berkaca dari pengalaman bangsa asli Australia (Aborigin) yang dimusnakan pelan-pelan dengan pensuplaian minuman beralkohol yang mengandung racun dengan label berbeda juga kadar alcohol yang berbeda dari masyarakat kulit putih Australia. Juga pada suku Indian (Amerika) dimana pendatang-pendatang dari Eropa sengaja menyebarkan penyakit cacar, typus dan kolera serta pneumonia yang merupakan jenis penyakit baru yang tidak pernah dikenal oleh masyarakat yang menyebabkan kematian sekian puluh ribu penduduk asli Indian &lt;br /&gt;Sudah bukan saatnya lagi kita membiarkan hal tersebut terjadi dengan bersikap pasif melihat kenyataan ini. Karena jika kita bersikap pasif maka kejahatan dengan penggelapan data statistic yang tidak transparan mengenai jumlah penduduk Papua akan tetap terjadi terus. Dengan penggelapan data jumlah penduduk maka akan melegitimasi penghilangan atau pembunuhan etnis secara besar-besaran yaitu dengan tetap mengedepankan jumlah fiktif sedangkan jumlah sisa dari jumlah penduduk yang sebenarnya akan dianggap sah untuk dihilangkan. Diam akan berarti bersikap pasrah dan permisif untuk dipunahkan secara pelan-pelan.&lt;br /&gt;Semenjak tuntutan masyarakat Papua semakin intens maka pengiriman pasukan militer non-organic ke Papua dilakukan dalam jumlah besar ke Papua. Hal tersebut bisa terlihat dari banyaknya objek diberbagai kota di Papua, atau pedagang keliling yang menjajahkan barang dagangan sampai kedaerah pelosok Papua untuk mendata dan memata-matai semua kegiatan masyarakat. Pengiriman pasukan militer tersebut juga didukung dengan UU Anti Terorisme, RUU TNI yang disahkan oleh DPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5440697118138468543?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5440697118138468543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5440697118138468543' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5440697118138468543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5440697118138468543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/papua-diantara-konflik-dan-kepentingan.html' title='PAPUA DIANTARA KONFLIK DAN KEPENTINGAN'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SXBfWkAtxZI/AAAAAAAAAho/fQbks2PW-Fw/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1485858162411180710</id><published>2009-01-13T19:36:00.002+09:00</published><updated>2009-01-13T19:40:05.440+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRIMINAL'/><title type='text'>Kapolda Papua: Penyerangan akibat Anggota Lengah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWxvIpUWDUI/AAAAAAAAAhg/D2OnFBj_dPk/s1600-h/204657p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWxvIpUWDUI/AAAAAAAAAhg/D2OnFBj_dPk/s320/204657p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290725856574311746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kapolda Papua: Penyerangan akibat Anggota Lengah&lt;br /&gt;JAYAPURA, SENIN — Kapolda Papua Irjen Pol Bagus Eko Danto mengakui, penyerangan terhadap pos polisi di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, 7 Januari 2009 adalah akibat kelengahan petugas. "Penyerangan yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIT dilakukan saat pos polisi hanya dijaga dua anggota polisi," kata Kapolda kepada Antara, Senin (12/1).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, dari laporan yang diterima terungkap saat peristiwa terjadi sekitar 20-an warga menonton televisi di pos polisi sedang anggota makan di ruang lain. "Ternyata situasi dan kondisi itu dimanfaatkan anggota OPM yang saat itu juga sedang nonton dengan menyerang dan mengambil empat pucuk senjata dan 60 butir peluru," kata Irjen Eko Danto seraya menambahkan, penyerangan itu dipimpin Dekilas Tabuni yang bersama dua rekannya juga ikut nonton bersama warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penyerang yang diduga kelompok OPM pimpinan Goliat Tabuni itu juga mencederai Ny Irene Helen (21) istri Bripda Ayub Ayer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kapolda, bila anggotanya senantiasa waspada maka pasti insiden tersebut tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Kapolda Papua berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi anggota yang bertugas terutama di daerah yang dianggap rawan, seperti Tingginambut. "Tingginambut merupakan salah satu daerah di pedalaman Papua yang rawan terutama gangguan dari kelompok separatis bersenjata," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apakah pihaknya akan mengerahkan anggota untuk melakukan pengejaran, Kapolda menjawab pihaknya saat ini masih memberi kesempatan kepada para kepala suku, tokoh masyarakat, dan lainnya untuk mencari dan mengambil senjata tersebut dari OPM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memberikan waktu tiga minggu kepada warga, baik itu kepala suku, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun pemuda di daerah itu untuk mengembalikan senjata yang dirampas dari pos polisi di Tingginambut," ujarnya seraya menyebutkan, batas waktu itu diberikan pihaknya setelah mereka meminta waktu untuk melakukan pendekatan dengan OPM agar menyerahkan kembali keempat pucuk senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda menegaskan, bila sampai batas waktu tidak berhasil maka pihaknya akan melakukan pengejaran. Untuk itu, Kapolda telah meminta bantuan dan dukungan dari Kodam XVII Cenderawasih.(sumber kompas0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1485858162411180710?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1485858162411180710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1485858162411180710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1485858162411180710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1485858162411180710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/kapolda-papua-penyerangan-akibat.html' title='Kapolda Papua: Penyerangan akibat Anggota Lengah'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWxvIpUWDUI/AAAAAAAAAhg/D2OnFBj_dPk/s72-c/204657p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5763677433526144982</id><published>2009-01-07T19:12:00.002+09:00</published><updated>2009-01-07T19:20:20.749+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>Kacang lupa kulit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWSBnEL-UgI/AAAAAAAAAhU/udhKFmShN-k/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWSBnEL-UgI/AAAAAAAAAhU/udhKFmShN-k/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288494370578649602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;          &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kacang Lupa Kulit &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Yosep Watage Gobai&lt;br /&gt;Kacang lupa kulit adalah ungkapan ki-as-an untuk menyebut orang yang lupa akan masa lalunya dan menjadi som-bong. Misalnya, seorang  gadis&lt;br /&gt;berasal dari kampung, merantau ke kota, berhasil menjadi artis terkenal, lalu sikap dan perilakunya berubah menjadi sok, jauh dari tata krama. Ungkapan itu juga bisa dikenakan pada orang yang tidak tahu berterima kasih, lupa akan jasa-jasa orang yang pernah menolong dan  membesarkannya. Seperti si Malin Kundang, tokoh dalam salah satu cerita rakyat dari Sumatra Barat. Malin Kundang adalah pemuda yang meraih kesuksesan di rantau, tetapi kemudian ia tidak mau mengakui ibunya sendiri, sehingga dikutuk menjadi batu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sangat tidak berkenan dengan sikap "kacang lupa kulit". Itulah sebabnya berulang kali Dia mengingatkan umat Israel tentang status mereka dulu, yaitu sebagai budak-budak di Mesir, dan bahwa Tuhanlah yang telah membebaskan mereka  Tujuannya supaya mereka tetap mengandalkan Tuhan, dan tidak berpaling kepada lain. Sekaligus supaya mereka juga memiliki empati dan kepekaan untuk membantu orang lain yang membutuhkan seperti mereka dulu &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, baiklah kita terus mengingat karya kasih Tuhan dalam hidup kita, sehingga kita selalu terdorong untuk memakai segala yang ada pada &lt;br /&gt;kita untuk kemuliaan-Nya. Dan, baiklah kita juga tidak melupakan peran dan jasa orang lain dalam setiap kesuksesan yang kita raih, sehingga kita bisa tetap menunjukkan rasa terima kasih kita kepada mereka. Bukan seperti kacang yang lupa pada kulitnya &lt;br /&gt;KITA ADALAH ORANG BERUTANG KEPADA TUHAN DAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR KITA &lt;br /&gt;MEWUJUDKAN RESOLUSI &lt;br /&gt;Menyusun resolusi adalah hal yang kerap dilakukan orang di awal tahun. Namun, banyak orang begitu semangat menyusun resolusi agar menjadi "lebih baik", kemudian lupa ketika waktu berlalu. Ada banyak hal membuat kita sulit mewujudkan resolusi. Akan tetapi, ada satu hal penting yang bisa menjadi pangkal kegagalan kita, yakni saat kita menyusun resolusi dengan pertanyaan yang salah, "Apa yang ingin saya capai tahun ini?" atau "Apa yang ingin saya lakukan tahun ini?" &lt;br /&gt;Sebagai orang-orang yang menjadikan Yesus sebagai Raja atas hidup ini, bukankah seharusnya kita mendasarkan resolusi pada pertanyaan, "Tuhan, apa yang Engkau ingin aku lakukan tahun ini? Apa yang Engkau ingin agar saya capai tahun ini?" Ada dua alasan mengapa kita harus melibatkan Tuhan dalam menyusun resolusi. &lt;br /&gt;Pertama, Perasaan muncul dari diri masing masing mengingatkan agar kita tidak melupakan Tuhan dalam perencanaan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok . kita menanykan diri kita supaya kita berkata, "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu" . Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi di sepanjang tahun ke depan. Namun, Tuhan akan memimpin kita untuk membuat keputusan yang tepat, saat kita membuat rencana bersama-Nya. &lt;br /&gt;Kedua, kita mesti ingat bahwa tujuan utama hidup kita adalah menjadi serupa dengan Kristus. Karena itu, fokus resolusi kita seharusnya adalah menjadi apa yang Tuhan mau, bukan sekadar menjadi lebih baik menurut ukuran manusia. &lt;br /&gt;Mari membuat dan menjalani resolusi bersama Tuhan. Peganglah janji Tuhan, bahwa Dia akan "turut bekerja dalam segala sesuatu" di sepanjang tahun ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5763677433526144982?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5763677433526144982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5763677433526144982' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5763677433526144982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5763677433526144982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/kacang-lupa-kulit.html' title='Kacang lupa kulit'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWSBnEL-UgI/AAAAAAAAAhU/udhKFmShN-k/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4389011861008818050</id><published>2009-01-06T00:59:00.006+09:00</published><updated>2009-02-11T17:15:20.570+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMEKARAN PAPUA'/><title type='text'>Apa Benar Pemekaran Untuk kesejhataan Rakyat Papua</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWIvhRvCK-I/AAAAAAAAAhM/C943F5OiwCE/s1600-h/paniai.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 204px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWIvhRvCK-I/AAAAAAAAAhM/C943F5OiwCE/s320/paniai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287841161229249506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(sumber kompas)&lt;br /&gt;Apa Benar Pemekaran Untuk kesejhataan Rakyat Papua &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemekaran bagaikan fenomena gunung es yang tidak bisa dibendung lagi, khususnya tempat saya di Papua. Hal ini tentunya mengungtungkan masyarakat setempat, karena tujuan utamanya tidak lain untuk meningkatkan pelayana masyarakat. Tetapi yang menyakitkan dan menyebalkan hal ini (red:pemekaran) bukan dijadikan kesempatan untuk memajukan masyarakat, malahan dijadikan ajang untuk memerkaya diri para penguasa.&lt;br /&gt;Saya secara pribadi, jengkel dan jengkel dengan hal ini, sehingga secara tidak langsung saya menyuarakannya dalam sebuat tulisan ini. semoga tulisan ini menjadi suara dari rakyat miskin di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tujuan utama diadakannya pemekaran berbagai Kabupataen baru seperti Dogiyai, Kamu Tengah, Lani Jaya, Mamberamo Tengah, Nduga dan beberapa saat lalu dimekarkannya Provinsi Irian Jaya Barat oleh Menteri Dalam Negeri adalah untuk tujuan mempercepat pembangunan dan lebih mensejahtrakan rakyat pribumi. Melihat gencar-gencarnya pemekaran berbagai Kabuptaen baru seperti ini memberikan suatu pertanyaan kepada kita khayalak umum terlebih khusus bagi yang berpendidikan ada apa sih dibalik semua pemekaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tujuan utama diatas memberikan suatu pertanyaan buat kita betulkah tujuan utama pemekaran adalah mempercepat pembangunan dan mensejahtrakan rakyat pribumi seperti yang telah dicanangkan terlebih dahulu. Sedikit menanggapi pernyataan diatas bahwa para penjabat daerah yang mati-matian memperjuangkan agar daerah baru bisa dimekarkan perlu tinjau dan menoleh kebelakang bahwa Otonomi Khusus telah diberlakukan sejak dikeluarkannya Undang-Undang No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus tujuh tahun yang lalu, tetapi apakah percepatan pembangunan dan kesejahtraan masyarakat pribumi di Provinsi Papua telah terlihat dan nyata wujudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang beralasan termasuk para penjabat daerah maupun para penjabat yang duduk di Provinsi bahwa kurang adanya sosialisasi tentang Otonomi Khusus ke daerah pelosok-pelosok pantai maupun ke daerah pedalaman-pedalaman pegunungan sehingga membuat Otonomi Khusus belum begitu dirasakan manfaatnya oleh seluruh kalangan masyrakat yang ada di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tidak berhasilnya pembangunan dan tercerai-berainya kesejahtraan rakyat pribumi sejak dicanangkannya Otonomi Khusus tujuh tahun lalu adalah alasan kurang adanya sosialisasi. Ini juga memberikan sebuah pertanyaan kalau kurang adanya sosialisasi kedaerah-daerah pelososok baik pedalaman maupun pantai kira-kira siapa yang bertugas didalamnya untuk membantu mensosialisasikan hal itu. Apakah para penjabat meminta agar masyarakat sendiri membantu dalam mensosialisasikan atau meminta kepada mahasiswa-mahasiswi yang selalu dipusingkan dengan pelajaran dibangku kuliah yang membantu mensosialisasikan, ataukah meminta kami para pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menegah Atas yang membantu dalam mensosialisasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak bisa kita sebelah matakan, karena sebagaimana dana Otonomi Khusus yang dikucurkan tidak pernah mengalir kepada kami para mahasiswa, pelajar maupun kami para masyarakat untuk mengolahnya. Oleh sebab itu yang bertugas dalam mensosialisasikan hal ini adalah kalian para penjabat daerah yang telah dibebani dengan uang kami uang Otonomi khusus yang berjumlah miliaran rupiah. Dengan demikian tugas kalian para penjabat adalah harus, keharusan disini tidak memilih-milih dalam mensosialisasikan Otonomi Khusus sampai kepada pelopsok daerah Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami orang awam mengerti bertul banyak alasan yang akan kalian pakai untuk tidak mensosialisasikan hal ini yaitu Otonomi Khusus kepada kami orang awam yang tidak berpendidikan. Berbagai alasan itu diantaranya mungkin kalian takut terhadap gigitan nyamuk didaerah kami yang menyebabkan malaria, kalian juga takut berjalan didaerah-daerah yang berbukit-bukit karena kalian selalu keenakan dengan mobil Inova maupun avanza, dan kalian juga takut untuk beristrahat malam di gubuk maupun honai yang kami miliki dan bangun karena kalian selalu tertidur lelap dengan tenang di spring bed miliki kalian yang sangat empuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian memberikan berbagai alasan tersebut tetapi kalian tidak memikirkan bahwa dulunya kalian juga seperti kami sebelum kalian menjadi orang besar saat ini, dan terlebih lagi kalian juga tidak berpikir tempat tidur yang jijik, jalan-jalan yang tidak rata dan membingungkan dan nyamuk-nyamuk pengundang malaria yang kalian takutkan itulah yang selalu batin kami hadapi dan kami tertindas menghadapinya. Saat kami menghadapi berbagai cobaan dan tantangan menghadapi berbagai hal tadi membuat kami tersisik dan kami harus menyerah dengan keadaan yang membuat kami harus pulang kerumah bapak di surga. Disaat kami pulang ke rumah bapak disurga kalian menyebutnya bahwa angka kematian di Papua sangat tinggi itu semua salah kalian karena kalian tidak memperhatikan semua keluh kesah kami dalam menghadapi hidup di daerah yang penuh dengan emas permata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas merupakan sebagian dari keluh kesah yang ingin mereka keluhkan seandainya kalau mereka diberikan kesempatan untuk memberikan aspirasi mereka kepada para pejabat. Dengan melihat itu tidak puaskah kalian para penjabat untuk tetap membunuh mereka dengan alasan pemekaran. Dua orang aktivis pemekaran yang telah nyata-nyata memperjuangkan agar Papua bisa terpecah belah adalah Gubernur Irian Jaya Barat Bapak Abraham Oktovianus Ataruri. Kepiawaian dan kegigihannya dalam mengusahakannya sehingga saat ini Provinsi Irian Jaya Barat telah berdiri sendiri. Selain itu Bupati Kabupaten Nabire bapak Anselmus Petrus Youw, yang dengan sabar dan tabah masih memperjuangkan berdirinya Provinsi Irian Jaya Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba tinjau dan amati kembali apakah Nabire tempat sang aktivis memimpin sudah maju dan berkembang khususnya mensejahtrakan masyarakat Papua. Berjualan di emperan-emperan tokoh bahkan dibahwa tanah adalah kewajiban para tuan tanah yaitu mama-mama orang Papua, dan kalau diamati semua orang pendatang berjualan di daerah-daerah yang aman dan terjamin seperti dilos-los dan diatas meja-meja yang telah tersedia dengan baik. Cara seperti ini apakah bisa dikatakan masyarakat Papua sudah sejahtara dan pembagunan telah menyentuh masyarakat Papua terlebih khusus mereka yang di Nabire. Fakta ini dapat saya katakan karena saya sendiri yang telah mengunjungi beberapa pasar di Nabire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian tujuan apalagi berapi-api untuk memekarkan Provinsi baru contohnya Irian Jaya Tengah, kalau saja Kabupaten atau daerah kecil yang dipimpin masih disebelahmatakan dan masih disampahkan. Dalam kepemimpinan sangat erat kaitannya dengana kepercayaan. Siapa yang bisa memimpin dengan baik dan benar maka otomatis siapapun termasuk sang pencipta akan mempercayainya sehinggan kedudukan maupun jabatan akan segera dipercayakan kepadanya. Kalau begitu percayakah masyarakat daerah kepada para aktivis pemekaran sehingga mereka mati-matian memperjuangkan ke Departemen Dalam Negeri untuk tetap memekarkan daerah baru di Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran dalam memimpin dan berorganisasi sangat diperlukan, jd siapapun kita perlu menyadari dan berkoreksi diri kira-kira kita berada diposisi yang mana sehingga dalam melangkah tidak salah dan berbenturan. Jangan kita mati-matian mengusahakan sesuatu kalau saja hasil nol alias tidak ada kepercayaan dari orang lain kepada kita. Setiap manusia mempunyai pikiran dan akal budi untuk menyadarinya, apalagi mereka yang berpendidikan dan pengalamana dalam berorganisasi maupun memimpin. Nah yang menjadi pertanyaan buat kita mereka sudah menyadari maupun mengetahui kelemahan yang telah mereka miliki, namun kayaknya mereka para aktivis pemekaran tidak memperdulikan kelemahan mereka. Dengan demikian ada apa dibalik semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah berbincang-bincang dengan seorang alumni mahasiswa Instut Seni Indonesia Denpasar-Bali dalam perbincangan tersebut beliau mengukapkan suatu kalimat secara tidak sengaja namun kalimat ini menjadi perenungan dalam hidup saya, kalimat itu berbunyi demikain “ deh tau nggak kalau uang dan Roh Kudus telah berada di posisi yang sama dan sederajat, malahan posisi uang saat ini jauh lebih tinggi” dengan berusaha menyimak maupun memahami pernyataan tadi saya agak kaget bahkan heran betul juga pikirku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memikirkan hal tadi saya coba menyambungkannya dengan keadaan yang sedang terjadi di Papua, terkait adanya juga berbagai aktivitas pemekaran. Apakah aktivitas itu didasari oleh tujuan yang benar, yaitu dengan tujuan mempercepat pembangunan baik dalam sektor ekonomi, sektor budaya, sektor pendidikan dan sektor lainnya yang masih ketinggalan dengan daerah lain ataukah tujuannya adalah mencari uang untuk memupuk kekayaan dan memamerkannya kepada masyarakt umum ataukah masih ada tujuan lain yang terselubung yang dapat menguntungkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpikr sejenak sayapun mengambil kesimpulan kalau saja berbagai hal tadi tidak dilakukan atas nama uang adakah diantara para penjabat daerah yang berjuang mati-matian untuk pemekaran daerah baru dengan mengorbankan uangnya sendiri. Kalau saja ada para penjabat yang mengorbankan uangnya untuk aktivitas pemekaran itu bisa dikatakan wujud kepeduliannya dan kecintaanya kepada majunya daerah Papua, tetapi jangankan mengorbankan uang sendiri tetapi mengorbankan uang rakyat untuk aktivitas tersebut bahkan ada lagi yang mengorupsinya apakah hal ini bisa dikatakan sungguh-sungguh dalam memikirkan pembangunan dan mensejahtrakan rakyat Papua. Ingat jangan jadikan uang sebagai segalanya sehingga membuat Papua terpecah belah dan yang ujung-ujung menguntungkan para kalangan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berani membicarakan hal ini karena sebagaimana saya membaca di surat kabar Suara Perempuan Papua beberapa saat lalu yang memberitakan tentang demo nuntut mundurnya Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah oleh gabungan mahasiswa dari Mamberamo Tengah. Heran bukan baru menjabat seumur biji jagung langsung diminta untuk segera mengudurkan diri. Alasan berbagai macam diantaranya korupsi uang rakyat, lebih sering tinggal di Jakarta padahal jakarta bukan tempat tinggalnya, dan sering berpergian keluar negeri tanpa alasan. Itukah bukti keuntungan dari pemekaran, seperti itukah orang-orang yang menyebut dirinya untuk ingin membangun Papua. Apakah pemekaran menghasilakan generasi Papua yang berbobot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengistilahkan orang-orang Papua sepert tikus mati diatas lumbung padi. Hal ini tidak bisa kita mengelahnya karena memanga betul Papua memilki berbagai sumber kekayaan alam yang berlimpah-limpah tetapi sampai sat ini yang menikmatinya bukan kita tetapi orang luar. Sebagaimana hal ini dikatakan karena beberapa saat lalu terjadi kelaparan hebat di Yahukimo, dan juga beberapa saat lalu didaerah Pania. Dari pengalaman diatas perlu untuk para penjabat daerah yang sedang menajabat maupun para penjabat yang sedang mengusahakan untuk memekarkan suatu daerah baru. Bahwa tidak ada cara lain selain memimpin suatu daerah dengan menanamkan sikap kepedulian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja sikap kepedulian telah tertanam dalam hati seluruh penjabat Papua, maka dengan sendirinya korup si yang selalu dianggap sebagai budaya Papua akan terkikis habis karena sikap kepedulian berbicara mengenai rasa kemanusiaan. Rasa kemanusian sangat anti dengan sifat keegoisan. Peduli disini tidak berbicara mengenai peduli hanya untuk mencari jabatan saja melainkan untuk kemajuan Papua yang lebih baik dan makmur sehingga kedepannnya Papua bisa menjadi berkat bagi seluruh dunia terlebih Khusus bagi tanah Indonesia tempat kita berpijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber gambar:&lt;br /&gt;http://www2.kompas.com/photos/NUSANTARA/20070306row1.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4389011861008818050?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4389011861008818050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4389011861008818050' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4389011861008818050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4389011861008818050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/apa-benar-pemekaran-untuk-kesejhataan.html' title='Apa Benar Pemekaran Untuk kesejhataan Rakyat Papua'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWIvhRvCK-I/AAAAAAAAAhM/C943F5OiwCE/s72-c/paniai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-2356099117917213346</id><published>2009-01-04T22:32:00.005+09:00</published><updated>2009-02-11T17:14:02.613+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Deklarasi Merah Putih Bulan Februari 2009 Libarek Desa Mulima Kec. Kurulu Kab. Jayawijaya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Deklarasi Merah Putih Bulan Februari 2009 Libarek Desa Mulima Kec. Kurulu Kab. Jayawijaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                                  Dear&lt;br /&gt;                     Para Patriot Bangsa Papua Barat.&lt;br /&gt;Via E-mail: soeraboeth@yahoo.co.id To E-mail: yosep_gobai@yahoo.com&lt;br /&gt;                       Sunday, January 4, 2009 1:09 AM&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu lalu di Bulan Desember 2008, Kelompok Milisi Merah Putih di Pimpinan Salogo Walilo bertemu dengan Panglima. Dengan Tujuan kami tetap bertahan NKRI sampai titik darah Penghabisan. Setelah kelompok milisi merah Putih menyampaikan maksud panglima serahkan bendera merah putih ukuran 6x8 Meter, sebagai semangat korbarkan NKRI di Bangsa Papua Barat. Nama-nama yang menghadap Panglima: ( maaf saya tidak tahu tanggal)&lt;br /&gt;1. Salogo Walilo&lt;br /&gt;2. Kuluwit Huby&lt;br /&gt;3.Herman DogaYokoye Logo.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Papua Barat langsung menuju ke Wamena, sampai di Wamena kelompok misili merah Putih lakukan pertemuan di Kantor Golkar Wamena samping terminal lama pada 2 Januari 2009 jam 09 malam. untuk menentukan tempat dan waktu pelaksanaan Deklarasi Merah Putih tersebut.Pertemuan tanggal 2 Januari 2009 yang di hadiri adalah semua Kepala suku Pegunungan Tengah. nama yang kami sempat ambil adalah:&lt;br /&gt;1. Salogo Walilo ( kordinator Milisi Merah Putih)&lt;br /&gt;2. Dauke Mabel &lt;br /&gt;3. Marius Marian&lt;br /&gt;4. Yakoye Logo&lt;br /&gt;5. Amandus Mabel&lt;br /&gt;7. Kuluwit Huby&lt;br /&gt;8. Nikilik Huby9. Herman Doga&lt;br /&gt;10. Naligi Kurisi&lt;br /&gt;11. Lukas Itlay&lt;br /&gt;12. dll. &lt;br /&gt;Panitia dan Proposal sudah di Bentuk. Tempat pelaksanaan kegiatan adalah Markas Menara Perang Suku dulu ( Libarek) Desa Mulima Kec. Kurulu Kab. Jayawijaya. rencana kegiatan bulan Februari.  Catatan penting adalah ini paket kedua gejola 77, dimana tempat pelaksanaan kegiatan adalah kampungnya sdr. Dominikus Sorabut dan tempat inilah Gejolak Sosial 77 bangkit di wilayah Pegunungang Tengah Papua Barat. Orang-orang pelaku kejahatan dulu sama dengan nama sekarang ini. yang pernah buang orang-orang tua saya di lobang batu, di air, lumpur dan bakar. bahkan mama-mama saya di perkosa di depan suaminya lalu kemaluan di naikan popor senyata dan Besi Panas. Situasi tergambar bahwa NKRI menciptakan  permainan kotor konflik harisontal seperti Tim-tim 99. Ingat bahwa 1 Desember 2008 Bangsa Papua Barat telah menyatakan Berdaulat tidak ada cerita lain. Siapapun dia adalah Lawanku tak akan yang kawan, sudah cukup anda telah melukai hati yang paling dalam, anda (NKRI) tidak bisa mengobati saya, yang bisa mengobati adalah Diriku sendiri. untuk Kampungku, Negeriku saya setia sampai mati. Saya minta dukungan dari semua komponen Perjuangan untuk meminimalisir gesekan Milisi merah putih ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-2356099117917213346?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/2356099117917213346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=2356099117917213346' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2356099117917213346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/2356099117917213346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/deklarasi-merah-putih-bulan-februari.html' title='Deklarasi Merah Putih Bulan Februari 2009 Libarek Desa Mulima Kec. Kurulu Kab. Jayawijaya'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3270338744671363113</id><published>2009-01-04T01:45:00.001+09:00</published><updated>2009-01-04T01:54:24.458+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Selamat Jalan Tahun Lama, Selamat Datang Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SV-WkbN75OI/AAAAAAAAAgA/V29AFa6Y8pA/s1600-h/Photo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 164px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SV-WkbN75OI/AAAAAAAAAgA/V29AFa6Y8pA/s320/Photo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287110040081917154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat Jalan Tahun Lama, Selamat Datang Tahun Baru&lt;br /&gt;oleh: FRANS IGN BOBII &lt;br /&gt;Kamis, 01-01-2009&lt;br /&gt;Tak terasa kita sudah tinggalkan tahun lama ( 2008), dan telah tiba di gapura 2009.  Terhitung jam 12.00 WIT 31 Desember 2008 telah mengantar kita di gapura yang penuh harapan dan hidup. Berbagai kegiatan secara pribadi dan juga secara umum mewarnai tahun baru. Hal itu menunjukkan betapa besarnya Kasih Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh Agung Karya-Mu Allah yang Maha Besar demi cintaNya telah menjadi manusia hina dikandang sederhana di Bethelem,” demikian tema yang diangkat dalam sebuah renungan pengantar menuju tahun baru disebuah kampung dipinggiran kota Nabire malam lepas sambut tahun lama dan tahun baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menyimak tema ini cukup memberikan didorong kepada setiap orang yang mendengar dan ikut serta dalam acara tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kota Nabire perayaan lepas sambut tahun lama dan tahun cukup meriah. Hampir semua tempat umum dan juga khusus turut ikut dalam bagian. Disepanjang jalan, jalur umum dan khusus diliputi oleh berbagai hiasan. Tidak ketinggalan orang tua, anak dan seluruh lapisan menyambut dengan kegembiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, hampir disetiap gereja dan masjid serta pura melakukan ibadah bersama. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta umat Katolik Paroki Kristus Sahabat Kita Meriam Nabire melaksanakan misa syukur yang dipimpin oleh Romo Yusuf Suharyos, Pr  sore (31/12) kemarin. Sementara itu di Masjid Agung Alfalah juga kaum muslim melakukan acara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai ibadah dimasing-masing tempat ibadah, warga Nabire dan sekitarnya melaksanakan pawai obor bersama. Para muspida kabupaten Nabire ikut bersama rombongan yang melakukan long march obor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Nabire dimalam Tahun baru cukup meriah, kaum pemuda ikut meramaikan dengan berbagai jenis petasan. Disana-sini terdengar lagu mendendangkan pujian bagi Tuhan. Terkesan seluruh kegiatan warga Nabire bernuansa religi. Walaupun tidak mengunakan busana masing-masing adat. Keakraban antar sesama terlihat dimana mereka bersalaman dari rumah ke rumah tanpa membedahkan agama dan ras, suku dan etnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Gedo Jadi Lautan Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas sambut malam tahun baru tidak hanya dimalam tahun baru akan tetapi terus berlanjut hingga 1/1/9 kamis sore di pantai Gedo Distrik Nabire.  Sepuluh ribuh lebih warga memadati pantai wisata itu, ratusan kendaraan beroda dua dan empat serta truk yang ditumpangi warga memadati pantai yang datang dari seluruh penjuru Nabire. Mereka kebanyakan terdiri dari warga masyarakat dengan keluarga datang didatang secara spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Vera Salah seorang pengunjung mengatakan,  ratusan umat GKI datang di sini untuk melepaskan tahun lama dan menerima tahun baru. Semua umat datang sini sambil menikmati keindahan alam pantai ini. Jemaat yang kebanyakaan suku Tojara itu datang dengan mengunakan belasan kendaraan beroda dua dan empat. Konsumsi disiapkan oleh masing-masing pengurus majelis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu seorang mitra pemerintah sebagai pengelolah Pantai wisata Gedo Dian Suparno menuturkan,   tahun ini pengunjung juga sebagai penguna jasa pantai  Gedo ini mencapai sepuluh ribuh lebih. Jumlah karcis yang terjual mencapai empat ribuh lembar. Perbandingan antara tahun lama tahun ini mengalami peningkatan. Terlihat warga masyarakat berdatangan. Mereka ingin tertamasya bersama keluarga dan sanak saudara mereka di pantai ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3270338744671363113?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3270338744671363113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3270338744671363113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3270338744671363113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3270338744671363113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/selamat-jalan-tahun-lama-selamat-datang.html' title='Selamat Jalan Tahun Lama, Selamat Datang Tahun Baru'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SV-WkbN75OI/AAAAAAAAAgA/V29AFa6Y8pA/s72-c/Photo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8992003685965807980</id><published>2009-01-03T22:59:00.007+09:00</published><updated>2009-02-11T17:09:37.609+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire di Semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCgjpL4L2I/AAAAAAAAAgI/3g2_gfbpE4M/s1600-h/IMG_2342.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCgjpL4L2I/AAAAAAAAAgI/3g2_gfbpE4M/s320/IMG_2342.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287402496744501090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire di Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;              Oleh : Yosep Gobai &lt;br /&gt;                  03-Jan-2009,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       sumber[www.kabarindonesia.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KabarIndonesia - Semarang, Tradisi perayaan Natal, Seminar dan Tahun Baru 2009 Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/i Paniai-Nabire yang berada se-Jjawa, Bali dan Makassar sudah menjadi suatu kebiasaan yang Tahun KeTahun di laksanakan oleh Ikatan Perlajar dan Mahasiswa Paniai-Nabire se-Jjawa dan Bali, dimana dengan lahirnya sang putra natal kedalam dunia telah memberikan suatu kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Namun masih banyak orang Kristen yang belum mengerti akan makna sebuah Ibadah Natal, sehingga masih banyak yang masih salah tafsir dengan perayaan ibadah natal seperti ini. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Paniai-Nabire yang berada di Sejawa dan Bali pereyaan natal dan seminar yang di selenggarakan setiap tahunnya bukan hanyalah sebatas penyalaan lilin, disertai dengan hiasan pohon natal yang sangat enak dan indah untuk di pandang tetapi kami berlangsung dengan beberapa kegiatan seperti seminar-seminar, perlombahan antara lain sepak bola, volley putra putri basket dan futsal. Hal ini dikemukakan P. Yanuarius Youw, Pr saat menyampaikan renungan khotbah saat berlangsung acara Perayaan natal dan Seminar Gabungan Ikatan Pelejar Dan mahasiswa paniai-nabire se-Jawa dan Bali di Semarang (28-12-08) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut-Yan Youw, "Ibadah Natal Gabungan ikatan Pelajar dan Mahasiswa paniai dan nabire ini membawah sebuah kebahagiaan yang tidak akan tergantikan oleh barang, benda bahkan uang sekalipun. Tetapi yang sangat di sayangkan, banyak orang yang menggunakan topeng alias munafik untuk menunjukan sebuah kebahagian khusus dalam perayaan Ibadah Natal, bisa di istilahkan kebahagiaan seperti ini hanyalah sebuah kebahagiaan yang semu atau sementara, kebahagiaan seperti ini akan lenyap ketika datang suatu percobaan duniawai yang sangat mencekam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang menyebabkan orang tidak hidup bahagia, dimana orang sangat tertekan karena adanya tekanan politik dari suatu pemerintah yang sangat otoriter, mereka tetapi di perbudak oleh sesama kaum borjuis yang mementingkan diri sendiri, tanah leluhur mereka di ambil oleh orang-orang yang tidak bertanggung Jawab, dan berbagai hal lainnya yang sangat menyudutkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya dapat kita lihat pada penduduk Kristen di Palestina, mereka karena selalu dan selalu di sudutkan sehingga kehidupan mereka sangatlah menggenaskan. Dimana sebuah kebahagiaan yang mereka cari untuk mendongkrak segala ketertinggalan mereka hanyalah tinggal harapan dan mimpi-mimpi karena perlakuan tidak semena-mena yang selalu timbul dari pada berbagai situasi yang tidak memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan contoh di atas, seharusnya kita belajar, terutama mereka kaum yang duduk di birokrat paniai dan nabire dimana yang selalu menginjak-injak masyarakat disana sehingga menambah luka batin yang ujung-ujungnya tidak membawah kepada suatu kebahagiaan. Kapankah, orang yang tidak mampu kita berikan suaut kebebasan dalam segala hal, kebebasan dalam bicara, kebebasan dalam mengemukakan pendapat, dan berbagai kebebasan lainnya. Agar kebahagiaan itu bisa di rasakan semua umat manusia," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, P. Yan Youw, Pr ini mengatakan, "Masih banyak juga orang Kristen yang mencari kebahagiaan di dunia dengan cara melakukan berbagai hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan. Padahal hal ini semakin menambah kesengsaraan dan luka batin mereka. Dengan cara-cara seperti itu juga membuat mereka semakin termarginalkan. Sebenarnya orang Kristen tidak menyadari bahwa kebahagiaan dan kehidupan yang sejati hanya datangnya dari Yesus yang kita sembah dan agungkan sebagai putra natal. Ketika kita menyerahkan segala beban, tanggung jawab, dan ketidakberdayaan kita kepada Kristus yakinlah putra natal itu akan memberikan sebuah kebebasan dan kebahagiaan yang tidak bisa di cemari oleh siapapun termasuk pemerintah tempat kita tinggal," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mau katakan, siapa yang bilang kalau Yesus itu orang Kristen?" tanya Yan. Lebih lanjut Yan mengungkapkan, bahwa Yesus itu orang Yahudi, jadi omong kosong kalau ada bilang kalau Yesus adalah orang Kristen. Yang Tuhan butuhkan dari setiap kita orang Kristen adalah sebuah kepercayaan dan penyerahan diri kita secara total kepada-Nya, bukan sebuah keyakinan agamawi yang kadang kala menimbulkan kita bertengkar dan main hakim sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pribadi (Yan-Red) sangat malu dengan beberapa peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu, dimana kita bertikai sendiri seakan-akan ada yang benar dan ada pihak yang salah padahal dalam bulan ini, seharusnya kita merayakan ibadah natal dengan baik. Maka dalam hal ini, saya himbau kepada semua jemaat yang hadir pada saat ini dimana kita harus koreksi dan periksa kepercayaan kita masing-masing. Jangan kita hanya menjadi pengikut yesus yang tidak pernah menjadi garam di tengah-tengah masyarakat. Orang yang punya Tuhan harusnya menjadi garam di tengah-tengah orang yang tidak percaya akan Tuhan, bukannya menjadi batu penghambat yang menghancurkan nama Tuhan sendiri," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam akhir khotbahnya, Yan mengajak semua Pelajar dan Mahasiswa/i yang hadir untuk bersama-sama menyalakan lilin sebagai tanda penyerahan diri sepenuhnya terhadap putra natal yang mampu memberkan, kedamaiaan, kebahagiaan dan sukacita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyalaan lilin yang kita lakukan pada saat ini, menandakan bahwa kita menyerahkan seluruh kehidupan kita kepada Tuhan sebagai putra natal yang kita agungkan dan sembah, selain itu saya juga berharap dengan makna perayaan ibadah natal ini dapat menjadikan kita orang yang teguh dan beriman dalam menjalani arus gelombang dunia yang tidak menentu," terang Yan Youw seraya menutupnya dengan doa penutup.(yos gobai)&lt;br /&gt;bisa buka di { http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=19&amp;dn=20090103200329 }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8992003685965807980?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8992003685965807980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8992003685965807980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8992003685965807980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8992003685965807980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/natal-gabungan-ikatan-pelajar-dan_03.html' title='Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire di Semarang'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCgjpL4L2I/AAAAAAAAAgI/3g2_gfbpE4M/s72-c/IMG_2342.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5670786139297673720</id><published>2009-01-03T05:52:00.007+09:00</published><updated>2009-02-11T17:13:01.702+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Peryaan Natal,Seminar dan Tahun Baru 2008 Keluarga Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa paniai-nabire Sejawa dan bali diSemarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCln-OrlCI/AAAAAAAAAgQ/r1M0xqso2tg/s1600-h/IMG_2366.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCln-OrlCI/AAAAAAAAAgQ/r1M0xqso2tg/s320/IMG_2366.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287408068671018018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Peryaan Natal,Seminar dan Tahun Baru 2008 Keluarga Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa paniai-nabire Sejawa dan bali diSemarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;sumber Tugupos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal, Seminar dan Tahun Baru Keluaraga Besar ikatan pelajar dan mahasiswa paniai-nabire sejawa,bali dan makasar di semarang berlangsung diDiklat pendidikan semarang,pada Hari senin, 28 Desember 2008 samapai dengan 01 januari 2009 ,Natal dan seminar tersebut Thema 'BERSAMA YESUS KITA DAPAT MENYELESAIKAN PERKARA YANG BESAR`&lt;br /&gt;Perayaan Natal, Seminar dan Tahun Baru 2009 Ikatan Pelajar Dan mahasiswa paniai-nabire yang berada di sejawa, bali dan makassar  tersebut dipimpin oleh P, yanuarius Youw,Pr dan dalam ibadah pastor yanuarius youw, Pr menyampaikan tentang makna Natal dan kelahiran yesus dan makna Natal itu pun pastor langsung diartikan bahwa "Allah sendiri menjelma menjadi manusia melalui Tuhan yesus kristus" yang telah lahir untuk melindungi umat manusia.dan melalui Natal dan Seminar Gabungan ini dapat meningkatkan dan menjalin persatuan dan kesatuan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kasih persaudaraan dikalanagan pelajar dan mahasiswa sejawa,bali dan makassar, yang mampu berbagi suka-duka di tanah rantauan.ikatan pelajar dan mahasiswa paniai-nabire sejawa,bali dan makassar, mampu memberi kontribusi pemikiran-pemikiran yang kreatif, inovatif serta dapat berperan aktif dalam pembangunan spritual dan materil khususnya pembangunan kabupaten Paniai dan Nabire.&lt;br /&gt;Pada Perayaan natal, seminar dan Tahun Baru ini Ketua panitia Inarius Douw  menyampaikan beberapa pesan dalam sambutannya,kepada seluruh pelajar dan mahasiswa yang hadir pada natal, seminar dan Tahun baru ini, bahwa seperti acara Natal, seminar dan Tahun Baru Gabungan ini bukan hal baru yang kami laksanakan, amun Natal, Seminar dan Tahun Baru ini kami biasa laksanakan tahun ketahun untuk, terbayang kembali kenangan indahnya bertahun yang lalu bersama bapak, mama dan adik adik di kampung halaman kami di paniai nabire sana maka itu saya sebagai ketua panitia tolong lanjutkan acara Natal, Seminar dan Tahun baru yang nanti nya akan terpilih sebagai Tuhan Rumah sebab kegiatan melalui ini persatuan kita anatar suku mee dan suku migani akan mucul tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terpilihnya kota studi semarang sebagai Tuan Rumah penyelenggara perayaan Natal, seminar dan Tahun Baru setalah kota study yogyakarta mereka langsung bentuk suatu panitiaan Natal, seminar dan Tahun Baru keluarga besar ikatan pelajar Dan mahasiswa paniai-nabire yang berada sejawa,bali dan makassar pada awal bulan januari tanggal 10 kata Inarius Douw Kepada Tugupos. sehingga kami mempunyai inisiatif serta komitmen bersama untuk memperlancar seluruh kegiatan, demi mensukseskan kegiatan nya natal, seminar dan tahun baru  keluarga besar ikatan pelajar dan mahasiswa paniai-nabire sejawa dan bali serta pertisipasi “tegasnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;umat Kristiani kembali merayakan Hari Raya Natal. Natal merupakan hari raya umat Kristiani yang dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Meskipun hari kelahiran Yesus secara pasti tidak pernah diketahui (paling tidak sampai saat ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sesungguhnya hakikat perayaan Natal sebenarnya bukan terletak pada peristiwa kelahiran yang dirayakan. Melainkan pada makna di balik peristiwa itu. Itulah sebabnya, meskipun hari kelahiran Yesus tidak diketahui dengan pasti, umat Kristiani tetap merayakan Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal menjadi peristiwa yang menunjukkan suatu karya besar dari Allah yang memiliki segala kuasa untuk melakukan apapun yang dikehendaki-Nya. Dalam peristiwa kelahiran Yesus, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya melalui kehamilan Maria yang belum pernah berhubungan dengan laki-laki. Hal ini sungguh menunjukkan betapa Allah sungguh mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan besar yang tidak mungkin diterima nalar manusia yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kelahiran Yesus, menunjukkan betapa kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan budi, keikhlasan menjadi suatu nilai yang sungguh perlu dikedepankan. Natal menunjukkan betapa Allah yang begitu hebat, menunjukkan solidaritas-Nya kepada manusia; sebagai bentuk konkret teladan bagaimana mengembangkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama yang lemah, miskin dan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kelahiran Yesus menunjukkan, betapa Allah menggunakan kelemahan, keterbatasan dan kesederhanaan manusia sebagai medan karya penyelamatan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perayaan Natal semestinya juga mencerminkan semangat kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan dan keikhlasan berbagi. Perayaan Natal semestinya jauh dari hura-hura, pesta pora dan segala bentuk ekspresi kesenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Natal semestinya menjadi kesempatan untuk merefleksikan diri : apa makna dan tujuan hidup kita. Mengapa kita terlahir ke dunia dan untuk apa kita hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Natal semestinya juga menjadi kesempatan untuk refleksi sekaligus aksi bagi kita dalam hal solidaritas terhadap sesama, siapapun mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Natal. Semoga berkat dan damai Tuhan senantiasa beserta kita, memberi kita kekuatan dan dorongan untuk semakin mampu dan mau berbuat kasih kepada sesama.(yosep Gobai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5670786139297673720?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5670786139297673720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5670786139297673720' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5670786139297673720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5670786139297673720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/peryaan-natalseminar-dan-tahun-baru.html' title='Peryaan Natal,Seminar dan Tahun Baru 2008 Keluarga Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa paniai-nabire Sejawa dan bali diSemarang'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCln-OrlCI/AAAAAAAAAgQ/r1M0xqso2tg/s72-c/IMG_2366.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3298445274005557650</id><published>2009-01-03T00:26:00.002+09:00</published><updated>2009-01-04T21:14:55.268+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Di Semarang, Malam Pergantian Tahun Diwarnai Yuu, waita dan Wanee</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCnt8p-kPI/AAAAAAAAAgY/57eBHCZvwxk/s1600-h/IMG_2478.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCnt8p-kPI/AAAAAAAAAgY/57eBHCZvwxk/s320/IMG_2478.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287410370351108338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Semarang, Malam Pergantian Tahun Diwarnai Yuu, waita dan Wanee &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMARANG-Semarak malam pergantian tahun di Kota diklat pendidikan semarang, tempat pelaksaan Natal, seminar dan tahun Baru, Rabu (31/12) lalu, berlangsung cukup marak. Pelajar dan mahasiswa/i dengan penuh suka cita melakukan pawai yuu,wanee dan waitai keliling diklat pendidikan disemarang usai detik-detik pergantian tahun.&lt;br /&gt;Dari pantauan TuguPos, keluraga paniai-nabire yang berada sejawa dan bali yang tergabung dalam Natal,seminar dan Tahun Baru 2009 selain melakukan waita dengan wanne mendiamkan diri untuk merenungkan perbuatan perbuatan selama tahun 2008 ,mereka juga melakukan pentas been antar kota study sejawa, bali dan makassar dan pentas been yang menambah semarak malam pergantian tahun dari 2008 ke 2009.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraan ikatan pelajar dan mahasiswa paniai-nabire yang berada di se-jawa,bali dan makassar mulai terlihat menjelang detik-detik pergantian tahun. Pelajar dan mahasiswa langsung melimpah ruah di halaman aula Diklat pendidikan disemarang, untuk melakukan waita yuu dan wanee secara bersama-sama dengan mahasiswa lainnya. Usai yuu, waita dan wanee tersebut mahasiswa/pelajar yang memiliki jati diri orang papua  (budaya) langsung menggabungkan diri mereka dengan kelompok mahasiswa/pelajar lainnya yang sudah terlebih dahulu melakukan yuu,waita dan wanee yang didominasi oleh para pelajar dan mahasiswa paniai-nabire di kota study yogyakarta yang ikut bergabung perayaan natal,seminar Dan tahun Baru .&lt;br /&gt;Aksi waita,yuu dan wanee ini cukup menarik perhatian dari setiap pelajar dan mahasiswa yang menyaksikannya baik yang berada di pinggir jalan maupun di dalam aula yang kebetulan beralamat disamping jalan yang dilalui oleh ratusan pelajar dan mahasiswa paniai dan nabire yang berada di sejawa dan bali yang melakukan pawai  secara budaya paniai tersebut.&lt;br /&gt;keamanan juga terlihat cukup antusias melakukan penertiban dan pengamanan pada malam pergantian tahun tersebut walaupun di jantung maupun setiap sudut area diklat pendidikan disemarang terlihat ratusan pelajar dan mahasiswa yang ikut pawai budaya malam pergantian   , pelajar atau mahasiswa tak ada  yang sudah teller dengan minuman keras.&lt;br /&gt;Keamanan yang sudah di percayakan oleh teman teman dari semarang  melakukan penjagaan ekstra di sejumlah tempat-tempat area itu seperti belakan aula, kamar tidur, tempat makan, pojok diklat dan  lainnya.&lt;br /&gt;Namun keseluruhan malam pergantian tahun terbilang berjalan lancar, serta kondusif. (yosep gobai) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3298445274005557650?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3298445274005557650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3298445274005557650' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3298445274005557650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3298445274005557650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/di-semarang-malam-pergantian-tahun.html' title='Di Semarang, Malam Pergantian Tahun Diwarnai Yuu, waita dan Wanee'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCnt8p-kPI/AAAAAAAAAgY/57eBHCZvwxk/s72-c/IMG_2478.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5309800146702222274</id><published>2009-01-02T23:39:00.002+09:00</published><updated>2009-01-04T21:49:33.808+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Wanee dan yuu Menyambut Tahun Baru Disemarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCwRNkaFJI/AAAAAAAAAgo/FIsP6yaxjrU/s1600-h/IMG_2471.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCwRNkaFJI/AAAAAAAAAgo/FIsP6yaxjrU/s320/IMG_2471.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287419772279592082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanee dan yuu Tahun Baru Disemarang &lt;br /&gt;Sebentar lagi, penghujung tahun telah menanti... Sederetan acara dan rencana pastinya telah menanti. Atau malah tak sempat menghabiskan akhir tahun di luar lantaran kuliah tutup buku menanti dan lebih sering melewatkan tahun baru di diluar kota?&lt;br /&gt;Akhir tahun, identik dengan wanee, yuu, hitung mundur sepuluh detik terakhir, hingar bingar kemeriahan di beberapa tempat didiklat pelatihan pendidikan semarang atau malah menyepikan diri atau bahkan berkumpul dengan teman mahasiswa paniai-nabire dikota study yogya yang ikut Natal dan seminar di semarang mereka sambut Tahun Baru dengan wanee dengan yuu secara budaya , dan ada berkumpul untuk sekadar berbagi cerita. Yang paling sering dijumpai saat detik terakhir tutup tahun dan mengawali tahun baru sih bunyi yuu dengan wanee, penderaan kembang api dan suara petasan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, (yosep gobai) yuu dan wanee senang mendengarnya dan pada waktu itu pun saya langsung teringat sewaktu tahun Baru Bersama orang Tua dikampung. Tapi petasan??? Sementara ketika bulan puasa satpol mengejar-ngejar pedagang kembang api dan petasan di pasar. Pemerintah meng ‘ilegal’ kan aneka macam petasan dengan alasan keamanan, dan pedagang kecil harus main petak umpet lantaran bisa dirazia kalau ketahuan jualan kembang api. Tapi, justru pada saat tahun baru pemerintah seolah melegalkan dan menganjurkan (soalnya nggak mungkin juga kalau dibilang pura-pura tidak tahu) pemakaian kembang api. Bahkan beberapa acara di ibukota, pesta kembang api seolah menjadi ritual wajib saat tahun baru. Apa lantaran kembang api dan petasan yang digunakan itu hasil impor dari negara tetangga sehingga soal keamanan jauh lebih tidak nyaman ‘menjamin’ dibanding produksi lokal yang seringkali di razia??? artinya wanee dan yuu &lt;br /&gt;Tahun baru, memang kurang afdol kalau tanpa yuu dan wanee khusus untuk mahasiswa dan pelajar yang berada di luar papua , begitu mungkin pendapat kebanyakan orang (juga  lahir besar kota?) Jadi tidak Tahu bahasa ibu maka nya banyak orang yang papua khususnya sudah lupa budaya atau jadi diri mereka sebaba mereka sudah terbawah harus dengan westernisasi  dan hal atau pemikiran itu ? Lupakan saja dulu…(yosep Gobai)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5309800146702222274?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5309800146702222274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5309800146702222274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5309800146702222274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5309800146702222274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/wanee-dan-yuu-menyambut-tahun-baru.html' title='Wanee dan yuu Menyambut Tahun Baru Disemarang'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCwRNkaFJI/AAAAAAAAAgo/FIsP6yaxjrU/s72-c/IMG_2471.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8643522730199694486</id><published>2009-01-02T22:40:00.004+09:00</published><updated>2009-02-11T17:18:43.181+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire yang Berada Sejawa dan Bali Di Semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCyb4eWmBI/AAAAAAAAAgw/wRUUt1ACuX8/s1600-h/IMG_2491.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCyb4eWmBI/AAAAAAAAAgw/wRUUt1ACuX8/s320/IMG_2491.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287422154618869778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire yang Berada Sejawa dan Bali Di Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;SEMARANG&lt;/span&gt;- Tradisi perayaan Natal, Seminar dan Tahun Baru 2009 Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/i Paniai-Nabire yang berada di Sejawa, Bali dan makassar sudah menjadi suatu kebiasaan yang Tahun KeTahun di laksanakan oleh Ikatan Perlajar dan Mahasiswa Paniai-Nabire Sejawa dan Bali , dimana dengan lahirnya sang putra natal kedalam dunia telah memberikan suatu kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Namun masih banyak orang Kristen yang belum mengerti akan makna sebuah Ibadah Natal, sehingga masih banyak yang masih salah tafsir dengan perayaan ibadah natal seperti ini. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Paniai-Nabire yang berada di Sejawa dan Bali  pereyaan natal dan seminar  yang di selenggarakan setiap tahunnya bukan hanyalah sebatas penyalaan lilin, disertai dengan hiasan pohon natal yang sangat enak dan indah untuk di pandang tetapi kami berlangsung dengan beberapa kegiatan seperti seminar-seminar, perlombahan antara lain sepak bola,volley putra putri basket dan futsal. Hal ini dikemukakan P.Yanuarius Youw, Pr  saat menyampaikan renungan khotbah saat berlangsung acara Perayaan natal dan Seminar  Gabungan Ikatan Pelejar Dan mahasiswa paniai-nabire se-jawa dan Bali disemarang (28-12-08)lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lanjut-Yan Youw, “Ibadah Natal Gabungan ikatan Pelajar dan Mahasiswa paniai dan nabire ini membawah sebuah kebahagiaan yang tidak akan tergantikan oleh barang, benda bahkan uang sekalipun. Tetapi yang sangat di sayangkan, banyak orang yang menggunakan topeng alias munafik untuk menunjukan sebuah kebahagian khusus dalam perayaan Ibadah Natal, bisa di istilahkan kebahagiaan seperti ini hanyalah sebuah kebahagiaan yang semu atau sementara, kebahagiaan seperti ini akan lenyap ketika datang suatu percobaan duniawai yang sangat mencekam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang menyebabkan orang tidak hidup bahagia, dimana orang sangat tertekan karena adanya tekanan politik dari suatu pemerintah yang sangat otoriter, mereka tetapi di perbudak oleh sesama kaum borjuis yang mementingkan diri sendiri, tanah leluhur mereka di ambil oleh orang-orang yang tidak bertanggung Jawab, dan berbagai hal lainnya yang sangat menyudutkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya dapat kita lihat pada penduduk Kristen di Palestina, mereka karena selalu dan selalu di sudutkan sehingga kehidupan mereka sangatlah menggenaskan. Dimana sebuah kebahagiaan yang mereka cari untuk mendongkrak segala ketertinggalan mereka hanyalah tinggal harapan dan mimpi-mimpi karena perlakuan tidak semena-mena yang selalu timbul dari pada berbagai situasi yang tidak memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan contoh diatas, seharusnya kita belajar, terutama mereka kaum yang duduk di birokrat paniai dan nabire dimana yang selalu menginjak-injak masyarakat disana sehingga menambah luka batin yang ujung-ujungnya tidak membawah kepada suatu kebahagiaan. Kapankah, orang yang tidak mampu kita berikan suaut kebebasan dalam segala hal, kebebasan dalam bicara, kebebasan dalam mengemukakan pendapat, dan berbagai kebebasan lainnya. Agar kebahagiaan itu bisa di rasakan semua umat manusia, “jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, P.Yan Youw, Pr ini mengatakan bahwa “masih banyak juga orang Kristen yang mencari kebahagiaan di dunia dengan cara melakukan berbagai hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan. Padahal hal ini semakin menambah kesengsaraan dan luka batin mereka. Dengan cara-cara seperti itu juga membuat mereka semakin termarginalkan. Sebenarnya orang Kristen tidak menyadari bahwa kebahagiaan dan kehidupan yang sejati hanya datangnya dari Yesus yang kita sembah dan agungkan sebagai putra natal. Ketika kita menyerahkan segala beban, tanggung jawab, dan ketidakberdayaan kita kepada Kristus yakinlah putra natal itu akan memberikan sebuah kebebasan dan kebahagiaan yang tidak bisa di cemari oleh siapapun termasuk pemerintah tempat kita tinggal, “tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau katakan, siapa yang bilang kalau Yesus itu orang Kristen, tanya Yan. Lebih lanjut yan mengungkapkan, bahwa Yesus itu orang Yahudi, jadi omong kosong kalau ada bilang kalau Yesus adalah orang Kristen. Yang Tuhan butuhkan dari setiap kita orang Kristen adalah sebuah kepercayaan dan penyerahan diri kita secara total kepadanya, bukan sebuah keyakinan agamawi yang kadang kala menimbulkan kita bertengkar dan main hakim sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pribadi (yan-Red) sangat malu dengan beberapa peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu, dimana kita bertikai sendiri seakan-akan ada yang benar dan ada pihak yang salah padahal dalam bulan ini, seharusnya kita merayakan ibadah natal dengan baik. Maka dalam hal ini, saya himbau kepada semua jemaat yang hadir pada saat ini dimana kita harus koreksi dan periksa kepercayaan kita masing-masing. Jangan kita hanya menjadi pengikut yesus yang tidak pernah menjadi garam di tengah-tengah masyarakat. Orang yang punya Tuhan harusnya menjadi garam di tengah-tengah orang yang tidak percaya akan Tuhan, bukannya menjadi batu penghambat yang menghancurkan nama Tuhan sendiri, “tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam akhir khotbahnya, yan mengajak semua Pelajar dan Mahasiswa/i yang hadir untuk bersama-sama menyalakan lilin sebagai tanda penyerahan diri sepenuhnya terhadap putra natal yang mampu memberkan, kedamaiaan, kebahagiaan dan sukacita. “penyalaan lilin yang kita lakukan pada saat ini, menandakan bahwa kita menyerahkan seluruh kehidupan kita kepada Tuhan sebagai putra natal yang kita agungkan dan sembah, selain itu saya juga berharap dengan makna perayaan ibadah natal ini dapat menjadikan kita orang yang teguh dan beriman dalam menjalani arus gelombang dunia yang tidak menentu, “terang Yan youw seraya menutpnya sambari doa penutup.(yos gob)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8643522730199694486?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8643522730199694486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8643522730199694486' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8643522730199694486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8643522730199694486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2009/01/natal-gabungan-ikatan-pelajar-dan.html' title='Natal Gabungan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai Nabire yang Berada Sejawa dan Bali Di Semarang'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWCyb4eWmBI/AAAAAAAAAgw/wRUUt1ACuX8/s72-c/IMG_2491.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3664168058280783050</id><published>2008-12-28T21:52:00.001+09:00</published><updated>2009-01-04T01:54:24.460+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Toleransi Umat Beragama Cukup Baik</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVd3D6wPT7I/AAAAAAAAAdg/bwkrGXjgXnQ/s1600-h/UTM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVd3D6wPT7I/AAAAAAAAAdg/bwkrGXjgXnQ/s320/UTM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284823596937465778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*Kapolda: Perayaan Natal di Papua Aman &lt;br /&gt;JAYAPURA-Perayaan Natal Tahun 2008 yang dirayakan umat Kristiani di seluruh Tanah Papua berlangsung aman. Terciptanya suasana aman ini, berkat keterlibatan dan peran aktif masyarakat.&lt;br /&gt;"Perayaan Natal berlangsung aman. Khan tidak ada masalah seperti yang kita harapkan," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Drs FX Bagus Ekodanto ketika dihubungi Cenderawasih Pos, semalam.&lt;br /&gt;Menurut Kapolda Bagus Ekodanto terciptanya suasana yang aman berkat partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pemuda.&lt;br /&gt;Apalagi, kata orang nomor satu di Polda Papua ini, ada keterlibatan dari para pemuda Islam yang membantu aparat kepolisian dalam mengamankan pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal yang di gelar di berbagai tempat ibadah di Tanah Papua.&lt;br /&gt;Kapolda Bagus Ekodanto menilai sudah ada kebersamaan seluruh komponen, khususnya antar umat beragama di Papua, sehingga tercipta&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;suasana yang kondusif.&lt;br /&gt;"Ini berkat partisipasi masyarakat dan umat Kristiani menerima partisipasi dari masyarakat lainnya," kata Kapolda.&lt;br /&gt;Bentuk kemitraan yang dijalankan secara konsisten oleh Polda Papua dan jajarannya dengan melibatkan masyarakat dalam pengamanan hari raya keagamaan, baik Lebaran beberapa waktu lalu dan Natalan tahun 2008 ini, lanjut Kapolda Bagus Ekodanto, merupakan aplikasi dari perpolisian masyarakat, apalagi dalam pertemuan pihaknya dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama yang merupakan penyambung keinginan polisi, yakni terciptanya kerukunan antar umat beragama di Tanah Papua, telah disampaikan di gereja-gereja dan masjid-masjid serta tempat ibadah lainnya.&lt;br /&gt;Dan bentuk partisipasi masyarakat ini, jelas Kapolda, terlihat ketika umat Islam di Tanah Papua menjalankan dan merayakan Lebaran dan Idul Adha, dimana para pemuda Kristen membantu polisi mengamankan tempat ibadah yang digunakan umat Islam melaksanakan sholat Idul Fitri dan Idul Adha serta merayakannya. &lt;br /&gt;Begitu juga sebaliknya, ketika umat Kristiani melaksanakan ibadah dan merayakan Natal, para pemuda Islam turut ambil bagian mengamankannya bersama aparat kepolisian.&lt;br /&gt;Kapolda mengharapkan suasana Natal yang penuh damai ini akan senantiasa tetap terjaga, karena adanya saling menghormati antar pemeluk agama.&lt;br /&gt;"Saya menilai toleransi antar umat beragama di Tanah Papua sudah cukup baik dan hal ini harus dijaga, jangan sampai dimasuki kepentingan tertentu untuk mengacaukannya," imbuh Bagus Ekodanto. &lt;br /&gt;Sementara itu, kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura selama 2 hari libur Natal 2008, cenderung mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan kasus kriminal tahun 2007 lalu. &lt;br /&gt;Bahkan, hanya 2 laporan polisi yang masuk ke Mapolresta Jayapura dan kini telah dilakukan penanganan. Begitu juga, dua laka lantas yang terjadi sudah ditangani aparat kepolisian. &lt;br /&gt;Dua kasus kriminal ini, menurut Kapolresta Jayapura, AKBP Roberth Djoenso SH didampingi Kasat Reskrim AKP Y Takamully SH, yakni pencurian sebuah mesin UPS di Box ATM BRI yang ada di Dok V Atas, tepatnya depan Apotek Anugrah, Jayapura Utara yang diketahui Kamis (25/12) pukul 07.10 wit lalu. &lt;br /&gt;"Kasusnya dilaporkan oleh Dadang Widharna, karyawan BRI beberapa saat setelah kejadian," ujar Kapolresta Roberth Djoenso. &lt;br /&gt;Dalam laporannya, Dadang mengaku mendapatkan informasi dari temannya bawa mesin UPS 5 KVA merek Power Ware yang berada di Box ATM BRI tersebut telah dicuri orang, sehingga ia langsung mengeceknya dan ternyata benar. &lt;br /&gt;Ia menduga pelaku sebelumnya merusak kunci gembok box ATM tersebut, kemudian mengambil UPS yang merupakan alat penyimpan tenaga listrik dan stabilisir listrik pada mesin ATM tersebut, sehingga menyebabkan mesin ATM tidak bisa digunakan lagi. Akibat kejadian ini, Bank BRI mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta dan mesin ATM tidak bisa digunakan, menunggu penggantian alat tersebut. &lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Kapolresta Robetrh Djoenso, kasus kriminal yang terjadi pada saat libur Natal, yakni penganiayaan terhadap seorang warga bernama Nelson yang terjadi, Kamis (25/12) pukul 18.00 Wit di depan SMU II Dok IX Atas tersebut. &lt;br /&gt;Nelson saat itu mengantarkan keponakannya, Billy dengan menggunakan sepeda motor, namun saat berada di depan SMU II tersebut, ia melihat ada beberapa orang berkelahi di jalan, sehingga ia memilih berhenti. Tetapi, keponakannya, turun dari motor berusaha untuk melerai mereka. &lt;br /&gt;Namun rupanya, salah seorang diantaranya, yang diketahui berinisial MK, diduga tidak terima, lalu mendekati korban dan tanpa tanya langsung memukul mata kirinya hingga mengakibatkan luka bengkak dan pelaku langsung kabur. &lt;br /&gt;Sementara itu, kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat libur Natal tersebut, terjadi 2 kasus di tempat yang berbeda. Namun, dari kecelakaan itu, sebanyak 5 orang terpaksa harus dirawat di rumah sakit karena mengalami luka cukup serius. &lt;br /&gt;Kejadian pertama, terjadi Kamis (25/12) pukul 21.00 Wit di dekat jembatan APO 45 Jayapura, yang melibatkan Suzuki Satria DS 2911 AO yang dikendarai Jeffry (21) bersama penumpangnya, Obeth (21) warga Waena, dengan Honda Tiger DS 3933 AW yang dikendarai Jelianus (31) warga Entrop yang berboncengan dengan Neny (15). &lt;br /&gt;Akibat kecelakaan ini, Jeffry mengalami luka serius yakni patah tulang bahu, sedangkan Obeth mengalami luka ringan, lecet di hidung dan pergelangan tangan kirinya. Sedangkan, Jelianus tidak mengalami luka-luka, justru yang dibonceng, Neny mengalami luka memar di kepalanya. &lt;br /&gt;Kecelakaan ini, berawal ketika motor Tiger yang dikemudikan Jelianus datang dari arah Jayapura ke Dok II, sesampai di TKP datang dengan kecepatan tinggi Suzuki Satria yang dikendarai Jeffry dari arah belakang dan menabrak Tiger sehingga kedua kendaraan terpental, akibatnya kedua penumpang dirawat di RSUD Dok II Jayapura. &lt;br /&gt;Sedangkan, kecelakaan yang sama terjadi di Jl Raya Sentani, antara mobil Jeep DS 5379 AX yang dikemudikan oleh Heno (43) warga Bhayangkara ditabrak oleh Suzuki Smash DS 4278 AT yang dikendarai Syamsir (21) yang berboncengan dengan 2 orang temannya, Hasan (28) dan Aris (21) warga Youtefa yang diduga dalam keadaan dipengaruhi miras. &lt;br /&gt;Akibat kejadian ini, Syamsir mengalami luka serius patah jari kelingking kanan, luka lecet pergelangan tangan, sedangan Hasan mengalami memar di mata kanan dan robek di kedua lutut kaki kanan dan kirinya dan Aris mengalami patah tangan kanan dan patah kaki kanan, yang langsung dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura. &lt;br /&gt;Pengamanan natal 2008 ini juga melibatkan ratusan pemuda Islam yang tergabung dalam beberapa organisasi yang ada di Kota Jayapura. Mereka terlibat membantu aparat kepolisian, Polresta Jayapura, dalam pengamanan perayaan Natal tahun 2008 yang dilaksanakan oleh umat Kristiani. &lt;br /&gt;Koordinator Pemuda Islam, Reza Fauzan Al Hamid mengakui aktivitis muslim di Kota Jayapura sudah lama ingin terlibat membantu aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan dalam hari raya keagamaan, seperti Natal tahun 2008 ini. &lt;br /&gt;"Ada beberapa element pemuda Islam dari beberapa OKP dan remaja masjid di Kota Jayapura membantu polisi melakukan pengamanan pada hari raya Natal tahun ini dan ini diakomodir oleh Kapolresta Jayapura," ujarnya.&lt;br /&gt;Apalagi, kata Reza, pihaknya mengimpikan Kota Jayapura menjadi barometer keberagaman dan toleransi antar umat beragama di Indonesia, yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, ras dan lainnya. &lt;br /&gt;Pihaknya berharap keterlibatan pemuda Islam maupun pemuda dari agama lain dalam membantu aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan hari raya keagamaan ini, terus dilakukan dan menjadi budaya, bukan saja Natal dan Lebaran saja, bisa perayaan agama Hindu dan Budha.&lt;br /&gt;Menurutnya, ada ratusan pemuda Islam terlibat dalam pengamanan Natal ini, diantaranya dari UNCEN, STAIN Al Fattah, UNIYAP, USTJ, STIKOM Muhammadiyah, dan OKP yang ada seperti HMI MPO, Majelis Muslim Papua, Forum Kajian Nusantara Papua, PMII dan remaja masjid serta lainnya. sumber (cepos}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3664168058280783050?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3664168058280783050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3664168058280783050' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3664168058280783050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3664168058280783050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/toleransi-umat-beragama-cukup-baik.html' title='Toleransi Umat Beragama Cukup Baik'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVd3D6wPT7I/AAAAAAAAAdg/bwkrGXjgXnQ/s72-c/UTM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6592282955817078151</id><published>2008-12-28T00:00:00.003+09:00</published><updated>2009-01-04T01:56:49.625+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>SMS Natal dan tahun Baru yang saya terima</title><content type='html'>SMS Natal Dan Tahun Baru yang saya terima&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZEyDjDyaI/AAAAAAAAAcw/PTF1hzPeENY/s1600-h/yosep.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZEyDjDyaI/AAAAAAAAAcw/PTF1hzPeENY/s320/yosep.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284486839502358946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, alat komunikasi yang efektif dan praktis adalah Telepon Selular yang biasa kita sebut Hand Phone (HP). Salah satu kelebihan HP adalah, kita dapat mengirimkan informasi/ berita tanpa harus berbicara dengan pemiliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini biasanya kita lakukan karena, seseorang yang kita hubungi berada di luar jangkauan atau sukar dihubungi atau ingin praktis saja dan penghematan (menghindari omongan yang terlalu panjang yang akan menghabiskan cukup banyak pulsa. Kita mengenalnya dengan sebutan SMS (Short Message Service atau plesetan dalam bahasa Indonesia menjadi Surat Menyurat Singkat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS biasanya dilakukan untuk mengucapkan selamat, seperti ulang tahun atau untuk ucapan sukses. Namun SMS akan lebih laris manis pada hari raya seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini, saya mau berbagi mengenai SMS-SMS yang saya terima (dari Nasrani maupun non Nasrasni) saat Natal 2008 sekaligus ingin berbagi kegembiraan Natal bersama wikimuer yang menjalankannya. Happy X'Mas. Damai Tuhan Beserta Kita Selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan SMS : Huruf besar/ kecil dan singkatan mengikuti SMS tersebut. Sedangkan nama yang tercantum adalah nama yang dimasukkan dalam SMS tersebut.&lt;br /&gt;" Merry Christmas 08 &amp; Happy New Year 09 for you &amp; your family "GOD BLESS YOU" forever. Amin.&lt;br /&gt;"Christmas is near and its coming be MERRY, be HaPPY Have a W'ful X Mas. Regards, Budi, Agnes, Reno &amp; Rachel."&lt;br /&gt;"Selamat Bahagia Natal 2008, Semoga Damai Natal menyertai seluruh umat dan kebahagiaan senantiasa dirasakan karena Tuhan telah hadir dan menyapa kita. -Suryo-"&lt;br /&gt;"Selamat Natal... may Jesus be in n your fam. Satyo n fam."&lt;br /&gt;"HEllo! HO...HO...HO M3RRY X'MAS To U &amp; YouR FAM. LET THE JOY WITH U"&lt;br /&gt;"Selamat Natal. Semoga berkat &amp; Damai Natal mewarnai hidup kita di hari2 mendatang"&lt;br /&gt;"Selama Natal! Damai Tuhan beserta kita dan dalam hati kita masing2. GBU"&lt;br /&gt;"Kami sekelg mengucapkan Selamat Natal 08. Semoga kasih Kristus menjadi kekuatan kita dalam pengharapan, iman &amp; kasih "&lt;br /&gt;"Selamat Natal dan Tahun Baru 2009. Tuhan memberkati. Salam. Indri."&lt;br /&gt;"Salam Damai Natal dari kami sekeluarga. "&lt;br /&gt;"Selamat Natal 2008. Tuhan beserta kita. "&lt;br /&gt;"Selamat Natal. Tuhan memberkati"&lt;br /&gt;"Salam Natal dari kami"&lt;br /&gt;"Kami seklg mengucapkan selat NATAL &amp; TAHUN BARU, semoga dengan kasih Natal mendapatkan pengharapan, iman dan kasih dalam Kristus "&lt;br /&gt;"Buka hati agar DAMAI dan SUKACITA NATAL yang diberikan YESUS KRISTUS hadir dalam hidup kita. Merry Christmas... shalom&lt;br /&gt;"Selamat natal &amp; tahun baru. Semoga bahagia dan sukses selalu. &lt;br /&gt;"YESUS DATANG M'BAWA TERANG dan DAMAI bagi kita... untuk... menjadikn kt sbg p'bawa TERANG dan DAMAI bagi sesama. "MERRY CHRISTMAS" &lt;br /&gt;"Selamat Natal, semoga kasih &amp; damai Kristus sungguh hadir dalam hati kita. &lt;br /&gt;"Om, met hari natal!! Semoga Tuhan memberkati Om dan KELUARGA!! &lt;br /&gt;"Merry X'mas. May Jesus always bless U &amp; your family. GBU 4ever... &lt;br /&gt;"MERRY CHRISTMAS. SMOGA DAMAI NATAL SLALU BRSM KITA"&lt;br /&gt;"$buah cahya akan datang utk $tiap kegelapn, $buah rncn akan muncul u/ $tiap hr esok, $buah jLn kluar akan ditemukan u/ $tiapmslh. Slmt Natal 07 n thn bru 09"&lt;br /&gt;"Tuhan sdh datang. Luruskan jalan bagiNYA. "MET NATAL, TUHAN memberkati. Amin."&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak lagi yang belum dimuat, tapi HP sempat ‘hang' jadi sebagian terhapus. Tapi biar bagaimanapun terima kasih atas semua SMS yang telah saya terima (mungkin salah satunya dari komunitas paniai). Tuhan memberkati. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6592282955817078151?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6592282955817078151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6592282955817078151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6592282955817078151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6592282955817078151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/dewasa-ini-alat-komunikasi-yang-efektif.html' title='SMS Natal dan tahun Baru yang saya terima'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZEyDjDyaI/AAAAAAAAAcw/PTF1hzPeENY/s72-c/yosep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5446138717813176686</id><published>2008-12-27T23:50:00.002+09:00</published><updated>2008-12-27T23:53:18.451+09:00</updated><title type='text'>FANATISME DALAM PERJUANGAN</title><content type='html'>FANATISME DALAM PERJUANGAN&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZBFA4XnLI/AAAAAAAAAco/FtJAE_tgadU/s1600-h/leksi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZBFA4XnLI/AAAAAAAAAco/FtJAE_tgadU/s320/leksi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284482767157435570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh Leksi Degei&lt;br /&gt;Kadangkala kita tau bahwa kita banyak&lt;br /&gt;diberikan kebebasan, kemerdekaan from&lt;br /&gt;GOD, but kita sering pura-pura menutup&lt;br /&gt;telinga, kita pura-pura close my eyes,&lt;br /&gt;dari semua aturan-aturan kecil yang&lt;br /&gt;dibuatnya. 10 rules yang diberikan, kita&lt;br /&gt;merasa seperti memikul Bumi. o...beta&lt;br /&gt;Munafikn ya saya, anda dan kita semua.&lt;br /&gt;Perbuatan baik yang kita buat, sudah&lt;br /&gt;menyatakan bahwa kita percaya Allah itu&lt;br /&gt;ada, membelikan ibu minyak tanah untuk&lt;br /&gt;masak saja sudah merupakan perbuatan&lt;br /&gt;yang sesuai dengan 10 rules,&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;mengembali kan uang seseorang yang jatuh&lt;br /&gt;juga merupakan tindakan sangat hebat,&lt;br /&gt;apalagi tidak memuji-muji Internet,&lt;br /&gt;email, chat, browsing dan lain-lain, itu&lt;br /&gt;sama saja menyatakan bahwa hanya always&lt;br /&gt;GOD yang patut diberikan pujian dan di&lt;br /&gt;sembah. Dengan demikian kita bukan&lt;br /&gt;terbawa ke dalam Teknologi, tetapi&lt;br /&gt;usahakanla h supaya teknologi yang&lt;br /&gt;terjerumus ke dalam hidup kita yang&lt;br /&gt;berkenan di hadapan GOD. dan itulah&lt;br /&gt;salah satu perbuatan baik terbesar yang&lt;br /&gt;anda lakukan. apakah saya, anda d &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5446138717813176686?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5446138717813176686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5446138717813176686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5446138717813176686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5446138717813176686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/fanatisme-dalam-perjuangan.html' title='FANATISME DALAM PERJUANGAN'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVZBFA4XnLI/AAAAAAAAAco/FtJAE_tgadU/s72-c/leksi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-465736523593002298</id><published>2008-12-27T23:33:00.001+09:00</published><updated>2009-01-04T01:56:49.626+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Biarlah Alam Jadi Saksi Bisu di Malam Natal</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVY-9y4qavI/AAAAAAAAAcg/5BsJTt7wJIM/s1600-h/natal.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 119px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVY-9y4qavI/AAAAAAAAAcg/5BsJTt7wJIM/s320/natal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284480444118231794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam itu gelap gulita meliputi alam sekitarnya. Tidak ada lampu yang memberi penerangan bagi alam. Puluhan umat Katolik dengan mengunakan bara api yang dibuat dari bambu kering telah siap ikut malam natal. Kondisi alam yang berada di hutan menambah kegelapan bagi kawula Nasrani di tengah hutan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah suatu peristiwa baru jika menyambut anak Allah dalam kegelapan alam. Bukan juga memudarkan semangat Kristiani bagi kaum terlena yang ada di alam rimba itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat umat terlihat dalam keterlibatan umat Katolik gereja Katolik Papato Paroki Enarotali keuskupan Timika Papua. Profil stasi Papato ini sebelumnya hanya sebagai sebuah dari pos Papato , namun setelah mengalami perkembangan pada tahun 2002 gereja ini dijadikan sebagai stasi (pos).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;papato berada di kabupaten Paniai bagian Timur Distrik kugapa bibida, sebelah uatara berbatasan dengan kabupaten Mimika. Kampung ini terjepit antara dua kabupaten. Sehingga perhatian dari pemerintahpun tidak maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keluguan alam itu para petugas Gereja Katolik menegok umat Katolik di rimba hutan hanya pada hari-hari raya Natal dan hari raya Paskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal, peristiwa ritual kaum Nasrani di persada dunia. Peristiwa kudus ini mengenang kembali kelahiran Sang Juru Selamat 2000 tahun lalu dikota Betlehem, melalui Maria dan Yoseph. Kelahiran Yesus sering diartikan sebagai kehadiran Allah sebagai Allah sendiri menjelma menjadi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyongsong ritual kudus ini berbagai kesiapan dilakukan, dari perlengkapan perabot rumah tangga hingga membersihkan diri selama 4 minggu yang selalu disebut masa penantian atau adven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas terlihat bahwa di kota-kota besar hampir semua tempat-tempat umum dihiasi dengan berbagai perhiasan, lampu berkerlapan, pohon natal, maupun umbul-umbul. Hal itu merupakan ungkapan “selamat datang Sang Penyelamat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kedatang Sang Raja bagi kaum Kristiani menjadi nuasa baru dimana peristiwa ini manusia mesti membersihkan diri. Dalam kekosongan diri (bebas dari berbagai hal dunia) Yesus dilahirkan dalam hati masing-masing umat manusia. Bagi umat wilayah pedalaman terutama stasi  Papato kekuarangan bukan hambatan bukan persoalan, akan tetapi dengan imannya mereka berupaya untuk merayakan ritual kudus itu.(yosep watage gobai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-465736523593002298?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/465736523593002298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=465736523593002298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/465736523593002298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/465736523593002298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/biarlah-alam-jadi-saksi-bisu-di-malam.html' title='Biarlah Alam Jadi Saksi Bisu di Malam Natal'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVY-9y4qavI/AAAAAAAAAcg/5BsJTt7wJIM/s72-c/natal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-899960002210544886</id><published>2008-12-27T20:51:00.004+09:00</published><updated>2009-01-04T01:56:49.626+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Di Paniai, Perayaan Natal Berlangsung Aman</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVYZmCqRhVI/AAAAAAAAAcI/BqbUo9u7su8/s1600-h/natal.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 204px; height: 245px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVYZmCqRhVI/AAAAAAAAAcI/BqbUo9u7su8/s320/natal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284439354105759058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Paniai-Umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Kabupaten panaiai, Kamis (25/12) merayakan hari kelahiran Yesus Kristus, pembawa damai bagi umat manusia. Khusus di Kabupaten Paniai berlangsung aman, tertib dan lancar. Ibadah Natal di sejumlah gereja di paniai mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI/Polri guna mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan yang swaktu-waktu bisa saja terjadi.&lt;br /&gt;Dari data yang berhasil dihimpun team pastoran di lapangan, sejumlah anggota TNI/Polri ditempatkan dibeberapa gereja untuk melakukan pengamanan. Seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Natal kali ini masih diwarnai dengan suasana kekeluargaan dan keakraban, dimana warga yang beragama lain mengunjungi warga Kristiani yang merayakan Natal.ujar onktopianus pekey&lt;br /&gt;Kehidupan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten paniai benar-benar terlaksana dengan baik. Bahkan pada acara open house yang dilakukan pastor paroki paroki dekenat enarotali kuwayo yang dipusatkan di Gejera katolik santo Yusuf enarotali paniai berlangsung aman dan tertib. Juga hadir pejabat-pejabat paniai,wakil bupati derek pakage.SIP, dan Muspida kabupaten paniai. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ribuan warga terus berdatangan untuk berjabat tangan menyampaikan ucapan selamat Natal 2008 dan Tahun baru 2009 kepada /Wakil Bupati Paniai yang yang hadir pada hari Natal&lt;br /&gt;"Meski lelah, namun hal itu membuat saya bahagia karena bisa merayakan Natal 2008 dan menyambut Tahun baru 2009 bersama warga,"kata Wakil Bupati kepada team pastoral di sela-sela istirahat open house. &lt;br /&gt;Sementara itu Kapolres Paniai AKBP mengatakan, tidak ada gangguan keamanan pada perayaan Natal. "Umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal di sejumlah gereja berjalan lancar,"katanya. Hal yang sama juga akan dilakukan ketika warga akan menyambut Tahun Baru 2009 dimana tingkat pengamanan akan ditingkatkan dengan menggelar patroli selama 24 jam penuh di sejumlah gereja, tempat hiburan dan tempat keramaian lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-899960002210544886?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/899960002210544886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=899960002210544886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/899960002210544886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/899960002210544886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/di-paniai-perayaan-natal-berlangsung.html' title='Di Paniai, Perayaan Natal Berlangsung Aman'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVYZmCqRhVI/AAAAAAAAAcI/BqbUo9u7su8/s72-c/natal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6071938628051932894</id><published>2008-12-27T07:07:00.004+09:00</published><updated>2009-02-11T17:23:30.085+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Natal, Ikatan pelajar dan mahasiswa paniai nabire kota study yogyakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWGektFvGDI/AAAAAAAAAhA/DwGJmxAG8ZY/s1600-h/IMG_2366.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWGektFvGDI/AAAAAAAAAhA/DwGJmxAG8ZY/s320/IMG_2366.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287681790925805618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan untuk Merefleksikan Diri &lt;br /&gt;Natal ikatan pelajar dan mahasiswa paniai dan nabire di yogyakarta berlangsung di CD Bethesda,pada Hari sabtu, 26 Desember 2008,Natal tersebut Thema 'KELAHIRAN YESUS KRISTUS MEMBAWA DAMAI BAGI KITA MANUSIA&lt;br /&gt;Sub THema:'&lt;span style="font-style:italic;"&gt;melalui Kelahiran Yesus Mari kita mengeratkan tali persatuan dan kesatuan mahasiswa suku mee dan migani"&lt;/span&gt; Natal Ikatan Pelajar Dan mahasiswa paniai dan nabire tersebut dipimpin oleh Bapak,Pr. yanuarius Youw,Ofm dan dalam ibada pastor yan youw menyampaikan tentang makna Natal dan kelahiran yesus dan makna Natal itu pun pastor langsung diartikan bahwa "Allah sendiri menjelma menjadi manusia melalui Tuhan yesus kristus" yang telah lahir untuk mengapus dosa umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;lanjut pastor- yananuarius youw menyampaikan tali persatuan antara dua suku yakni suku migani dengan suku mee sesuai dengan Thema diatas harus kami jaga supaya Natal seperti ini kami harus laksanakan terus tahun ke Tahun.&lt;br /&gt;Pada natal tahun ini Ketua panitianya Petrus Gobaibo dia pun menyampaikan beberapa pesan,kepada adik adik yunior bahwa natal seperti ini bukan hal baru yang kami laksanakan, Natal seperti ini kami biasa laksanakan tahun ketahun untuk, terbayang kembali kenangan indah bertahun yang lalu bersama bapak mama dan adik adik di kampung halaman kami di paniai nabire sana maka itu saya sebagai ketua panitia tolong lanjutkan acara natal seperti ini sebab melalui ini persatuan kita anatar suku mee dan suku migani akan mucul tandasnya.&lt;br /&gt;umat Kristiani kembali merayakan Hari Raya Natal. Natal merupakan hari raya umat Kristiani yang dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Meskipun hari kelahiran Yesus secara pasti tidak pernah diketahui (paling tidak sampai saat ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sesungguhnya hakikat perayaan Natal sebenarnya bukan terletak pada peristiwa kelahiran yang dirayakan. Melainkan pada makna di balik peristiwa itu. Itulah sebabnya, meskipun hari kelahiran Yesus tidak diketahui dengan pasti, umat Kristiani tetap merayakan Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal menjadi peristiwa yang menunjukkan suatu karya besar dari Allah yang memiliki segala kuasa untuk melakukan apapun yang dikehendaki-Nya. Dalam peristiwa kelahiran Yesus, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya melalui kehamilan Maria yang belum pernah berhubungan dengan laki-laki. Hal ini sungguh menunjukkan betapa Allah sungguh mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan besar yang tidak mungkin diterima nalar manusia yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kelahiran Yesus, menunjukkan betapa kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan budi, keikhlasan menjadi suatu nilai yang sungguh perlu dikedepankan. Natal menunjukkan betapa Allah yang begitu hebat, menunjukkan solidaritas-Nya kepada manusia; sebagai bentuk konkret teladan bagaimana mengembangkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama yang lemah, miskin dan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa kelahiran Yesus menunjukkan, betapa Allah menggunakan kelemahan, keterbatasan dan kesederhanaan manusia sebagai medan karya penyelamatan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perayaan Natal semestinya juga mencerminkan semangat kesederhanaan, kerendahan hati, ketulusan dan keikhlasan berbagi. Perayaan Natal semestinya jauh dari hura-hura, pesta pora dan segala bentuk ekspresi kesenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Natal semestinya menjadi kesempatan untuk merefleksikan diri : apa makna dan tujuan hidup kita. Mengapa kita terlahir ke dunia dan untuk apa kita hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Natal semestinya juga menjadi kesempatan untuk refleksi sekaligus aksi bagi kita dalam hal solidaritas terhadap sesama, siapapun mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Natal. Semoga berkat dan damai Tuhan senantiasa beserta kita, memberi  kita kekuatan dan dorongan untuk semakin mampu dan mau berbuat kasih kepada sesama.(yosep Gobai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6071938628051932894?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6071938628051932894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6071938628051932894' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6071938628051932894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6071938628051932894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/natal-ikatan-pelajar-dan-mahasiswa.html' title='Natal, Ikatan pelajar dan mahasiswa paniai nabire kota study yogyakarta'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SWGektFvGDI/AAAAAAAAAhA/DwGJmxAG8ZY/s72-c/IMG_2366.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6957612226740588239</id><published>2008-12-27T07:04:00.000+09:00</published><updated>2009-01-04T01:56:49.627+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>Natal Ala Budaya Papua</title><content type='html'>Perayaan Malam kudus di seluruh persada dunia dimeriahkan pada 24 desember malam. Perayaan  pasti berbeda. Walapun memiliki makna yang sama yakni menyambut Sang Juru Selamat bagi Manusia. Dalam suasana keheningan kaum nasrani Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Meriam Nabire memeraihkan malam Kudus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ribuan  umat Katolik Kota Nabire berkumpul. Sebagian dari umat menggunakan busana tradisional. Pukul 19.00 (8.00 WIT) umat berada di Gereja itu. Kelompok busana siap menjemput rombongan iman dengan perarakan bayi Yesus. Pater paroki KSK Meriam Nabire Romo Yusuf Suharjoso, Pr yang mengunakan jubah putih itu diapit oleh rombongan pelayan altar (misdinar), mereka dijemput dengan tarian setempat (Yuu waitaa).&lt;br /&gt;“Sangat luar biasa Natal kali ini,” kata pengurus paroki Stef Sirken.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perarakan yang diawali dari pintu ruang Sakaristi itu menarik perhatian umat, kaum mama-mama dengan tarian susu, diapit dengan kelompok Wanii menuju pintu utama gereja.  “Hal itu menandakan penjemputan kepada seorang raja ala budaya suku Mee pedalaman Paniai, Papua,” ungkap Sirken lagi.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara malam kudus yang sangat hikmat itu memberikan nuansa baru bagi umat Katolik di Nabire. Umat dengan serius mengikuti misa yang  berlangsung dua jam itu. Paduan suara gabungan turut meramaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para organis yang tampil dengan gaya bermain keyboard masing-masing. Semua suku/ras dari penjuru Indonesia yang ada di  Nabire ikut berperan. Masing-masing dengan khas sukunya. “Yesus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia,” papar romo Yusuf.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6957612226740588239?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6957612226740588239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6957612226740588239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6957612226740588239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6957612226740588239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/natal-ala-budaya-papua.html' title='Natal Ala Budaya Papua'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-208576954667265767</id><published>2008-12-27T06:58:00.001+09:00</published><updated>2008-12-27T07:03:15.482+09:00</updated><title type='text'>Vietnam Tantang Duel Thailand di Final</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVVUjr3fCuI/AAAAAAAAAbw/Nu3U1Vp7tYA/s1600-h/20081222091606.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 136px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVVUjr3fCuI/AAAAAAAAAbw/Nu3U1Vp7tYA/s320/20081222091606.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284222709836745442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Vietnam akhirnya memastikan diri melaju ke babak final AFF Suzuki Cup 2008, setelah dalam pertandingan semi final leg kedua di Stadion Merdeka Singapura, Minggu (21/12) mengalahkan Singapura 1-0. Saat pertandingan semi final leg pertama tanggal 17 Desember di Hanoi, Vietnam dan Singapura bermain imbang 0-0. Dengan demikian Vietnam menang agregat 1-0 dan maju ke final untuk menghadapi Thailand yang terlebih dulu maju ke final setelah menang agregat 3-1 dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan antara Singapura melawan Vietnam berjalan sangat ketat. Singapura yang bermain di depan puluhan ribu pendukungnya bermain menyerang sejak awal pertandingan. Singapura memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun malam itu tampaknya bukan hari kebernutungan bagi para pemain Singapura. Striker temperamental, Mohammad Noh Alam Shah berkali-kali memiliki peluang. Sayang tak satu pun peluang emas itu berbuah gol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain penyelesaian para penyerang Singapura yang kurang baik, penampilan kiper Vietnam Duong Hong Son juga menjadi kunci sukses kemenangan Vietnam. Berkali-kali Duong hong Son  menyelamatkan gawangnya dari serbuan penyerang Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana bagi Singapura datang pada menit ke-75 ketika pemain pengganti Quang The Nguyen menjebol gawang Leonel Lewis. Berawal dari gerakan Le Cong Vinch yang berhasil melewati Ismail Yunos, Cong Vinch menyodorkan bola ke depan gawang. Quang The Nguyen berhasil menyambar bola setelah beradu sprint dengan pemain belakang Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertinggal 0-1, para pemain Singapura terus melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun serangan selalu kandas berkat kegigihan para pemain belakang Vietnam yang sangat disiplin menjaga pertahanan. Skor 1-0 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vietnam akan bertandang ke Bangkok tanggal 24 Desember untuk bertanding di final leg pertama menghadapi Thailand. Final leg kedua akan berlangsung di Hanoi empat hari kemudian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-208576954667265767?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/208576954667265767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=208576954667265767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/208576954667265767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/208576954667265767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/vietnam-tantang-duel-thailand-di-final.html' title='Vietnam Tantang Duel Thailand di Final'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVVUjr3fCuI/AAAAAAAAAbw/Nu3U1Vp7tYA/s72-c/20081222091606.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-7980521571497944446</id><published>2008-12-27T05:52:00.002+09:00</published><updated>2009-02-11T17:30:37.066+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan</title><content type='html'>Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tempat-tempat billyard dikabupaten paniai sebagai potensi kejahatan yang telah ditutup oleh kepala Distrik Paniai timur pada dua bulan silam, telah diaktifkan kembali oleh pengusaha bersama Brimob kabupaten paniai di enarotali, sehingga tanggal, 26 Desember 2008.siang  tadi Kepala Distrik Paniai Timur bertindak tegas untuk segera di tutup kembali dan agen agen jual beli minuman keras (miras) juga harus ditutup kembali kemudian Brimob Enarotali hampir mau tembak Kepala Distrik paniai Timur martinus yogi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Yogi-tempat billyard yang jadikan tempat awal latihan kejahatan bagi orang paniai  (westernisasi) menuju kehancuran kehidupan orang paniai dan distulah nilai nilai budaya paniai akan hilang, dan kehidupan masyarakat paniai kedepan akan hancur maka itu kami mohon kepada Bupati Kabupaten paniai Bersama ketua DPRD kabupaten paniai harus di perdakan bahwa tiadakan  untuk mendatangkan minuman dari kabupaten Timika dengan kabupaten Paniai dan tempat tempat Billyard ditutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua LMA Kabupaten Paniai (john Gobai) menilai keberhasilan pembangunan di kabupaten tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat Adat, namun demikian pemerintah pada tahun 2009 diharapkan lebih meningkatkan kinerjanya lagi sehingga pembangunan disemua bidang dapat dinikmati masyarakat Adat. “ Masing-masing instansi harus meningkatkan kinerjanya untuk membangun masyarakat di Kabupaten Paniai, karena ketertinggalan kita masih sangat jauh,” katanya&lt;br /&gt;Ketertinggalan dan kinerja pemerintah menjadi salah satu topik pembahasan yang harus di angkat oleh DPRD kabupaten paniai dalam sidang paripuran namun sayangnya sementara DPRD kabupaten paniai dengan pihak pemerintahan kabupaten paniai tapi kedua pihak masih belum ada reaksi untuk mengankat persoalan itu katanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-7980521571497944446?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/7980521571497944446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=7980521571497944446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7980521571497944446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/7980521571497944446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/tempat-tempat-keramaian-di-kabupaten_27.html' title='Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3754712037718934527</id><published>2008-12-27T05:52:00.000+09:00</published><updated>2008-12-27T05:54:30.768+09:00</updated><title type='text'>Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan</title><content type='html'>Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tempat-tempat billyard dikabupaten paniai sebagai potensi kejahatan yang telah ditutup oleh kepala Distrik Paniai timur pada dua bulan silam, telah diaktifkan kembali oleh pengusaha bersama Brimob kabupaten paniai di enarotali, sehingga tanggal, 26 Desember 2008.siang  tadi Kepala Distrik Paniai Timur bertindak tegas untuk segera di tutup kembali dan agen agen jual beli minuman keras (miras) juga harus ditutup kembali kemudian Brimob Enarotali hampir mau tembak Kepala Distrik paniai Timur martinus yogi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut Yogi-tempat billyard yang jadikan tempat awal latihan kejahatan bagi orang paniai  (westernisasi) menuju kehancuran kehidupan orang paniai dan distulah nilai nilai budaya paniai akan hilang, dan kehidupan masyarakat paniai kedepan akan hancur maka itu kami mohon kepada Bupati Kabupaten paniai Bersama ketua DPRD kabupaten paniai harus di perdakan bahwa tiadakan  untuk mendatangkan minuman dari kabupaten Timika dengan kabupaten Paniai dan tempat tempat Billyard ditutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua LMA Kabupaten Paniai (john Gobai) menilai keberhasilan pembangunan di kabupaten tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat Adat, namun demikian pemerintah pada tahun 2009 diharapkan lebih meningkatkan kinerjanya lagi sehingga pembangunan disemua bidang dapat dinikmati masyarakat Adat. “ Masing-masing instansi harus meningkatkan kinerjanya untuk membangun masyarakat di Kabupaten Paniai, karena ketertinggalan kita masih sangat jauh,” katanya&lt;br /&gt;Ketertinggalan dan kinerja pemerintah menjadi salah satu topik pembahasan yang harus di angkat oleh DPRD kabupaten paniai dalam sidang paripuran namun sayangnya sementara DPRD kabupaten paniai dengan pihak pemerintahan kabupaten paniai tapi kedua pihak masih belum ada reaksi untuk mengankat persoalan itu katanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3754712037718934527?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3754712037718934527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3754712037718934527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3754712037718934527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3754712037718934527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/tempat-tempat-keramaian-di-kabupaten.html' title='Tempat Tempat Keramaian Di Kabupaten Paniai Sebagai Potensi Kejahatan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1086384846740123430</id><published>2008-12-27T01:53:00.000+09:00</published><updated>2008-12-27T01:55:24.124+09:00</updated><title type='text'>MEMBUKA DIALOG ANTARA MAHASISWA PAPUA BARAT DAN  INDONESIA</title><content type='html'>Dikatakan, dari sejumlah aksi demo yang sering dilakukan selama&lt;br /&gt;ini, salah satu tujuannya adalah meminta agar dilakukan dialog dan&lt;br /&gt;difasilitasi oleh DPR Papua. "Kami pikir dialog adalah satu cara&lt;br /&gt;terbaik guna meluruskan apa yang menjadi perbedaan selama ini agar&lt;br /&gt;tidak ada lagi mahasiswa atau kaum muda yang jadi korban," ungkapnya&lt;br /&gt;saat bertandang ke redaksi Cenderawasih Pos, Ahad (21/12).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari dialog itu dikatakan Albert akan diketahui duduk permasalahan&lt;br /&gt;dan siapa yang wajib bertanggung jawab dari aksi selama ini. Sebab&lt;br /&gt;menurutnya, sejumlah aksi yang dilakukan IPWP merupakan bentuk&lt;br /&gt;apresiasi terhadap peluncuran IPWP di Inggris oleh Benny Kogoya selaku&lt;br /&gt;pemimpin Papua Merdeka di Inggris dan Andrew Smith (Ketua IPWP) di&lt;br /&gt;Inggris.&lt;br /&gt;Albert melihat penangkapan Buchtar Tabuni Cs adalah salah alamat&lt;br /&gt;dan menyalahi aturan undang-undang yang ada, karenanya dalam dialog&lt;br /&gt;yang akan diwakili oleh kuasa hukum IPWP tersebut satu poin yang akan&lt;br /&gt;disampaikan adalah tetap meminta pembebasan Buchtar Tabuni Cs.&lt;br /&gt;"Menurut hemat kami, orasi tersebut hanya mengekspresikan kegiatan&lt;br /&gt;peluncuran tersebut dan sama sekali tidak mengandung unsur perlawanan&lt;br /&gt;terhadap negara. Seharusnya aparat melihat ke sana," papar Albert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih detail dijelaskan, yang dilakukan Buchtar Cs pada 17 Oktober&lt;br /&gt;saat itu hanyalah orasi damai yang diisi doa dan penyampaian pendapat,&lt;br /&gt;tanpa disertai perlawanan terhadap aparat maupun pelarangan&lt;br /&gt;pembentangan bintang kejora sebagaimana diatur pada undang-undang&lt;br /&gt;nomor 77 tahun 2007, juga aksi penghasutan massa.&lt;br /&gt;"Polisi seharusnya menangkap Benny Wenda dan Andrew Smith, karena&lt;br /&gt;merekalah otak dari semua ini dan kami di Papua hanya merespon," tutur&lt;br /&gt;Albert yang diiyakan kedua rekannya. Pria bertubuh bongsor yang sering&lt;br /&gt;mengenakan topi ini juga menyampaikan bahwa guna mengetahui persisnya&lt;br /&gt;apa yang terjadi dilapangan, ia menegaskan aparat kepolisian juga&lt;br /&gt;harus proaktif menghadirkan saksi, termasuk Kapolsekta Abepura, AKP&lt;br /&gt;Dominggus Rumaropen yang saat itu ditunjuk sebagai pemegang komando.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu hal lain yang menurut saya penting adalah permasalahan yang&lt;br /&gt;terjadi saat ini adalah menyangkut politik dan alangkah baiknya&lt;br /&gt;diselesaikan dengan cara politik juga bukan dengan tindakan hukum,"&lt;br /&gt;pintanya. Albert juga memberikan klarifikasi soal pernyataannya saat&lt;br /&gt;melakukan jumpa pers pasca penangkapan Sebby Sambom di lapangan makam&lt;br /&gt;Theys Eluay 17 Desember lalu yang mengeluarkan beberapa ancaman&lt;br /&gt;seperti bakal melumpuhkan Kota Jayapura, melakukan intelejen kota&lt;br /&gt;bahkan mengganggu aktifitas natal dan proses pemilu 2009 jika Buchtar&lt;br /&gt;Tabuni Cs tidak dibebaskan dengan syarat."Saya akui komentar tersebut&lt;br /&gt;keluar saat kepanikan dan ketegangan setelah menyaksikan rekan kami&lt;br /&gt;dibawa begitu saja dan saya berterima kasih atas masukan untuk tetap&lt;br /&gt;menghargai natal sebagai perayaan umat nasrani,." katanya menarik&lt;br /&gt;ucapan sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1086384846740123430?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1086384846740123430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1086384846740123430' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1086384846740123430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1086384846740123430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/membuka-dialog-antara-mahasiswa-papua.html' title='MEMBUKA DIALOG ANTARA MAHASISWA PAPUA BARAT DAN  INDONESIA'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8141900459265009500</id><published>2008-12-27T01:34:00.002+09:00</published><updated>2008-12-27T01:37:53.638+09:00</updated><title type='text'>Membangun Daerah Tertinggal dengan Modal Sosial Mencapai Kinerja MDGs</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUIR3_FBPI/AAAAAAAAAbg/9Vf4Pm7yM3Q/s1600-h/head_image.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 109px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUIR3_FBPI/AAAAAAAAAbg/9Vf4Pm7yM3Q/s320/head_image.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284138840968463602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 Desember 2008 - Peran daerah tertinggal di Indonesia semakin instrumental dikancah dunia, dan  untuk itu dalam rangka menghadapi isu kemiskinan dunia serta perubahan iklim delegasi KPDT yang dipimpin oleh Meneg PDT diundang oleh World Bank ke Washington beberapa waktu yang lalu dan berkesempatan memaparkan serta menjelaskan  strategi pembangunan daerah tertinggal yang mendapat sambutan hangat oleh pejabat World Bank.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bank Dunia yang meminta masukan Indonesia tentang bagaimana mengejar ketertinggalan suatu daerah dalam rangka mencapai visi MDGs karena sejak ditetapkannya MDGs diawal milenium ke-3 ini, negara-negara yang meratifikasi goal ini semakin tertantang dengan isu perubahan iklim.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan kolektif Millenium Development Goals adalah untuk mengurangi kemiskinan dunia hingga setengahnya pada tahun 2015, dan berbicara tentang kemiskinan baik dari sisi geografis, politis, sosial dan lingkungan, Indonesia adalah negeri yang tepat untuk dijadikan pilot project atau wilayah percontohan dunia karena hampir seluruh dinamika daerah tumbuh dan berkembang ada ditanah air.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesungguhnya amanah pembangunan kesejahteraan rakyat telah termaktub pada Pembukaan UUD 45 dimana esensi, prinsip dan pelaksanaan pembangunan nasional harus didasari oleh suatu adab yang berdasarkan budi luhur dan budi pekerti bangsa Indonesia. Selain itu UUD 45 juga telah dengan jelas menegaskan bahwa bangsa Indonesia akan turut serta menjaga perdamaian dunia yang saat ini tidak lagi datang dari ancaman perang antar negara tetapi justru terhadap kehancuran lingkungan hidup akibat dari eksploitasi sumberdaya alam yang jauh melebihi kemampuannya meregenerasi. Oleh sebab itu, Meneg PDT menegaskan dihadapan pejabat Bank Dunia bahwa berbagai inisitiatif pengentasan kemiskinan baik harus berbasis pada pembangunan berkelanjutan ( uraikan desa model)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun yang terpenting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia adalah memaknai jatidiri bangsa ini yang majemuk dan beragam dengan beribu-ribu pulau di Indonesia yang sebagian besar belum terdiami bahkan masih banyak yang belum memiliki nama selain hanya kita sebut sebagai gugusan kepulauan. Oleh sebab itu maka Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dalam tupksinya memiliki program-program kesejahteraan yang berbasis pada kemajemukan bangsa Indonesia yang bertumpu pada modal sosial. Lebih lanjut Meneg PDT menjelaskan dihadapan Bank Dunia bahwa Kementerian yang dipimpinnya telah menetapkan 4 (empat) pilar pembangunan daerah tertinggal yang secara garis besar adalah pemberdayaan kapasitas masyarakat terutama yang sarat dengan kearifan lokal, nilai2 dan norma2 serta tradisi yang melekat pada wilayah tersebut. Inilah inti dari ketertarikan Bank Dunia dimana sebenarnya modal pembangunan Indonesia yang bukan saja khas tetapi juga sangat cocok adalah yang berorientasi pada jatidiri bangsa ini sendiri. Jatidiri ini disuburkan dan terus dikembangkan menjadi modal sosial yang diyakini akan berkelanjutan. Dari modal inilah maka berbagai kegiatan pembangunan ekonomi, infrastruktur, kesehatan, pendidikan serta fasilitas usaha kecil dan mikro dikembangkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ukuran dan barometer berkembang dan tumbuhnya suatu daerah dimasa mendatang tidak cukup hanya diukur seperti neraca dagang yang berorientasi rugi laba moneter semata, tetapi juga harus ada neraca rugi laba sosial. Tidak ada gunanya pembangunan fisik yang megah dan modern jika tatanan nilai-nilai serta tradisi sosial yang ada pada masyarakat tersebut tergerus dan akhirnya punah. Belum lagi hancurnya keaneka ragaman hayati dan ekosistem pendukung lingkungan yang berkelanjutan yang nilainya tidak terhingga dan banyak yang tidak mungkin kembali seperti sediakala. Oleh karena itu maka masyarakat daerah tertinggal tidak boleh dikembangkan menuju daerah modern yang konsumtif dan individualistis, sebaliknya daerah tertinggal harus tetap menjaga aset utamanya yaitu social coherence &amp; environmentally friendly.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk mencapai semua cita-cita nasional dalam konteks mengembalikan kepemimpinan Indonesia dikancah dunia, tidak ada pilihan lain selain memanfaatkan potensi geografis Indonesia serta tatanan nilai masyarakatnya demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang bermartabat dan berkelanjutan”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto Lainnya &gt;&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8141900459265009500?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8141900459265009500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8141900459265009500' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8141900459265009500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8141900459265009500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/membangun-daerah-tertinggal-dengan.html' title='Membangun Daerah Tertinggal dengan Modal Sosial Mencapai Kinerja MDGs'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUIR3_FBPI/AAAAAAAAAbg/9Vf4Pm7yM3Q/s72-c/head_image.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1640251477994725029</id><published>2008-12-27T01:25:00.003+09:00</published><updated>2008-12-27T01:31:50.245+09:00</updated><title type='text'>Hari Trikora Kobarkan Semangat Persatuan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUGVRPTqvI/AAAAAAAAAbY/Fw3QHHNF58Y/s1600-h/trikora.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUGVRPTqvI/AAAAAAAAAbY/Fw3QHHNF58Y/s320/trikora.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284136700263770866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih Brigjen Hambali Hanafiah, Jumat (19/12), memberikan bingkisan kepada keluarga pejuang Trikora di Jayapura Provinsi Papua. Ini dalam rangka memperingati HUT Infanteri dan Hari Trikora tahun 2008 di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 19 Desember 1961 dicatat sejarah sebagai peristiwa penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat itu, Presiden Soekarno menyampaikan secara lantang Tri Komando Rakyat di depan rapat raksasa di Yogyakarta. Seruan pendiri bangsa ini menjadi titik balik yang menentukan masuknya wilayah Papua ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena Belanda masih melanjutkan kolonialisme di tanah air kita, maka saya perintahkan kepada seluruh rakyat Indonesia, juga yang berada di Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando Rakyat, yaitu 1. Gagalkan Pembentukan Negara Boneka Papua buatan Belanda, 2. Kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia, 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa," ujar Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hambali Hanafiah saat membacakan amanat Panglima Kodam Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, pada peringatan Trikora Ke-47 di Jayapura Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 19 Desember 1961 dicatat sejarah sebagai peristiwa penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat itu, Presiden Soekarno menyampaikan secara lantang Tri Komando Rakyat di depan rapat raksasa di Yogyakarta. Seruan pendiri bangsa ini menjadi titik balik yang menentukan masuknya wilayah Papua ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena Belanda masih melanjutkan kolonialisme di tanah air kita, maka saya perintahkan kepada seluruh rakyat Indonesia, juga yang berada di Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando Rakyat, yaitu 1. Gagalkan Pembentukan Negara Boneka Papua buatan Belanda, 2. Kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia, 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa," ujar Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hambali Hanafiah saat membacakan amanat Panglima Kodam Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, pada peringatan Trikora Ke-47 di Jayapura Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Penerangan Kodam Cenderawasih Letnan Imam Santosa, Selasa (23/12), dalam surat elektroniknya kepada Kompas mengatakan Pangdam Nasution menegaskan momentum peringatan Hari Trikora sebagai hikmah bangsa Indonesia yang tetap menginginkan fondasi persatuan dan kesatuan yang kokoh, tidak dapat lagi dipisah-pisahkan hanya karena perbedaan cara pandang dan perbedaan ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima mengingatkan, dikomandokannya Trikora oleh Bung Karno, menandai digunakannya cara militer untuk merebut Irian Barat dengan dibentuknya Komando Mandala. Segenap kekuatan TNI/Polri dan komponen rakyat Indonesia, termasuk yang ada di Irian Barat, bahu-membahu mengusir Belanda di Irian Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah catatan sejarah, yang tertulis dengan tinta emas dalam perjalanan NKRI. Sungguh sebagai kesalahan besar bagi kita generasi penerus apabila melupakan perjuangan pahlawan Trikora. Untuk itulah sekali lagi, Kodam XVII Cenderawasih, keluarga besar pejuang Trikora, Pemerintah Daerah Papua dan Papua Barat serta seluruh elemen masyarakat Papua wajib memperingati hari semangat juang Trikora ini, " ujar Panglima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peringatan ini dibacakan teks Trikora oleh Ketua DPRD John Ibo di Lapangan PTC Entrop Jayapura yang ditirukan tokoh pejuang Irian Barat dan seluruh peserta upcara. Dalam peringatan yang bertepatan dengan Hari Infanteri itu digelar beberapa kegiatan di antaranya Pengobatan massal, tarian muda-mudi Yosim Pancar khas Papua, gerak jalan yang diikuti Siswa-siswi mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah dan atas serta masyarakat juga TNI/POLRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar informasi, Hari Infanteri yang diperingati setiap tanggal 19 Desember untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah serangan militer Belanda ke Kota Yogyakarta, yang lebih kita kenal dengan Agresi Militer II. Agresi tersebut mendapat perlawanan dari Tentara Keamanan Rakyat yang berhasil merebut kembali Kota Yogyakarta.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1640251477994725029?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1640251477994725029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1640251477994725029' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1640251477994725029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1640251477994725029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/hari-trikora-kobarkan-semangat_27.html' title='Hari Trikora Kobarkan Semangat Persatuan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVUGVRPTqvI/AAAAAAAAAbY/Fw3QHHNF58Y/s72-c/trikora.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8131946770736444128</id><published>2008-12-25T20:20:00.002+09:00</published><updated>2008-12-25T20:29:42.377+09:00</updated><title type='text'>Pilkada Jangan Merusak Kebersamaan Umat Jelang Hari Raya Keagamaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVNuFkwK9yI/AAAAAAAAAbI/Gx-9hYLe2zI/s1600-h/04-12-08-KPU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVNuFkwK9yI/AAAAAAAAAbI/Gx-9hYLe2zI/s320/04-12-08-KPU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283687829879846690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilkada Jangan Merusak Kebersamaan Umat Jelang Hari Raya Keagamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NABIRE - Memasuki kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Nabire yang jatuh pada bulan Desember tahun 2008, kembali kelompok peduli hari raya Kabupaten Nabire meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire agar memperhatikan dan menghormati hari-hari raya keagamaan. Sebab bulan Desember merupakan bulan penuh perhatian bagi umat beragama di seluruh dunia. &lt;br /&gt;Bagi umat muslim akan merayakan hari raya lebaran haji pada tanggal 8 Desember tahun 2008 atau pada minggu depan. Sementara umat kristiani (nasrani) akan memasuki empat minggu Advent (minggu persiapan dan penantian) untuk menyambut dan merayakan Natal tanggal 25 dan 26 Desember. Dan juga persiapan penyambutan tahun baru 1 Januari 2009. Amat sangat dibutuhkan perhatian dan kepedulian seluruh umat beragama di &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pilkada Jangan Merusak Kebersamaan Umat Jelang Hari Raya Keagamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NABIRE - Memasuki kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Nabire yang jatuh pada bulan Desember tahun 2008, kembali kelompok peduli hari raya Kabupaten Nabire meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire agar memperhatikan dan menghormati hari-hari raya keagamaan. Sebab bulan Desember merupakan bulan penuh perhatian bagi umat beragama di seluruh dunia. &lt;br /&gt;Bagi umat muslim akan merayakan hari raya lebaran haji pada tanggal 8 Desember tahun 2008 atau pada minggu depan. Sementara umat kristiani (nasrani) akan memasuki empat minggu Advent (minggu persiapan dan penantian) untuk menyambut dan merayakan Natal tanggal 25 dan 26 Desember. Dan juga persiapan penyambutan tahun baru 1 Januari 2009. Amat sangat dibutuhkan perhatian dan kepedulian seluruh umat beragama di Nabire.&lt;br /&gt;"Karena untuk menciptakan ketentraman yang penuh damai bagi semua umat beragama di Kabupaten Nabire yang merupakan kabupaten awal pencetusan zona damai di provinsi dan Tanah Papua, Nabire harus menjadi teladan bagi kabupaten lain," demikian siaran pers yang di kirim ketua Kelompok Peduli Hari Raya Keagamaan Kabupaten Nabire, Yulius Dodop bersama sekertarisnya Yance Raubaba kepada Papuapos Nabire, Selasa (2/12) kemarin.&lt;br /&gt;Ditulis, kepada KPUD Nabire diharapkan untuk menghormati dan memperhatikan hari-hari raya keagamaan, secara khusus di Kabupaten Nabire. Sehingga waktu Pilkada yang merupakan pesta demokrasi, harus diperhitungkan dengan hari raya keagamaan yang ada di negeri ini.&lt;br /&gt;Dengan demikian, KPUD Nabire juga diharapkan memberikan kesempatan kepada semua umat beragama yang melaksanakan ibadah hari raya keagamaan di bulan Desember ini, dengan penuh damai dan suka cita dalam bentuk kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8131946770736444128?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8131946770736444128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8131946770736444128' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8131946770736444128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8131946770736444128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/pilkada-jangan-merusak-kebersamaan-umat.html' title='Pilkada Jangan Merusak Kebersamaan Umat Jelang Hari Raya Keagamaan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVNuFkwK9yI/AAAAAAAAAbI/Gx-9hYLe2zI/s72-c/04-12-08-KPU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6053961011619820659</id><published>2008-12-25T00:27:00.002+09:00</published><updated>2008-12-25T00:31:01.773+09:00</updated><title type='text'>"Mudah-mudahan Tak Ada Apa-apa"</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJVNgk5hzI/AAAAAAAAAbA/WicCFiUIU94/s1600-h/UTM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJVNgk5hzI/AAAAAAAAAbA/WicCFiUIU94/s320/UTM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283379003430373170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan Tak Ada Apa-apa" &lt;br /&gt;*Amankan Natal, Polda Siagakan 600 Personel&lt;br /&gt;(Di Tiap Polres Disiapkan 2/3 Kekuatan) &lt;br /&gt;JAYAPURA-Kendati situasi Kamtibmas di Papua menjelang perayaan Natal, tetap aman dan kondusif, namun jajaran Polda Papua tetap melakukan pengamanan ekstra, guna memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan natal. &lt;br /&gt;Untuk mengamankan perayaan Hari Raya Natal Tahun 2008, Polda Papua secara khusus menyiapkan 600 personelnya. &lt;br /&gt;"Untuk di Polda, kita siapkan 600 personel untuk mengamankan perayaan Natal,"kata Kapolda Papua Irjen Pol Drs Bagus Ekodanto kepada wartawan usai memimpin gelar pasukan dalam Operasi Lilin Tahun 2008 yang diikuti Polri, TNI UA, TNI AD dan TNI AL di Lapangan PTC, Entrop, Selasa (23/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan Tak Ada Apa-apa" &lt;br /&gt;*Amankan Natal, Polda Siagakan 600 Personel&lt;br /&gt;(Di Tiap Polres Disiapkan 2/3 Kekuatan) &lt;br /&gt;JAYAPURA-Kendati situasi Kamtibmas di Papua menjelang perayaan Natal, tetap aman dan kondusif, namun jajaran Polda Papua tetap melakukan pengamanan ekstra, guna memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan natal. &lt;br /&gt;Untuk mengamankan perayaan Hari Raya Natal Tahun 2008, Polda Papua secara khusus menyiapkan 600 personelnya. &lt;br /&gt;"Untuk di Polda, kita siapkan 600 personel untuk mengamankan perayaan Natal,"kata Kapolda Papua Irjen Pol Drs Bagus Ekodanto kepada wartawan usai memimpin gelar pasukan dalam Operasi Lilin Tahun 2008 yang diikuti Polri, TNI UA, TNI AD dan TNI AL di Lapangan PTC, Entrop, Selasa (23/12) kemarin.&lt;br /&gt;Selain itu, kata kapolda, di masing-masing Polresta/Polres juga disiapkan 2/3 kekuatan personel dalam membantu pengamanan Natal tersebut.&lt;br /&gt;Yang jelas, pihaknya sudah menyiapkan personel untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan pada saat umat Kristiani di seluruh dunia, khususnya di Papua. &lt;br /&gt;Dan, pihaknya berharap dalam perayaan Natal tahun ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, atau hal-hal yang mengganggu situasi kamtibmas di Papua. "Mudah-mudahan, tidak ada apa-apa," harapnya.&lt;br /&gt;Dalam pengamanan hari raya Natal ini, pihaknya akan menempatkan personel di beberapa lokasi antara lain tempat ibadah, tempat hiburan atau tempat rekreasi dan keramaian, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah Natal.&lt;br /&gt;Apalagi, lanjut Kapolda, masing-masing Polres dan Polresta juga mengembangkan pengamanan yang melibatkan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda non Kristen untuk membantu pengamanan Natal tahun ini.&lt;br /&gt;"Jadi, di masing-masing Polres dan polresta dikembangkan pengamanan dengan melibatkan pemuda non Kristen," ujarnya.&lt;br /&gt;Kapolda menambahkan dalam pengamanan Natal tahun ini, tidak ada titik rawan, namun pihaknya tetap mewaspadainya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6053961011619820659?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6053961011619820659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6053961011619820659' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6053961011619820659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6053961011619820659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/mudah-mudahan-tak-ada-apa-apa.html' title='&quot;Mudah-mudahan Tak Ada Apa-apa&quot;'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJVNgk5hzI/AAAAAAAAAbA/WicCFiUIU94/s72-c/UTM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-403557814853593215</id><published>2008-12-25T00:25:00.001+09:00</published><updated>2008-12-25T00:27:20.283+09:00</updated><title type='text'>11 Distrik Terima Bantuan Beras dan Dana Respek</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUvEQjV_I/AAAAAAAAAa4/EKdfE8-AMW4/s1600-h/lintas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUvEQjV_I/AAAAAAAAAa4/EKdfE8-AMW4/s320/lintas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283378480432764914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;11 Distrik Terima Bantuan Beras dan Dana Respek &lt;br /&gt;WAMENA-Di tengah meningkatnya kebutuhan pokok khususnya beras jelang hari raya Natal 2008 dan Tahun Bari 2009, Pemkab Jayawijaya mengambil langkah positif dengan memberikan bantuan beras secara gratis kepada warga di 11 distrik. Selain beras, Pemkab Jayawijaya juga menyerahkan dana pendamping rencana strategis pembangunan kampung (Respek) kepada warga masyarakat. &lt;br /&gt;Penyerahan beras dan dana Respek itu dilakukan oleh Asisten 2 Sekda Jayawijaya Benyamin Arisoy, SE, M.Si dan disaksikan oleh pasangan bupati/wakil bupati terpilih John Wempi Wetipo/John Richard Banua. Penyerahan bantuan beras dan dana pendamping tersebut dilakukan sejak Sabtu hingga Minggu (20-21/12) di sembilan distrik. Sementara dua distrik lainnya Wamena dan Asolokobal akan diserahkan Senin (22/11), hari ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;11 Distrik Terima Bantuan Beras dan Dana Respek &lt;br /&gt;WAMENA-Di tengah meningkatnya kebutuhan pokok khususnya beras jelang hari raya Natal 2008 dan Tahun Bari 2009, Pemkab Jayawijaya mengambil langkah positif dengan memberikan bantuan beras secara gratis kepada warga di 11 distrik. Selain beras, Pemkab Jayawijaya juga menyerahkan dana pendamping rencana strategis pembangunan kampung (Respek) kepada warga masyarakat. &lt;br /&gt;Penyerahan beras dan dana Respek itu dilakukan oleh Asisten 2 Sekda Jayawijaya Benyamin Arisoy, SE, M.Si dan disaksikan oleh pasangan bupati/wakil bupati terpilih John Wempi Wetipo/John Richard Banua. Penyerahan bantuan beras dan dana pendamping tersebut dilakukan sejak Sabtu hingga Minggu (20-21/12) di sembilan distrik. Sementara dua distrik lainnya Wamena dan Asolokobal akan diserahkan Senin (22/11), hari ini.&lt;br /&gt;Atas nama penjabat bupati, Asisten 2 Benyamin Arisoy, SE, M.Si dalam arahannya mengatakan, bantuan beras yang diberikan Pemkab Jayawijaya hendaknya dimanfaatkan dengan baik dan dibagi sama rata kepada warga yang membutuhkan di tiap distrik. &lt;br /&gt;"Pemberian beras itu akan lebih bermakna nilainya bila seluruh elemen masyarakat menerima beras itu meski hanya 1 atau 2 kilo saja, dengan tujuan masyarakat dapat merayakan Natal dan menyambut tahun baru dengan penuh suka cita,"ujarnya.&lt;br /&gt;Menurutnya perhatian Pemkab Jayawijaya untuk mensejahterakan kehidupan rakyatnya akan terus dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini dengan memberdayakan masyarakat yang berada di kampung dan distrik sebagai motor penggerak pembangunan. "Masyarakat adalah bagian dari pemerintah yang tidak dapat dipisahkan karena saling membutuhkan satu sama lain," ujar Beny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-403557814853593215?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/403557814853593215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=403557814853593215' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/403557814853593215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/403557814853593215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/11-distrik-terima-bantuan-beras-dan.html' title='11 Distrik Terima Bantuan Beras dan Dana Respek'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUvEQjV_I/AAAAAAAAAa4/EKdfE8-AMW4/s72-c/lintas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-3059757768820748930</id><published>2008-12-25T00:22:00.002+09:00</published><updated>2008-12-25T00:25:19.223+09:00</updated><title type='text'>Panwaslu Turunkan Ratusan Atribut Parpol dan Caleg</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUC1afpnI/AAAAAAAAAaw/ePEV0kP-oaA/s1600-h/METRO.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUC1afpnI/AAAAAAAAAaw/ePEV0kP-oaA/s320/METRO.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283377720533689970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Panwaslu Turunkan Ratusan Atribut Parpol dan Caleg&lt;br /&gt;JAYAPURA-Setelah beberapa kali memberikan peringatan kepada partai politik (Parpol), namun tidak digubris, maka Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Papua bersama Panwaslu Kota Jayapura dan Satuan Polisi Pamong Praja serta petugas Dinas Tata Kota, Selasa (23/12) kemarin melakukan penertiban terhadap atribut Parpol yang dipasang di daerah terlarang.&lt;br /&gt;Operasi penertiban atribut Parpol yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIT itu dimulai dari Taman Imbi yang berada di pusat Kota Jayapura, kemudian menuju ke lokasi lainnya mulai arah Tikungan Weref, kemudian menuju ke arah kota termasuk di lokasi taman-taman lainnya, selanjutnya jalan protocol hingga ke Lampu Merah Dok II Jayapura dan terakhir di sekitar Stadion Mandala Jayapura&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Panwaslu Turunkan Ratusan Atribut Parpol dan Caleg&lt;br /&gt;JAYAPURA-Setelah beberapa kali memberikan peringatan kepada partai politik (Parpol), namun tidak digubris, maka Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Papua bersama Panwaslu Kota Jayapura dan Satuan Polisi Pamong Praja serta petugas Dinas Tata Kota, Selasa (23/12) kemarin melakukan penertiban terhadap atribut Parpol yang dipasang di daerah terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi penertiban atribut Parpol yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIT itu dimulai dari Taman Imbi yang berada di pusat Kota Jayapura, kemudian menuju ke lokasi lainnya mulai arah Tikungan Weref, kemudian menuju ke arah kota termasuk di lokasi taman-taman lainnya, selanjutnya jalan protocol hingga ke Lampu Merah Dok II Jayapura dan terakhir di sekitar Stadion Mandala Jayapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari upaya penertiban itu, Panwas bersama instansi terkait lainnya itu berhasil menurunkan ratusan atribut Parpol, mulai dari bendera, umbul-umbul dan poster-poster para Caleg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panwaslu Kota Jayapura, Moses Youmongga,SE,MM saat ditanya Cenderawasih Pos mengatakan, tindakan penertiban ini sebagai aplikasi dari sebagian kewenangan yang dimiliki oleh Panwas. "Kita tidak hanya bicara, tetapi kita akan melakukan tindakan sesuai apa yang kita katakan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan, upaya penertiban ini juga tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi masih akan berlanjut. "Kita akan melakukan penertiban lagi pada tanggal 27 besok, sehingga kepada para pengurus Parpol agar menurunkan sendiri atribut partainya. Jika belum diturunkan, maka kami yang akan menurunkannya," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pihaknya juga menyatakan bagi para Parpol yang atributnya diturunkan, mereka bisa mengambil atribut itu di Sekretariat Panwaslu Provinsi Papua dengan membawa surat pengantar dari DPD atau DPC Parpol yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar diketahui, operasi penertiban ini, Ketua Panwaslu Provinsi Papua, Nicolas R Ansanay,SE dan 2 anggotanya juga nampak terlihat begitu semangat memandu upaya penertiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-3059757768820748930?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/3059757768820748930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=3059757768820748930' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3059757768820748930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/3059757768820748930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/panwaslu-turunkan-ratusan-atribut.html' title='Panwaslu Turunkan Ratusan Atribut Parpol dan Caleg'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVJUC1afpnI/AAAAAAAAAaw/ePEV0kP-oaA/s72-c/METRO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6646929696459220343</id><published>2008-12-24T13:34:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T13:35:53.041+09:00</updated><title type='text'>Siswa YPJ PTFI Raih Medali Olimpiade Sains Junior Internasional</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG8HokJByI/AAAAAAAAAag/NWL_rBcCbpE/s1600-h/pendidikan.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 60px; height: 50px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG8HokJByI/AAAAAAAAAag/NWL_rBcCbpE/s200/pendidikan.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283210677216413474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Timika, Tim olimpiade Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) PT Freeport Indonesia (PTFI) meraih medali perunggu untuk kategori Theoritical (Individual) Competition dalam Olimpiade Sains Junior Internasional (IJSO) ke-5. Lomba yang diikuti oleh 261 siswa dari 48 negara ini berlangsung di Gyeongnam, Korea Selatan (7-16/12). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Timika, Tim olimpiade Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) PT Freeport Indonesia (PTFI) meraih medali perunggu untuk kategori Theoritical (Individual) Competition dalam Olimpiade Sains Junior Internasional (IJSO) ke-5. Lomba yang diikuti oleh 261 siswa dari 48 negara ini berlangsung di Gyeongnam, Korea Selatan (7-16/12). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigit Prakarsa Utomo, siswa kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) YPJ Kuala Kencana adalah anggota tim yang meraih medali perunggu tersebut. Sigit, putra dari Guritno Prasetyo, Departemen Mine Geotechnical &amp; Hydrology, adalah satu dari enam anggota tim YPJ yang dikirim untuk berkompetisi di olimpiade tersebut. Lima anggota tim lainnya adalah Regi Rinaldy Billjudika (putra dari Budiarman Sipayung, AVCO), Punky Megasari Suroyo (putri dari David Suroyo, Departemen Mine Geology), Chalvin Putra Rura (putra dari Herman Rura, Departemen MIS), Luqman Alfarisi (putra dari Solihin, Departemen Safety) dan Aditya Bintang Pramadana (putra dari Herwiyanto, Departemen QMS). Selain tim YPJ, dalam olimpiade tersebut Indonesia juga diwakili oleh tim olimpiade nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengikuti olimpiade tingkat dunia tersebut, tim YPJ melakukan persiapan selama empat bulan. Pembinaan tiga bulan pertama berlangsung di Kuala Kencana dan diasuh oleh tiga orang guru YPJ, Jacky Pontoh untuk bidang Fisika, Endang Rufina bidang Biologi dan Anik Kusdaryati di bidang Kimia. Pembinaan lanjutan selama satu bulan mereka lalui di Pusat Latihan Yayasan Pendidikan Sains Indonesia di Serpong, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigit yang bercita-cita ingin menjadi ilmuwan, berpesan kepada teman-temannya di YPJ untuk rajin dan lebih serius belajar. "Jangan membenci pelajaran tertentu karena siapa saja pasti bisa apabila mau belajar," pesannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6646929696459220343?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6646929696459220343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6646929696459220343' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6646929696459220343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6646929696459220343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/siswa-ypj-ptfi-raih-medali-olimpiade.html' title='Siswa YPJ PTFI Raih Medali Olimpiade Sains Junior Internasional'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG8HokJByI/AAAAAAAAAag/NWL_rBcCbpE/s72-c/pendidikan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-6664453480009877998</id><published>2008-12-24T13:32:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T15:57:59.251+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIV/AIDS'/><title type='text'>30 Pasien HIV/AIDS RS Dian Harapan, Meninggal</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jayapura, &lt;/span&gt;Meski upaya penanggulangan HIV/AIDS di Papua terus gencar dilakukan, namun korban HIV/AIDS masih saja berjatuhan. Buktinya, ada sekitar 30-an pasien penderita HIV/AIDS yang selama ini dalam penangganan VCT RS Dian Harapan Waena, dilaporkan meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jayapura, Meski upaya penanggulangan HIV/AIDS di Papua terus gencar dilakukan, namun korban HIV/AIDS masih saja berjatuhan. Buktinya, ada sekitar 30-an pasien penderita HIV/AIDS yang selama ini dalam penangganan VCT RS Dian Harapan Waena, dilaporkan meninggal dunia. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya lagi, dari sekitar 30-an itu, tiga diantaranya anak di bawah usia 5 tahun (Balita). Tiga bayi itu berasal dari kedua orang tua yang sama-sama pengidap HIV/AIDS dan telah meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggungjawab VCT RS Dian Harapan Border Agus mengungkapkan, sejak VCT RS Dian Harapan berdiri tahun 2005, pihaknya telah menanggani dan merawat sekitar 150 pengidap HIV/AIDS yang rata-rata warga dari wilayah Pegunungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 150 orang itu, ada sekitar 30-an telah meninggal dunia karena kondisinya telah memasuki stadium 4 atau tergolong sangat parah. "Sekarang masih ada sekitar 25 pengidap HIV/AIDS sedang dalam proses perawatan dan pengobatan VCT RS Dian Harapan, 5 diantaranya anak-anak. Setiap seminggu sekali mereka diharuskan untuk menjalani kontrol dan mengkonsumi obat guna menambah daya tahan tubuhnya," ujar Agus saat ditemui Cenderawasih Pos di RS Dian Harapan Waena, Selasa (23/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ada beberapa pengidap HIV/AIDS yang telah mendapat perawatan dan pengobataan di RS Dian Harapan, kondisinya mulai menunjukkan perkembangan yang positif dan mereka sudah bisa beraktifitas seperti layaknya manusiaa normal. Padahal, awalnya selama beradaa di Rumah Singgah Kasih Sayang Waena kondisinya sangat memprihatinkan bahkan tidak bisa bangun dari tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah rutin mengkonsumsi obat, keadaannya berangsur-angsur pulih dan bisa berjalan seperti sebelumnya. Sekarang ini masih ada 4 pasien HIV/AIDS berada dalam penangganan Rumah Singgah Kasih Sayang, namun 2 diantaranya ( 1 laki-laki dan 1 perempuan) kondisinyaa sudah agak parah yakni telah memasuki stadium 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tadinya ada 5 orang, tapi satunya yakni seorang perempuan telah meninggal pada 12 Desember lalu. Rencananya besok akan ada satu lagi pengidap HIV/AIDS akan dirawat di Rumah Singgah Kasih Sayang karena dari pihak keluarga sudah tidak mau merawatnya," terangnya.&lt;br /&gt;Dia menambah, kebanyakan pasien pengidap HIV/AIDS yang sekarang ini ada dalam perawatan dan pengawasan RS Dian Harapan adalah warga dari Tolikara, Yahukimo dan beberapaa wilayah pegunungan lainnya. Mereka umumnya terkena HIV/AIDS akibat perilaku seks yang tidak sehat. Karena di kampungnya tidak mendapatkan perawatan, oleh keluarganya mereka akhirnya dikirim ke Jayapura untuk mendapat perawatan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-6664453480009877998?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/6664453480009877998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=6664453480009877998' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6664453480009877998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/6664453480009877998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/30-pasien-hivaids-rs-dian-harapan.html' title='30 Pasien HIV/AIDS RS Dian Harapan, Meninggal'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4401050615024999889</id><published>2008-12-24T13:30:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T13:31:53.412+09:00</updated><title type='text'>Simpatisan IPWP Tantang Dialog</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG7MKVHBeI/AAAAAAAAAaY/fn2g8OcxkRQ/s1600-h/hukum.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 65px; height: 51px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG7MKVHBeI/AAAAAAAAAaY/fn2g8OcxkRQ/s200/hukum.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283209655488021986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jayapura, Tiga simpatisan International Parlemen for West Papua (IPWP), Albert Wanimbo selaku Ketua Tim Delegasi Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua (AMPTP), Indonesia, Jefri Tabuni dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Apison Karoba selaku juru bicara Dewan Musyawarah Adat Koteka (DMAK), meminta (baca: tantang) aparat kepolisian bersedia melakukan dialog damai dan bermartabat guna menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi selama ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jayapura, Tiga simpatisan International Parlemen for West Papua (IPWP), Albert Wanimbo selaku Ketua Tim Delegasi Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua (AMPTP), Indonesia, Jefri Tabuni dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Apison Karoba selaku juru bicara Dewan Musyawarah Adat Koteka (DMAK), meminta (baca: tantang) aparat kepolisian bersedia melakukan dialog damai dan bermartabat guna menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, dari sejumlah aksi demo yang sering dilakukan selama ini, salah satu tujuannya adalah meminta agar dilakukan dialog dan difasilitasi oleh DPR Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami pikir dialog adalah satu cara terbaik guna meluruskan apa yang menjadi perbedaan selama ini agar tidak ada lagi mahasiswa atau kaum muda yang jadi korban," ungkapnya saat bertandang ke redaksi Cenderawasih Pos, Ahad (21/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dialog itu dikatakan Albert akan diketahui duduk permasalahan dan siapa yang wajib bertanggung jawab dari aksi selama ini. Sebab menurutnya, sejumlah aksi yang dilakukan IPWP merupakan bentuk apresiasi terhadap peluncuran IPWP di Inggris oleh Benny Kogoya selaku pemimpin Papua Merdeka di Inggris dan Andrew Smith (Ketua IPWP) di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albert melihat penangkapan Buchtar Tabuni Cs adalah salah alamat dan menyalahi aturan undang-undang yang ada, karenanya dalam dialog yang akan diwakili oleh kuasa hukum IPWP tersebut satu poin yang akan disampaikan adalah tetap meminta pembebasan Buchtar Tabuni Cs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menurut hemat kami, orasi tersebut hanya mengekspresikan kegiatan peluncuran tersebut dan sama sekali tidak mengandung unsur perlawanan terhadap negara. Seharusnya aparat melihat ke sana," papar Albert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih detail dijelaskan, yang dilakukan Buchtar Cs pada 17 Oktober saat itu hanyalah orasi damai yang diisi doa dan penyampaian pendapat, tanpa disertai perlawanan terhadap aparat maupun pelarangan pembentangan bintang kejora sebagaimana diatur pada undang-undang nomor 77 tahun 2007, juga aksi penghasutan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Polisi seharusnya menangkap Benny Wenda dan Andrew Smith, karena merekalah otak dari semua ini dan kami di Papua hanya merespon," tutur Albert yang diiyakan kedua rekannya. Pria bertubuh bongsor yang sering mengenakan topi ini juga menyampaikan bahwa guna mengetahui persisnya apa yang terjadi dilapangan, ia menegaskan aparat kepolisian juga harus proaktif menghadirkan saksi, termasuk Kapolsekta Abepura, AKP Dominggus Rumaropen yang saat itu ditunjuk sebagai pemegang komando.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Satu hal lain yang menurut saya penting adalah permasalahan yang terjadi saat ini adalah menyangkut politik dan alangkah baiknya diselesaikan dengan cara politik juga bukan dengan tindakan hukum," pintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albert juga memberikan klarifikasi soal pernyataannya saat melakukan jumpa pers pasca penangkapan Sebby Sambom di lapangan makam Theys Eluay 17 Desember lalu yang mengeluarkan beberapa ancaman seperti bakal melumpuhkan Kota Jayapura, melakukan intelejen kota bahkan mengganggu aktifitas natal dan proses pemilu 2009 jika Buchtar Tabuni Cs tidak dibebaskan dengan syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya akui komentar tersebut keluar saat kepanikan dan ketegangan setelah menyaksikan rekan kami dibawa begitu saja dan saya berterima kasih atas masukan untuk tetap menghargai natal sebagai perayaan umat nasrani,." katanya menarik ucapan sebelumnya.(sumber cepos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4401050615024999889?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4401050615024999889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4401050615024999889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4401050615024999889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4401050615024999889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/simpatisan-ipwp-tantang-dialog.html' title='Simpatisan IPWP Tantang Dialog'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG7MKVHBeI/AAAAAAAAAaY/fn2g8OcxkRQ/s72-c/hukum.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5355517478805833001</id><published>2008-12-24T13:28:00.002+09:00</published><updated>2009-01-04T01:59:53.534+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PILKADA'/><title type='text'>Kandidat Calon Bupati Nabire Akan Gugat KPU</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG6sSU504I/AAAAAAAAAaQ/cX-6DCM_DVo/s1600-h/04-12-08-KPU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG6sSU504I/AAAAAAAAAaQ/cX-6DCM_DVo/s200/04-12-08-KPU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283209107878826882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nabire, Adanya informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat tentang penundaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire dan baru akan digelar 2010 mendatang, mendapat aksi protes dari para kandidat calon Bupati Nabire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang kandidat calon Bupati Nabire, Daniel Butu, BA tidak sependapat jika Pilkada Nabire ditunda dan baru digelar 2010. Sebab, sesuai aturan yang ada, penundaan itu dilakukan apabila daerah itu dalam kondisi bencana alam atau adanya gejolak. &lt;br /&gt;"Nabire saat ini aman-aman saja, tidk ada bencana ataupun gejolak, tapi kenapa Pilkada ditunda,"katanya penuh bertanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nabire, Adanya informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat tentang penundaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nabire dan baru akan digelar 2010 mendatang, mendapat aksi protes dari para kandidat calon Bupati Nabire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang kandidat calon Bupati Nabire, Daniel Butu, BA tidak sependapat jika Pilkada Nabire ditunda dan baru digelar 2010. Sebab, sesuai aturan yang ada, penundaan itu dilakukan apabila daerah itu dalam kondisi bencana alam atau adanya gejolak. &lt;br /&gt;"Nabire saat ini aman-aman saja, tidk ada bencana ataupun gejolak, tapi kenapa Pilkada ditunda,"katanya penuh bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, para kandidat telah melaksanakan beberapa tahapan diantaranya pendaftaran, penyampaian visi misi, penetapan pasangan calon, pencabutan nomor urut dan kampanye. "Dalam beberapa tahapan ini kami telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Lalu siapa yang akan mengantikan biaya-biaya yang dikeluarkan kandidat,"tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut diungkapkan, jika Pilkada ditunda hingga 2010 maka kandidat akan menyiapkan pengacara untuk menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada setiap tingkatan, baik KPU Kabupaten Nabire, KPU Provinsi Papua maupun KPU Pusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kampanye terbuka 9 pasangan kandidat telah tuntas, namun kapan waktu pemungutan suara (pencoblosan masih kurang jelas alias 'KJ'.KPU Nabire sebagai pelaksana agenda Pilkada hingga saat ini belum memutuskan dan mengumumkan tanggal pencoblosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pokja Pilkada Kabupaten Nabire, Slamet Riyadi Hawar,S.Sos kepada wartawan belum lama ini mengaku anggota KPU Nabire hingga saat ini masih berada di Jakarta untuk mencari kejelasan Pelaksanaan Pilkada Nabire. Kejelasan juga terkait dengan adanya surat dari KPU Pusat perihal penundaan Pilkada Nabire. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami belum bisa memastikan kapan pencoblosan. Kami masih terus berusaha untuk mengkonsultasikan dengan orang pusat,"ujarnya kepada Cenderawasih Pos akhir pekan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5355517478805833001?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5355517478805833001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5355517478805833001' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5355517478805833001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5355517478805833001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/kandidat-calon-bupati-nabire-akan-gugat.html' title='Kandidat Calon Bupati Nabire Akan Gugat KPU'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG6sSU504I/AAAAAAAAAaQ/cX-6DCM_DVo/s72-c/04-12-08-KPU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5445174876980079770</id><published>2008-12-24T13:21:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T13:23:17.489+09:00</updated><title type='text'>Hari Trikora Kobarkan Semangat Persatuan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG5EK_1wqI/AAAAAAAAAaI/eboJnmaZHVE/s1600-h/hankam.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 65px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG5EK_1wqI/AAAAAAAAAaI/eboJnmaZHVE/s200/hankam.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283207319205036706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jayapura, Tanggal 19 Desember 1961 dicatat sejarah sebagai peristiwa penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat itu, Presiden Soekarno menyampaikan secara lantang Tri Komando Rakyat di depan rapat raksasa di Yogyakarta. Seruan pendiri bangsa ini menjadi titik balik yang menentukan masuknya wilayah Papua ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena Belanda masih melanjutkan kolonialisme di tanah air kita, maka saya perintahkan kepada seluruh rakyat Indonesia, juga yang berada di Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando Rakyat, yaitu 1. Gagalkan Pembentukan Negara Boneka Papua buatan Belanda, 2. Kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia, 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa," ujar Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hambali Hanafiah saat membacakan amanat Panglima Kodam Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, pada peringatan Trikora Ke-47 di Jayapura Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jayapura, Tanggal 19 Desember 1961 dicatat sejarah sebagai peristiwa penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saat itu, Presiden Soekarno menyampaikan secara lantang Tri Komando Rakyat di depan rapat raksasa di Yogyakarta. Seruan pendiri bangsa ini menjadi titik balik yang menentukan masuknya wilayah Papua ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena Belanda masih melanjutkan kolonialisme di tanah air kita, maka saya perintahkan kepada seluruh rakyat Indonesia, juga yang berada di Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando Rakyat, yaitu 1. Gagalkan Pembentukan Negara Boneka Papua buatan Belanda, 2. Kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat tanah air Indonesia, 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa," ujar Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hambali Hanafiah saat membacakan amanat Panglima Kodam Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, pada peringatan Trikora Ke-47 di Jayapura Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Penerangan Kodam Cenderawasih Letnan Imam Santosa, Selasa (23/12), dalam surat elektroniknya kepada Kompas mengatakan Pangdam Nasution menegaskan momentum peringatan Hari Trikora sebagai hikmah bangsa Indonesia yang tetap menginginkan fondasi persatuan dan kesatuan yang kokoh, tidak dapat lagi dipisah-pisahkan hanya karena perbedaan cara pandang dan perbedaan ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima mengingatkan, dikomandokannya Trikora oleh Bung Karno, menandai digunakannya cara militer untuk merebut Irian Barat dengan dibentuknya Komando Mandala. Segenap kekuatan TNI/Polri dan komponen rakyat Indonesia, termasuk yang ada di Irian Barat, bahu-membahu mengusir Belanda di Irian Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah catatan sejarah, yang tertulis dengan tinta emas dalam perjalanan NKRI. Sungguh sebagai kesalahan besar bagi kita generasi penerus apabila melupakan perjuangan pahlawan Trikora. Untuk itulah sekali lagi, Kodam XVII Cenderawasih, keluarga besar pejuang Trikora, Pemerintah Daerah Papua dan Papua Barat serta seluruh elemen masyarakat Papua wajib memperingati hari semangat juang Trikora ini, " ujar Panglima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peringatan ini dibacakan teks Trikora oleh Ketua DPRD John Ibo di Lapangan PTC Entrop Jayapura yang ditirukan tokoh pejuang Irian Barat dan seluruh peserta upcara. Dalam peringatan yang bertepatan dengan Hari Infanteri itu digelar beberapa kegiatan di antaranya Pengobatan massal, tarian muda-mudi Yosim Pancar khas Papua, gerak jalan yang diikuti Siswa-siswi mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah dan atas serta masyarakat juga TNI/POLRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar informasi, Hari Infanteri yang diperingati setiap tanggal 19 Desember untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah serangan militer Belanda ke Kota Yogyakarta, yang lebih kita kenal dengan Agresi Militer II. Agresi tersebut mendapat perlawanan dari Tentara Keamanan Rakyat yang berhasil merebut kembali Kota Yogyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5445174876980079770?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5445174876980079770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5445174876980079770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5445174876980079770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5445174876980079770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/hari-trikora-kobarkan-semangat.html' title='Hari Trikora Kobarkan Semangat Persatuan'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG5EK_1wqI/AAAAAAAAAaI/eboJnmaZHVE/s72-c/hankam.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5946541143533330951</id><published>2008-12-24T13:15:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T13:20:29.371+09:00</updated><title type='text'>Amankan Natal, Polda Siapkan 600 Porsenil</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG4e_XtRfI/AAAAAAAAAaA/bv7Mtg4zToo/s1600-h/gelar-pasukan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 135px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG4e_XtRfI/AAAAAAAAAaA/bv7Mtg4zToo/s200/gelar-pasukan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283206680428758514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAYAPURA (PAPOS) -Sebanyak 600 personil dikerahkan Polda Papua guna mengamankan perayaan Hari Raya Natal (25/12) besok, baik di Gereja-gereja maupun lokasi lainnya di seluruh wilayah Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu dikatakan Kapolda Papua Irjen Pol Drs  FX Bagus Ekodanto usai gelar pasukan atau apel bersama Polri dan TNI, dalam pengamanan masyarakat pada pelaksanaan Natal besok, di lapangan PTC Entrop, Selasa (23/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Polda telah siapkan 600 personil untuk pengamanan Natal besok, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” ujar Kapolda Papua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;JAYAPURA (PAPOS) -Sebanyak 600 personil dikerahkan Polda Papua guna mengamankan perayaan Hari Raya Natal (25/12) besok, baik di Gereja-gereja maupun lokasi lainnya di seluruh wilayah Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu dikatakan Kapolda Papua Irjen Pol Drs  FX Bagus Ekodanto usai gelar pasukan atau apel bersama Polri dan TNI, dalam pengamanan masyarakat pada pelaksanaan Natal besok, di lapangan PTC Entrop, Selasa (23/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Polda telah siapkan 600 personil untuk pengamanan Natal besok, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa,” ujar Kapolda Papua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, bukan hanya Polda Papua yang menyiapkan 600 personil, tetapi masing-masing Polres di Papua telah diperintahkan agar 2/3 anggotanya Polres dapat mengamankan pelaksanaan hari raya Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tempat-tempat yang menjadi target pengamanan anggota Polisi dan lainnya  seperti tempat hiburan, tempat ibadah dan lokasi lainnya sehingga masyarakat di Papua dapat melaksanakan Natal bersama dan dapat melaksanakan ibadah dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan pula oleh Kapolda, dimasing-masing Polres sudah dikembangkan kerjasama bersama tokoh-tokoh masyarakat maupun rekan-rekan atau pemuda Muslim dan lainnya, untuk membantu pengamanan di Gereja dan hal ini dikembangkan di seluruh masing-masing Polres, sehingga dapat saling membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelumnya, Kapolresta Jayapura, AKBP Roberth Djoenso, SH mengatakan, khusus kondisi Kamtibnas di Kota Jayapura menjelang perayaan Natal cukup kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5946541143533330951?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5946541143533330951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5946541143533330951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5946541143533330951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5946541143533330951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/amankan-natal-polda-siapkan-600.html' title='Amankan Natal, Polda Siapkan 600 Porsenil'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG4e_XtRfI/AAAAAAAAAaA/bv7Mtg4zToo/s72-c/gelar-pasukan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-8741793479291374476</id><published>2008-12-24T13:11:00.002+09:00</published><updated>2008-12-24T15:51:21.661+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPAKBOLA'/><title type='text'>Perkuat Timnas Lawan Oman</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG3QJc9sSI/AAAAAAAAAZ4/kmbEFDf9F9I/s1600-h/pesta+gol.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG3QJc9sSI/AAAAAAAAAZ4/kmbEFDf9F9I/s200/pesta+gol.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283205325925495074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;JAKARTA-&lt;/span&gt; Kegagalan di Piala AFF 2008 mulai dikubur tim nasional (Timnas) Indonesia. Mereka kini mulai menatap Pra Piala Asia 2011. Badan Tim Nasional (BTN) memanggil 27 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan yang dimulai 27 Desember. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih kepala Benny Dolo membuktikan janjinya untuk membawa pemain Persipura &lt;br /&gt;Boaz Solossa dan Ricardo Salampessy ke Oman pada 12 Januari mendatang. Bahkan ikon Persiwa Wamena, Pieter Rumaropen juga dimasukkan dalam daaftar pemain yang diboyong mengikuti Pra Piala Asia 2011. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkuat Timnas Lawan Oman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA- Kegagalan di Piala AFF 2008 mulai dikubur tim nasional (Timnas) Indonesia. Mereka kini mulai menatap Pra Piala Asia 2011. Badan Tim Nasional (BTN) memanggil 27 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan yang dimulai 27 Desember. &lt;br /&gt;Pelatih kepala Benny Dolo membuktikan janjinya untuk membawa pemain Persipura &lt;br /&gt;Boaz Solossa dan Ricardo Salampessy ke Oman pada 12 Januari mendatang. Bahkan ikon Persiwa Wamena, Pieter Rumaropen juga dimasukkan dalam daaftar pemain yang diboyong mengikuti Pra Piala Asia 2011. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dari daaftar pemain yang akan dibawa terdapat dua pemain muka baru mereka diantaranya amunisi Timnas U-21.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pemain itu adalah Rachmat Latif dan Djayusman Triasdi. Keduanya merupakan pemain PSM Makassar. ”Kami ingin memberi pengalaman kepada pemain muda sekaligus melakukan regenerasi,” kata Benny Dolo, pelatih Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pilar Persib Bandung, Maman Abdurahman dan Hariono tidak luput dari daftar pemanggilan. Selebihnya adalah anggota Timnas di Piala AFF 2008. Hanya ada dua pemain dari daftar 22 pemain Piala AFF 2008 yang dicoret. Mereka adalah Usep Munandar dan Fandy Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami kan memanggil Maman yang lebih punya pengalaman. Itu alasan kami mencoret Usep.Untuk Fandy, kami mencoret karena sudah ada Salampessy. Selain itu, di posisi sayap juga sudah ada pemain seperti Arif Suyono, Irsyad Aras, atau M.Ilham,” papar Bendol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skuad Merah Putih sendiri nantinya bakal digembleng di Lapangan Pelita Jaya di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Mereka akan menjalani latihan mulai 27 Desember hingga 11 Januari. Pada 12 Januari, para pemain akan terbang ke Oman untuk menjalani laga perdana Pra Piala Asia 2011 pada 19 Januari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekitar 20-22 pemain yang akan kami bawa ke Oman. Sebelum bertanding melawan Oman, kami akan beruji coba dengan tim lokal Oman pada 15 Januari,” ujar Rahim Soekasah, ketua BTN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melawan Oman, Indonesia akan kembali bertanding pada 28 Januari. Partai kedua Indonesia bakal menjamu Australia. ”Selama menghadapi dua pertandingan itu, kami melakukan pemusatan latihan cukup panjang. Dan para pemain tidak kami ijinkan membela klub selama masa itu. Target kami adalah menembus Piala Asia,” tegas Rahim.&lt;br /&gt;”Semoga ada keajaiban bagi tim nasional sehingga kami bisa memenuhi target masuk Piala Asia,” imbuh Bendol. (fim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pemain Timnas Persiapan Pra Piala Asia 2011&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiper : &lt;br /&gt;Markus Horison (PSMS Medan), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC Palembang), Dian Agus Prasetyo (Pelita Jaya Jawa Barat).&lt;br /&gt;Belakang :&lt;br /&gt;Charis Yulianto (Sriwijaya FC), Nova Arianto (Persib Bandung), Maman Abdurahman (Persib), Ismed Sofyan (Persija Jakarta), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Isnan Ali (Sriwijaya FC), M. Roby (Persik Kediri), Erol Iba (Pelita Jaya), Rachmat Latif (PSM Makassar), Djayusman Triasdi (PSM).&lt;br /&gt;Tengah :&lt;br /&gt;Ponaryo Astaman (Persija), Syamsul Chaeruddin (PSM), Hariono (Persib), Firman Utina (Pelita Jaya), Arif Suyono (Arema Malang), Irsyad Aras (PSM), Ellie Aiboy (PSMS), Pieter Rumaropen (Persiwa Wamena), M. Ilham (Persija).&lt;br /&gt;Depan&lt;br /&gt;Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas (Persija), Boaz Solossa (Persipura), Aliyudin (Persija), Talaohu Abdul Musafri (Persiba Balikpapan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-8741793479291374476?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/8741793479291374476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=8741793479291374476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8741793479291374476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/8741793479291374476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/perkuat-timnas-lawan-oman-boaz-ricardo.html' title='Perkuat Timnas Lawan Oman'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SVG3QJc9sSI/AAAAAAAAAZ4/kmbEFDf9F9I/s72-c/pesta+gol.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4419077824134051084</id><published>2008-12-24T13:09:00.000+09:00</published><updated>2009-01-04T01:59:53.535+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PILKADA'/><title type='text'>Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Jayawijaya Lancar</title><content type='html'>Gubernur Bangga, Jayawijaya Dipimpin Orang-orang Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Jayawijaya Lancar&lt;br /&gt;WAMENA-Sebagaimana dijadwalkan sebelumnya, akhirnya pasangan bupati/wakil bupati terpilih kabupaten Jayawijaya periode 2008-2013 atas nama Jhon Wempi Wetipo, S. Sos, M.Par/Jhon Richard Banua dilantik oleh Gubernur Papua Barnabas Suebu, SH atas nama Mendagri H. Mardiyanto. Pelantikan pasangan 'Jojon' ini berlangsung dalam suatu rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Jayawijaya Selasa (23/12). Acara ini berjalan lancar dan khidmad dipimpin oleh Ketua DPRD Yance Fery Kogoya. &lt;br /&gt;Upacara pelantikan yang dimulai pukul 10.00 tepat itu berakhir hingga pukul 11.30. Tampak hadir dalam acara pelantikan itu sejumlah pejabat dari provinsi Papua, seperti Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Hambali, Waka Polda Papua Brigjen Pol Drs. Ahmad Riyadi Koni, SH, Bupati Pegunungan Bintang, Welington Wenda, penjabat bupati Nduga Drs. Hans. D. Maniagasi, penjabat bupati Mamberamo Tengah David Pagawak, S. Sos dan muspida Jayawijaya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Bangga, Jayawijaya Dipimpin Orang-orang Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Jayawijaya Lancar&lt;br /&gt;WAMENA-Sebagaimana dijadwalkan sebelumnya, akhirnya pasangan bupati/wakil bupati terpilih kabupaten Jayawijaya periode 2008-2013 atas nama Jhon Wempi Wetipo, S. Sos, M.Par/Jhon Richard Banua dilantik oleh Gubernur Papua Barnabas Suebu, SH atas nama Mendagri H. Mardiyanto. Pelantikan pasangan 'Jojon' ini berlangsung dalam suatu rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Jayawijaya Selasa (23/12). Acara ini berjalan lancar dan khidmad dipimpin oleh Ketua DPRD Yance Fery Kogoya. &lt;br /&gt;Upacara pelantikan yang dimulai pukul 10.00 tepat itu berakhir hingga pukul 11.30. Tampak hadir dalam acara pelantikan itu sejumlah pejabat dari provinsi Papua, seperti Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Hambali, Waka Polda Papua Brigjen Pol Drs. Ahmad Riyadi Koni, SH, Bupati Pegunungan Bintang, Welington Wenda, penjabat bupati Nduga Drs. Hans. D. Maniagasi, penjabat bupati Mamberamo Tengah David Pagawak, S. Sos dan muspida Jayawijaya.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu gubernur Barnabas Suebu mengatakan pelantikan bupati/wakil bupati Jayawijaya hasil pemilihan langsung yang baru pertama kalinya dilakukan itu merupakan sejarah bagi rakyat Papua, khususnya warga masyarakat Jayawijaya. "Saya sangat bangga dengan pelantikan kali ini karena bupati dan wakil bupati terpilih yang akan memimpin Jayawijaya periode 5 tahun mendatang adalah orang-orang muda," tegas kaka Bas.&lt;br /&gt;Dikatakan, hidup saudara harus menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintahan dan rakyat Jayawijaya. Kata-kata yang diucapkan oleh seorang pemimpin harus kata-kata yang memimpin, membangun, menghibur dan kata yang membawa damai. "Apa yang saudara ucapkan harus berwujud dalam tindakan-tindakan yang penuh kasih yang mampu mengangkat warga masyarakat dari keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan yang sudah lama diderita oleh rakyat," ujarnya.&lt;br /&gt;"Saudara-saudara harus setia kepada Tuhan, setia kepada rakyat dan setia kepada NKRI dan di atas segalanya dengan menjalani hidup yang kudus dan suci," tutur Bas.&lt;br /&gt;Banyaknya persoalan yang terjadi di Papua seperti HIV/AIDS menjadi ancaman terbesar bagi eksistensi seluruh orang Papua dimasa sekarang karena hidup tidak kudus dan tidak takut Tuhan, bahkan korupsi membuat pembangunan dan pelayanan kepada rakyat macet karena pemimpinnya hidup tidak kudus dan tidak takut akan Tuhan.&lt;br /&gt;"Oleh karena itu saya mengajak kepada bupati/wakil bupati Jayawijaya terpilih, dapat menempatkan kekudusan dan kesucian hidup di tempat yang paling tinggi," ujarnya. Ada tiga indikator yang bisa digunakan untuk meniai pemerintahan di provinsi Papua yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Pertama program pembangunan pemerintah daerah secara spesifik difokuskan dilaksanakan dikampung-kampung dimana sebagian masyarakat tinggal disana. Kedua aparatur pemerintah lebih banyak bekerja bersama masyarakat di kampung dan yang ketiga struktur APBD pemerintah daerah berbentuk piramida, dengan bagian yang paling kecil di atas, ditujukan untuk belanja pegawai dan administrasi pemerintahan dan bagian terbesar dibawahnya digunakan secara langsung untuk membiayai program pembangunan masyarakat di kampung-kampung, melalui dana block grand sebesar Rp. 100 Juta yang dimulai sejak tahun 2007," tutur kaka Bas.&lt;br /&gt;Sementara itu dalam acara syukuran yang dilaksanakan di lapangan Sinapuk dan dihadiri tak kurang dari 10 ribu massa, Jhon Wetipo bersama Jhon Banua menyatakan tekadnya untuk menindak lanjuti janjinya pada masa kampanye beberapa waktu lalu. "Masyarakat akan dibebaskan dari biaya pendidikan, kesehatan dan beras raskin, karena semua itu sudah dibiayai melalui dana Otsus," tegas Wempi yang mendapat aplaus dari massa yang hadir.&lt;br /&gt;Pihaknya tidak segan-segan untuk menindak tegas bagi aparatur yang melakukan korupsi, karena tindakan itu menyengsarakan masyarakat, apalagi kabupaten Jayawijya selaku kabupaten induk yang memekarkan kabupaten lain terlihat monoton tak banyak pembangunan yang dirasakan masyarakat, padahal dana otsus sudah mengalir trilyunan rupiah namun hasilnya tidak ada.&lt;br /&gt;Meski demikian selaku pemimpin di Jayawijaya saya sangat mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mencapai hari esok yang lebih baik dari hari ini sesuai motto Jayawijaya "Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo"," tegas bupati Wempi yang diiyakan Jhon Banua.&lt;br /&gt;Kepada para kandidat dan tim sukses pasangan lain saya mengajak untuk melupakan peristiwa pilkada lalu dan merapatkan barisan untuk membangun Jayawijaya demi kesejahteraan rakyatnya," ujarnya.&lt;br /&gt;Dalam akhir arahannya Wempi Wetipo/Jhon Banua berpesan kepada warga masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi Jayawijaya agar senantiasa aman dan kondisif. "Dengan situasi yang aman dan kondusif, pemerintah dan warga masyarakat akan dapat melaksanakan aktifitasnya secara baik tanpa mengalami suatu kendala," tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4419077824134051084?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4419077824134051084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4419077824134051084' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4419077824134051084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4419077824134051084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/pelantikan-bupatiwakil-bupati.html' title='Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Jayawijaya Lancar'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5027472299316476052</id><published>2008-12-24T12:54:00.001+09:00</published><updated>2008-12-24T13:20:49.895+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Herman Wanggai Bantah Lakukan Human Traffic</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;JAYAPURA-&lt;/span&gt;Rencana Yunus Wanggai melaporkan keluarganya, Herman Wanggai yang disebut-sebut sebagai aktor dibalik 43 warga Papua yang hijrah mencari suaka politik ke Australia ke Polda Papua ditanggapi oleh Herman Wanggay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan nomor telepon dengan kode area luar negeri, Kepada Cenderawasih Pos Herman yang mengaku berada di Australia ini membantah semua sangkaan terhadapnya termasuk pula telah melakukan perdagangan manusia (Human Traffic)."Ini keliru besar jika dilihat dari perspektif hukum karena saya bukan diwilayah Indonesia untuk mengganggu gugat apa yang sudah disampaikan Yunus Wanggay karena saya tidak berada di Indonesia," ungkap Herman Wanggai yang merasa terbeban dengan perjuangan kemanusiaan di Papua, Selasa (23/12).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melihat apa yang disampaikan hingga akhirnya ditulis sangat bertolak belakang dengan kondisi riil yang sebenarnya terjadi karena teman-teman yang datang ke Australia saat itu sedang diintimidasi oleh intelejen hingga diputuskan untuk mencari suaka guna mendapatkan hidup yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini menurut Herman ia berada di Australia dan mendapat perlindungan dari pemerintah Australia berdasar hukum internasional dan keputusan pribadi menjadi jaminan mutlak dalam pemahaman hokum. Dengan demikian tidak ada alasan mengganggu jalannya hukum di Indonesia dengan melakukan hal-hal yang merugikan pihak lain.&lt;br /&gt;Soal tudingan yang menyebutkan ia telah melakukan penipuan karena menjanjikan kehidupan yang layak namun justru menjadi petani juga dibantah oleh Herman. Dikatakan kepergian 43 warga Papua ke Australia tidak ada unsure penipuan apalagi perdagangan manusia melainkan inisiatif sendiri guna mencari sesuatu yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan atau protec yang dimaksud adalah setiap 2 minggu para pencari suaka tersebut mendapat jaminan social security yakni jaminan makan dan diberikan uang sebesar , 450 dolar Australia, apalagi Yunus Wanggai dan anak perempuannya yang mendapat pelayanan lebih baik karena telah berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga Siti Wanggay yang berada dalam perlindungan badan PBB (UNHCR) yang mendapatkan perlakuan seperti Yunus Wanggay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan dan sejumlah uang yang diberikan ini dijelaskan diberikan secara cuma-cuma tanpa harus bekerja karena para pencari suaka dianggap berhak mendapatkan sesuai hukum internasional. "Secara otomatis 43 warga Papua ini mendapat perlakuan yang sangat special dari pemerintah Australia karena posisi kami sedang terancam," katanya Herman yang terjun memperjuangkan Papua Barat merdeka sejak 1988 ini. Sehingga ia menganalisa apa yang disampaikan oleh Yunus dan keluarganya adalah satu akal-akalan yang sedang dihembuskan oleh pemerintah Indonesia dengan perjuangan diplomasi agar menunjukkan ke dunia internasional bahwa Papua aman. Lanjut mantan tapol ini pencari suaka juga diberikan visa temporary protection diberikan hak hidup dan jaminan security serta kebebasan tidak hanya bekerja tetapi juga sekolah hanya dari sekian banyak pencari suaka lebih memilih sekolah dan mengikuti pendidikan ditingkat Universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan fasilitas serta kelayakan hidup yang sudah disebutkan tentu menimbulkan pertanyaan mengapa para pencari suaka ini justru kembali ke Papua, mantan aktifitas ini mengutarakan bahwa ada indikasi dukungan internasional terhadap Papua Barat dari perjuangan diplomatis selama ini yang diambil oleh sebuah keputusan yang dipengaruhi oleh Departemen Luar Negeri Indonesia dengan bentuk intervensi memakai 43 orang ini dan membuat opini diluar bahwa Papua aman.Herman juga berdalih tidak ada kesepakatan ataupun bentuk ajakan kepada pencari suaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada ajakan yang terjadi.Yunus punya kerinduan mengantar teman-teman aktivis ke perbatasan lalu akhirnya menyeberang namun saya rasa itu inisiatif sendiri mereka berada di Vanuatu dan menyeberang ke Australia karena dalam keadaan terancam," papar Herman yang menambahkan bahwa November 2005 Herman sempat bertemu dengan Yunus dan Yunus mengambil keputusan untuk pergi ke Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan yang terjadi saat ini diutarakan Herman adalah soal aman dan tidaknya keamanan di Papua begitu juga bentuk pelanggaran lainnya apa masih sering terjadi.Jika itu rentan maka pencari suaka akan terus ada.Koordinator Diplomatic Pemerintah Transsisi Papua Barat yang memiliki tugas melakukan advokasi dibilang hukum dan perjuangan politik ini juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan aparat keamanan saat ini untuk menyelesaikan permasalahan di Papua memang menggunakan cara persuasive hanya saja dibalik itu semua tetap ada tindakan yang tidak dibenarkan seperti bentuk kekerasan setelah penahanan atau penculikan aktivis sehingga dikatakan pria yang bertugas memberikan masukan kepada pemerintah Australia soal apa yang terjadi di Papua dan apa yang harus dilakukan pemerintah Australia ini adalah bukan dengan cara penahanan, penculikan ataupun kekerasan melainkan dialog.Persoalan Papua menurutnya adalah persoalan politik menyangkut pelanggaran HAM atau kejahatan lainnya jadi sebaiknya pemerintah Indonesia memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berdemokrasi menentukan pendapatnya melalui referendum."Di Australia, referendum adalah demokrasi tertinggi jadi perlu saya pikir perlu difalisitasi dilakukan pertemuan besar untuk mengetahui pendapat masyarakat.Jika menginginkan merdeka yah Indonesia harus menghargai karena itu hak politik menyampaikan pendapat," pungkas Herman yang saat ini menunggu proses Permanen Resident&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5027472299316476052?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5027472299316476052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5027472299316476052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5027472299316476052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5027472299316476052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/herman-wanggai-bantah-lakukan-human.html' title='Herman Wanggai Bantah Lakukan Human Traffic'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-1684457055122370009</id><published>2008-12-24T10:33:00.002+09:00</published><updated>2008-12-24T10:36:59.524+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>Tangkap Tom Beanal, Forkorus dan Thaha</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE87zxTViI/AAAAAAAAAXA/2H2ONbZOd2A/s1600-h/UTM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 123px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE87zxTViI/AAAAAAAAAXA/2H2ONbZOd2A/s200/UTM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278567236461876770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tangkap Tom Beanal, Forkorus dan Thaha &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;JAYAPURA&lt;/span&gt;- Hari Pelanggaran HAM se-dunia yang jatuh pada 12 Desember kemarin diperingati dengan menggelar aksi demo di depan Kantor Pos Abepura dan pameran foto-foto di Makam Theys di Sentani.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menariknya, dalam aksi demo di Abpura yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan (AMAK) Papua, meminta tiga tokoh Papua ditangkap untuk diproses hukum. Ketiga nama yang disebut-sebut adalah, Ketua Presidium Dewan papua (PDP), Tom Beanal, Forkorus Yaboisembut selaku Ketua Dewan Adat Papua dan Thaha Al Hamid selaku Sekjend Presidium Dewan Papua (PDP) karena dianggap sebagai aktor yang harus bertanggung jawab atas semua perjuangan kaum muda yang dilakukan oleh masyarakat adat Papua selama ini hingga harus menjalani proses hukum.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membawa bendera hitam , dua buah peti yang dibalut kain hitam juga poster Alm Theys Hiyo Eluay dan Arnold Ap, massa yang berjumlah sekitar 30 orang ini datang sekitar pukul 11.00 WIT dan langsung menggelar orasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara AMAK, Zakarias Horota mengungkapkan, ketiga orang di atas adalah pemimpin rakyat, termasuk masyarakat adat. "Jika ada satu masyarakat adat yang dibantai atau dibunuh, mereka harus bertanggung jawab, karena mereka pemimpin lembaga representasi cultural orang asli Papua dalam bentuk lembaga adat," ungkap Zakarias yang wajahnya penuh dilumuri cat hitam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih khusus alasan soal mengapa Forkorus Cs harus ditangkap karena menurutnya menyangkut persoalan politik yang sedang dimainkan oleh lembaga tadi dan merekalah yang dianggap paling tepat untuk bertanggung jawab dan bukan pemuda maupun mahasiswa seperti Buchtar Tabuni, Jack Wanggai maupun beberapa rekan lainnya.&lt;br /&gt;Dalam orasi ini juga disampaikan soal kondisi Papua yang semakin mencekam akibat situasi politik maupun pergeseran pasukan TNI hingga terkesan di Papua sedang terjadi konflik yang harus ditangani oleh TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menyayangkan pergeseran pasukan TNI, jangan melakukan pendekatan militer tetapi bagaimana melakukan pendekatan yang lebih bermartabat agar semua persoalan HAM bisa diselesaikan baik-baik," pintanya.Mereka juga meminta pemerintah segera menyelesaikan seluruh bentuk pelanggaran HAM di Papua sejak Papua diintegrasikan ke NKRI para 1 Mei 1963 karena menurut Zakarias hingga 2008 masih saja terjadi pelanggaran HAM yang belum ada tindakan konskrit untuk menekan bahkan meniadakan bentuk kekerasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hingga saat ini tidak ada rumusan dari pemerintah untuk memberikan perhatian terkati banyaknya pelanggaran HAM, satu contoh yang terakhir adalah tertembaknya Opinus Tabuni," papar Zakarias membeberkan.Pelanggaran HAM yang terjadi di Papua diakui berawal dari latar belakang status politik Papua Barat saat itu dalam hal ini perebutan wilayah oleh Belanda ke Papua Barat yang sangat sulit untuk diselesaikan karena integrasi Papua melalui perundingan termasuk New York Agreemen maupun perjanjian Roma pada September 1962 tidak melibatkan bangsa Papua Barat.Solusi yang tepat untuk keluar dari berbagai pelanggaran HAM saat ini adalah pemerintah termasuk MRP dan DPRP duduk bersama dengan masyarakat adat, mahasiswa maupun perempuan mencari solusi yang tepat."Salah satunya dengan referendum," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung soal bendera hitam dan dua buah peti, Zakarias menyampaikan bahwa bendera hitam menandakan bahwa hingga sekarang bentuk pelanggaran HAM masih terjadi sedangkan dua buah peti diperuntukkan mengenang pejuang muda Arnold Ap yang juga satu korban pelanggaran HAM sedangkan 1 peti lagi untuk mengenang perjuangan Alm Theys Eluay dimana saat itu sedang muncul reformasi memberikan ruang untuk masyarakat Papua namun akhirnya dikotori oleh kepentingan sepihak."Ini melambangkan matinya demokrasi di Indonesia pada saat reformasi dan tidak ada ruang untuk masyarakat menyampaikan apa yang sebenarnya diinginkan," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah orasi Koordinator Lapangan Neles Rumadas membacakan pernyataan sikap yang berisi soal kebebasan memilih pada tahun 1969 tidak sah, hak rakyat Papua Barat untuk menentukan nasib sendiri masih ada dan berlaku karena hak tersebut belum pernah digunakan, rakyat Papua Barat memiliki kesempatan untuk menggunakan satu orang satu suara dalam sebuah referendum, bebaskan Buchtar Tabuni serta Papua belum bisa disebuat zona damai, karena maraknya imigran dan penambahan pasukan militer.&lt;br /&gt;Diakhir orasi massa berniat membakar dua peti mati tadi sebagai wujud matinya kebebasan demokrasi, hanya niat tersebut urung dilakukan karena dilarang oleh polisi. Setelah mengheningkan cipta, sekitar pukul 12.00 WIT massa akhirnya membubarkan diri secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Forkorus: Mereka Keliru Besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Forkorus Yaboisembut, S.Pd ketika dihubungi semalam mengatakan, boleh-boleh saja menyampaikan pendapat mereka tetapi harusnya sebagai mahasiswa mereka berfikir rasional dan jangan asal bunyi, sebab apa yang dilakukannya itu dapat dipertanggung jawabkan baik secara iman, norma adat, etika moral, demokrasi dan HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hukum positif itu tidak bisa dijadikan sebagai pegangan apalagi mengata dkk menyatakan diri sebagai bangsa Papua, karena hal itu sudah dilihat dari standarisasi falsafah berfikir, sehingga Forkorus tidak bisa menjadikan hukum positif sebagai acuan karena menurutnya hukum positif sangat sarat dengan kepentingan otoritas.&lt;br /&gt;Dan ini merupakan soal hak asasi manusia bukan soal tangkap menangkap, karena itu sudah tertera pada piagam PBB Pasal 15 ayat 1 dan 2 yang berbunyi bahwa setiap orang berhak untuk menyatakan diri sebagai suatu bangsa dan siapapun tidak mempunyai hak untuk menolaknya, sehingga para oknum mahasiswa tersebut harus bisa menjelaskan secara ilmiah mengapa sampai berniat untuk dirinya dan beberapa tokoh bangsa Papua harus ditangkap. Sebut Kata Forkorus, sekarang bukan waktunya lagi untuk main tangkap, karena jaman sudah berubah ke arah reformasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forkorus menjelaskan bahwa orang kampung walaupun tidak sekolah, tapi mereka tahu siapa diri mereka, namun jika mahasiswa yang sampai berbicara seperti begitu membuat Forkorus sangat heran apa yang dia pelajari selama ini. "Orang Kampung saja bisa tahu siapa dirinya, saya heran apa yang mereka belajar selama ini?," ujar Forkorus. &lt;br /&gt;Selain itu Forkorus mengatakan bahwa dirinya bersama beberapa pemimpin bangsa Papua lainnya adalah pemimpin yang dipilih rakyat lewat mekanisme internal demokrasi rakyat Papua atau MAP yang disepakati bersama, melalui pergumulan bersama selama ini. Forkorus menegaskan pula bahwa dirinya bersama rekan-rekannya tidak pernah menghasut siapapun, tetapi sebagai pemimpin memberikan penjelasan dan membenarkan apa yang benardan apa yang salah secara rasional dan ilmiah walaupun relatif sifatnya, karena yang absolut hanya ada pada Tuhan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu hal yang membuat Forkorus heran adalah bahwa Juru bicara MPAKI Zakarias Horota dkk beberapa waktu lalu sering bertandang ke kediamannya untuk memberikan pikiran-pikiran terkait nasib bangsa Papua, namun kini pernyataannya kontra dengan apa yang selalu disampaikannya. Forkorus berharap mudah-mudahan Zakarias dkk tidak diadudomba oleh oknum-oknum tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peringatan hari pelanggaran HAM se-dunia yang berlangsung Rabu (10/12) kemarin terlihat konsentrasi masa di lapangan Taman peringatan kemerdekaan dan pelanggaran hak asazi manusia (memori park Papua freedom and human rights abuses) Sentani.&lt;br /&gt;Namun pada acara tersebut hanya dibuat sebuah stan darurat yang terbuat dari potongan-potongan bambu beratap tenda berukuran sekitar 7x2 meter. Dimana pada stan tersebut terpampang sejumlah foto-foto pelanggaran HAM terhadap rakyat Papua sejak 1995 hingga 2001 dan juga potongan-potongan pemberitaan media cetak yang menjurus ke bentuk pelanggaran HAM baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari data kekerasan kemanusiaan di 5 Kabupaten di Papua yang berhasil dihimpun Cenderawasih Pos pada pameran foto pelanggaran HAM itu tercatat motif kekerasan yang disebabakan oleh politik sebanyak 39%, Ekonomi 30%, dan sosial budaya 21%.&lt;br /&gt;Sementara untuk pelaku kekerasan, TNI 27%, Polisi 31%, kelompok sipil 15%, perusahaan 14%, lain-lain 7%. Untuk korban kekerasan kelompok sipil 84%, pemerintah sipil 1%, perusahaan 4%, TNI 2% serta Polri 9%. Sementara data kekerasan dari 5 Kabupaten tercatat Manokwari 17 kasus, Merauke 31 kasus, Jayawijaya 13 kasus, Kota/Kabupaten Jayapura 18 kasus, serta Biak Numfor 8 kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-1684457055122370009?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/1684457055122370009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=1684457055122370009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1684457055122370009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/1684457055122370009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/tangkap-tom-beanal-forkorus-dan-thaha_24.html' title='Tangkap Tom Beanal, Forkorus dan Thaha'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE87zxTViI/AAAAAAAAAXA/2H2ONbZOd2A/s72-c/UTM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-4624396920567201011</id><published>2008-12-24T10:30:00.000+09:00</published><updated>2008-12-24T10:31:14.821+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRIMINAL'/><title type='text'>Tabrakan di Kalam Kudus, 1 Tewas 2 Luka Parah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE-b3OCbkI/AAAAAAAAAXI/LKtpNGZco7g/s1600-h/METRO.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 123px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE-b3OCbkI/AAAAAAAAAXI/LKtpNGZco7g/s200/METRO.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278568886655151682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAYAPURA- Tabrakan maut melibatkan tiga kendaraan masing-masing mobil Pick Up DS 8108 AD dikemudikan Yunus Burdam (33), Honda Tiger DS 3746 AJ dikendarai Andika (16) dan Budi (19) serta Honda Supra X DS 3045 AY dikendarai Wempi (37), terjadi di Jalan Raya Depan SD/SMP Kalam Kudus Ardipura, Rabu (10/12) sekitar pukul 19.00 WIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tabrakan tersebut, satu orang dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka parah. Korban yang meninggal diketahui bernama Andika, pelajar SMA 4 Entrop, yang mengalami luka parah, yakni leher dan perut putus. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban diduga tewas akibat terseret mobil pick up beberapa meter hingga menabrak pagar besi pengaman jalan. Sementara itu korban yang mengalami luka parah yakni Budi, yang dibonceng Andika, mengalami patah betis kanannya. Korban lainnya Wempi pengendara Honda Supra juga mengalami patah kaki kanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pengemudi mobil Pick Up Yunus Burdam hanya mengalami luka robek dibagian dahinya. Ketiga korban luka-luka, hingga berita ini diturunkan masih menjalani perawatan intensif di ruang UGD RSUD Dok II. Sedangkan jenazah Andika yang kondisinya sangat mengenaskan, saat itu juga langsung dibawa petugas dan warga ke kamar mayat untuk dilakukan otopsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yunus Burdam saat ditemui Cenderawasih Pos mengaku saat mengendarai mobil dirinya sedang dipengaruhi Miras.“Saya memang saat itu sedang mabuk. Saya tidak tahu saat memasuki jalanan turunan yang saya injak bukannya rem tapi justru gas,” katanya sedikit menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, saat itu dirinya dari arah Kotaraja mau ke Dok V atas dengan laju kendaraan tidak terlalu kencang. Namun setibanya di depan SD/SMP Kalam Kudus dirinya mengaku kemungkinan salah injak rem sehingga menabrak motor yang ada didepannya. “Saya juga tidak tahu kenapa saya bisa nabrak motor padahal mobil saya tidak kencang,” ujar dengan nada agak tidak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang sama Budi pengendara Honda Tiger mengatakan, saat itu dirinya bersama Andika (korban tewas) melaju dari arah Polimak ke Kota Jayapura. Setibanya di jalan turunan, tiba-tiba motornya ditabrak dari arah belakang. “ Sebenarnya motor yang saya kendarai sudah di pinggir jalan bahkan jalannya pelan-pelan. Tiba-tiba mobil yang ada dibelakang saya menabrak dan saya langsung meloncat,” tuturnya menceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga diutarakan pengendara motor Supra Wempi. Menurutnya, saat itu ia dari Argapura mau ke Jayapura. Setibanya di turunan tikungan, tiba-tiba motornya ditabrak Honda Tiger dari belakang “Saya kaget saja dan langsung lompat. Kemungkinan besar setelah mobil itu nabrak Tiger terus nabrak motor saya ,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang saksi di TKP bernama Yohanes menuturkan, persis di depan SD/ SMA Kalam Kudus mobil Pick Up itu nabrak motor tiger hingga terseret beberapa meter dan berhenti di jalanan tikungan setelah menghantam pagar besi pengaman jalan. “ Waduh pokoknya kondisi mengenaskan mas. Korban yang saat itu masih diatas motor terseret seperti terguling-guling sebelum menabrak pagar besi. Syukurnya orang yang dibonceng langsung melompat dari atas motor,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di ruang mayat RSUD Dok II, suasana duka menyelimuti tempat tersebut. Keluarga dan teman-teman korban terlihat memadati kamar mayat. Mereka tak kuasa menahan kesedihan atas musibah yang menimpa keluarga dan rekannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebagai bentuk pelampiasan kemarahan atas tewasnya korban, salah seorang keluarga korban sempat memukul kepala pelaku saat masih dalam perawatan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa anggota Lantas dan Dalmas Polresta Jayapura didatangkan ke ruang UGD RSUD Dok II untuk mengamankan pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kejadian ini, kondisi Honda Tiger mengalami kerusakan yang sangat parah bahkan ringsek tidak terbentuk lagi body motornya. Sedangkan kondisi Honda Supra hanya mengalami kerusakan ringan dibagian belakangnya. Begitupun dengan mobil pick up, kondisinya juga mengalami kerusakan sangat arah dan tadi malam telah dievakuasi untuk diamankan di Mapolresta Jayapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-4624396920567201011?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/4624396920567201011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=4624396920567201011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4624396920567201011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/4624396920567201011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/tabrakan-di-kalam-kudus-1-tewas-2-luka_24.html' title='Tabrakan di Kalam Kudus, 1 Tewas 2 Luka Parah'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUE-b3OCbkI/AAAAAAAAAXI/LKtpNGZco7g/s72-c/METRO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5819656730903197619</id><published>2008-12-24T09:36:00.000+09:00</published><updated>2008-12-24T09:37:36.368+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENYAKIT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PANIAI'/><title type='text'>Muntaber Serang Warga Paniai, 52 Orang Meninggal Dunia</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Paniai--Pos&lt;/span&gt; Kontak Biro Perdamaian dan Keadilan Gereja Kristen Papua di Nabire, Yones Douw mengatakan, dalam pekan terakhir (1 Desember s.d. 10 Desember 2008) kurang lebih 52 orang meninggal dunia akibat wabah Mutaber, Rabu (10/12). Namun, menurut pengamatan tim Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai susah dikategorikan sebagai penyakit muntaber dan tidak teridentifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yones mengatakan, wabah Muntaber itu terjadi di Desa Dagouto, Desa Uwamani, Desa Toko, dan desa Eduda, Kabupaten Paniai. Dilaporkan, 31 orang hingga saat ini dirawat intensif di RSUD Enarotali, Kabupaten Paniai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tidak ada penangan segera dari pemerintah daerah, dipastikan jumlah korban terus meninggal. Karena wabah ini sangat cepat menyebar dari kampung ke kampung,” kata Douw ketika dikonfirmasi balik pada, Kamis (11/12) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu dibenarkan oleh Fr.Oktovianus Pekei, Pr., Tim Pastoral Gereja Katolik di Enarotali. Dia mengatakan, wabah itu memang benar dan sedang berlangsung tetapi belum ada penangganan di beberapa desa wilayah Kabupaten Paniai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga hari lalu (Senin, 8/12) sekitar 11 warga di pusat Kabupaten Paniai masuk rumah sakit dan beberapa warga lain telah meninggal dunia. Untuk itu, kami telah mengadakan rapat koordinasi untuk mengumpulkan informasi menyangkut kejelasan wabah muntaber ini,” kata Frater Oktovianus Kamis (11/12) sekitar pukul 11.30Wit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Frater Oktovianus mengatakan, hingga saat ini RSUD Kabupaten Paniai berusaha menampung, namun banyak yang tidak tertolong. ”Muntaber ini mirip seperti wabah muntaber yang menyerang warga Kabupaten Dogiyai beberapa bulan lalu, sehingga perlu penanganan dari berbagai pihak,” kata Frater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5819656730903197619?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5819656730903197619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5819656730903197619' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5819656730903197619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5819656730903197619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/2008/12/muntaber-serang-warga-paniai-52-orang_24.html' title='Muntaber Serang Warga Paniai, 52 Orang Meninggal Dunia'/><author><name>ADMIN KOMUNITAS PANIAI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08902436137971957976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SY8zBjHcx2I/AAAAAAAAAkI/OSMAkJy-q6I/S220/IMG0059A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4423880271731655596.post-5188444046915772998</id><published>2008-12-24T09:33:00.000+09:00</published><updated>2008-12-24T09:35:08.448+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMILU'/><title type='text'>Duet Mega-Sultan Masih Dijajaki</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUNoGvtAGjI/AAAAAAAAAXo/bgdLxrp4fbc/s1600-h/124326p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5Lupm3WY-C4/SUNoGvtAGjI/AAAAAAAAAXo/bgdLxrp4fbc/s200/124326p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279177653302073906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, JUMAT — Wacana menyatukan Megawati Soekarno Putri dan Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi pasangan dalam pertarungan Pilpres 2009 sudah lama terdengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peluncuran buku Mereka Bicara Mega, yang dilangsungkan Jumat (12/12) siang ini, Sultan berkenan hadir. Kedatangannya wajar jika diartikan bermacam-macam. Sekjen PDI-P Pramono Anung mengatakan, ia menghargai kedatangan Sultan, apalagi Sultan memilih untuk hadir ke undangan Mega dibandingkan menghadiri raker gubernur se-Indonesia. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak capres yang hadir disini, wajar kalau diartikan bermacam-macam. Terima kasih untuk Sri Sultan yang sudah menyempatkan hadir. Tadi, Sultan dikerubuti wartawan, dan dengan diplomatis ia menjawab, 'dalam rangka untuk bersilaturahim, berdialog, dan dalam penjajakan, dan sebagainya'," kata Anung saat membuka rangkaian acara peluncuran buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan sendiri saat ditanyakan, hanya menjawab sepotong-sepotong. Ia mengatakan, dengan putri Bung Karno, ia masih dalam tahap berdialog dan berkomunikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sama beliau (Mega), saya biasa berkomunikasi. Semua dikomunikasikan," kata Sultan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya, apakah ia bersedia menjadi pendamping Mega, Gubernur DIY itu hanya menjawab singkat, "Saya tidak pantas untuk menjawab pertanyaan itu," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Sultan, sejumlah tokoh yang menuliskan testimoninya tentang Mega, juga hadir dalam acara tersebut di antaranya Hj Tuti Alawiyah, Sukardi Rinakit, dan Ikrar Nusa Bakti. Megawati sendiri hadir bersama suaminya, Taufik Kiemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;#####################&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;YOSEP YERRY GOBAI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;E-mail:koran_tugupos@yahoo.com&lt;br /&gt;Mobile:+6285244963003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;KOMUNITAS MAHASISWA PANIAI&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4423880271731655596-5188444046915772998?l=komunitas-paniai.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komunitas-paniai.blogspot.com/feeds/5188444046915772998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4423880271731655596&amp;postID=5188444046915772998' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5188444046915772998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4423880271731655596/posts/default/5188444046915772998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komunitas-paniai.bl
